Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kebijakan Perlakuan Piutang Bermasalah pada Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur

View through CrossRef
ABSTRAKKoperasi simpan pinjam adalah salah satu koperasi dimana paling dominan yang digunakan masyarakat saat ini. Pinjaman kredit adalah salah satu sarana dimana masyarakat mengunakan untuk mengelola dan merupakan tambahan modal untuk usaha yang dimiliki.Seiring berjalannya waktu tidak menutup kemungkinan jika usaha masyarakat mengalami penurunan hasil. Dari hal tersebut maka akan timbul ketidaklancaran dan keterlambattan pembayaran kredit/ pembayaran pinjaman. Ini lah resiko pinjaman kredit bagi koperasi.Kerugian ini adalah kerugian dari keterlambatan pembayaran pinjaman khusus untuk hal ini adalah Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur. Untuk menangani kasus keterlambatan pinjaman pihak koperasi menggunakan beberapa cara yakni  Reschedulling, Reconditioning,Restructuring dan penghapusbukuan pinjaman.Tujuan dari penelitian ini yakni dapat mengetahui bagaimana kebijakan yang diterapkan Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur dalam perlakuan piutang dan bagaimana standar penanganan yang dilakukan koperasi untuk menangani pinjaman bermasalah dan juga memberikan suatu hasil untuk mengajukan penghapusbukuan yang masih belum diterapkan. Ruang lingkup penelitian ni adalah profil dari Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur dan kebijakan perlakuan piutang. Metode yang digunakan adalah wawancara langsung kepada manager,pembukuan dan pihak lapangan koperasi dan mengamati langsung dalam penanganan pinjaman bermasalah pada Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur dan juga melakuan pengumpulan data dari berbagai sumber. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif kualitatif yakni suatu pembahasan yang dilakukan secara sistematis, berdasarkan fakta dan akurat salah objek yangn tengah diteliti.Penelitian ini membandingkan dalam sebelum dan sesudah diadakannya penghapusbukuan pinjaman bermasalah yang menjelaskan mengenai dampak yang berhubungan dengan koperasi. Hal ini ditujukan untuk mengajukan kebijakan penghapusbukuan kepada pihak pengurus koperasi untuk menerapkannya kebijakan tersebut agar tidak menambah buruk perputaran piutabg. Dan sebagai saran untuk Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur agar meerapkan kebijakan penghapusbukan dan segera  melakukan penanganan pinjaman bermasalah agar tidak ada lagi pinjaman pinjaman bermasalah yang dapat mmpengaruhi kinerja dan sisa hasil usaha koperasi. Kata Kunci : penanganan pinjaman bermasalah, perputaran piutang  ABSTRACT Savings and loan cooperatives are one of the most dominant cooperatives used by the community today. Credit loans are one of the means by which the community uses to manage and is an additional capital for the business they have. As time goes on it does not rule out if the business community experiences a decline in yield. From this, there will be irregularities and negligence of credit payments / loan payments. This is the risk of credit loans for cooperatives. This loss is the loss from the late payment of special loans for this matter is the Savings and Loan Cooperative Artha Tunggal Makmur. To deal with cases of delay in loans the cooperative uses several methods, namely rescheduling, reconditioning, restructuring and loan write-offs.The purpose of this study is to find out how the policies implemented by the Savings and Loan Cooperative of Artha Tunggal Makmur in the treatment of accounts receivable and how the standard of handling carried out by cooperatives to deal with problem loans and also provide a result to submit write-offs that have not yet been implemented. The scope of this research is the profile of the Artha Tunggal Makmur Savings and Credit Cooperative and the policy on the treatment of accounts receivable. The methods used are direct interviews with managers, bookkeeping and cooperative field parties and observe directly in handling problem loans at the Savings and Loan Cooperative at Artha Tunggal Makmur and also collect data from various sources. The method used in this study is a qualitative descriptive method that is a discussion carried out systematically, based on facts and accurate wrong objects that are being studied.This study compares in before and after the holding of problematic loan write-offs that explained the impacts associated with cooperatives. This is intended to submit a written-off policy to the cooperative management to implement the policy so as not to add bad credit. And as a suggestion for the Savings and Loan Cooperative of Artha Tunggal Makmur to implement an abolition policy and immediately handle problem loans so that there are no more problem loans that can affect the performance and the remaining results of the cooperative effort. Keywords: handling problem loans, receivable turnover
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Purwokerto
Title: Kebijakan Perlakuan Piutang Bermasalah pada Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur
Description:
ABSTRAKKoperasi simpan pinjam adalah salah satu koperasi dimana paling dominan yang digunakan masyarakat saat ini.
Pinjaman kredit adalah salah satu sarana dimana masyarakat mengunakan untuk mengelola dan merupakan tambahan modal untuk usaha yang dimiliki.
Seiring berjalannya waktu tidak menutup kemungkinan jika usaha masyarakat mengalami penurunan hasil.
Dari hal tersebut maka akan timbul ketidaklancaran dan keterlambattan pembayaran kredit/ pembayaran pinjaman.
Ini lah resiko pinjaman kredit bagi koperasi.
Kerugian ini adalah kerugian dari keterlambatan pembayaran pinjaman khusus untuk hal ini adalah Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur.
Untuk menangani kasus keterlambatan pinjaman pihak koperasi menggunakan beberapa cara yakni  Reschedulling, Reconditioning,Restructuring dan penghapusbukuan pinjaman.
Tujuan dari penelitian ini yakni dapat mengetahui bagaimana kebijakan yang diterapkan Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur dalam perlakuan piutang dan bagaimana standar penanganan yang dilakukan koperasi untuk menangani pinjaman bermasalah dan juga memberikan suatu hasil untuk mengajukan penghapusbukuan yang masih belum diterapkan.
Ruang lingkup penelitian ni adalah profil dari Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur dan kebijakan perlakuan piutang.
Metode yang digunakan adalah wawancara langsung kepada manager,pembukuan dan pihak lapangan koperasi dan mengamati langsung dalam penanganan pinjaman bermasalah pada Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur dan juga melakuan pengumpulan data dari berbagai sumber.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif kualitatif yakni suatu pembahasan yang dilakukan secara sistematis, berdasarkan fakta dan akurat salah objek yangn tengah diteliti.
Penelitian ini membandingkan dalam sebelum dan sesudah diadakannya penghapusbukuan pinjaman bermasalah yang menjelaskan mengenai dampak yang berhubungan dengan koperasi.
Hal ini ditujukan untuk mengajukan kebijakan penghapusbukuan kepada pihak pengurus koperasi untuk menerapkannya kebijakan tersebut agar tidak menambah buruk perputaran piutabg.
Dan sebagai saran untuk Koperasi Simpan Pinjam Artha Tunggal Makmur agar meerapkan kebijakan penghapusbukan dan segera  melakukan penanganan pinjaman bermasalah agar tidak ada lagi pinjaman pinjaman bermasalah yang dapat mmpengaruhi kinerja dan sisa hasil usaha koperasi.
 Kata Kunci : penanganan pinjaman bermasalah, perputaran piutang  ABSTRACT Savings and loan cooperatives are one of the most dominant cooperatives used by the community today.
Credit loans are one of the means by which the community uses to manage and is an additional capital for the business they have.
As time goes on it does not rule out if the business community experiences a decline in yield.
From this, there will be irregularities and negligence of credit payments / loan payments.
This is the risk of credit loans for cooperatives.
This loss is the loss from the late payment of special loans for this matter is the Savings and Loan Cooperative Artha Tunggal Makmur.
To deal with cases of delay in loans the cooperative uses several methods, namely rescheduling, reconditioning, restructuring and loan write-offs.
The purpose of this study is to find out how the policies implemented by the Savings and Loan Cooperative of Artha Tunggal Makmur in the treatment of accounts receivable and how the standard of handling carried out by cooperatives to deal with problem loans and also provide a result to submit write-offs that have not yet been implemented.
The scope of this research is the profile of the Artha Tunggal Makmur Savings and Credit Cooperative and the policy on the treatment of accounts receivable.
The methods used are direct interviews with managers, bookkeeping and cooperative field parties and observe directly in handling problem loans at the Savings and Loan Cooperative at Artha Tunggal Makmur and also collect data from various sources.
The method used in this study is a qualitative descriptive method that is a discussion carried out systematically, based on facts and accurate wrong objects that are being studied.
This study compares in before and after the holding of problematic loan write-offs that explained the impacts associated with cooperatives.
This is intended to submit a written-off policy to the cooperative management to implement the policy so as not to add bad credit.
And as a suggestion for the Savings and Loan Cooperative of Artha Tunggal Makmur to implement an abolition policy and immediately handle problem loans so that there are no more problem loans that can affect the performance and the remaining results of the cooperative effort.
 Keywords: handling problem loans, receivable turnover.

Related Results

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KOPERASI SIMPAN PINJAM ATAS PINJAMAN ANGGOTA YANG BERMASALAH TANPA JAMINAN DI KOPERASI TABUR PUJA KABUPATEN SOLOK
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KOPERASI SIMPAN PINJAM ATAS PINJAMAN ANGGOTA YANG BERMASALAH TANPA JAMINAN DI KOPERASI TABUR PUJA KABUPATEN SOLOK
Pinjaman yang bermasalah di Koperasi Simpan Pinjam Tabur Puja Kabupaten Solok terhitung Rp. 2.370.751.305. Pencairan pinjaman dilakukan dengan tanpa adanya jaminan. Pasal 1338 ayat...
Penerapan aplikasi perhimpunan simpan pinjam mandiri Paroki Padrepio Medan
Penerapan aplikasi perhimpunan simpan pinjam mandiri Paroki Padrepio Medan
Koperasi Perhimpunan Simpan Pinjam Mandiri Paroki Padrepio Medan  beralamat di Jalan Beringin III No 9 Helvetia Medan meliputi wilayah Gereja Katolik Paroki Padre Pio Helvetia Meda...
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM CREDIT UNION DAYA LESTARI SAMARINDA
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM CREDIT UNION DAYA LESTARI SAMARINDA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesehatan  Koperasi  Simpan Pinjam Credit Union Daya Lestari Samarinda dari tahun tahun 2018 yang beracuan pada Peraturan Deputi...
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA ORGANISASI DI KANTOR KOPERASI SIMPAN PINJAM TUNAS ARTHA MANDIRI CIAMIS
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA ORGANISASI DI KANTOR KOPERASI SIMPAN PINJAM TUNAS ARTHA MANDIRI CIAMIS
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Organisasi di Kantor Koperasi Simpan Pinjam Tunas Artha Mandiri Ciamis.” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh h...
Hambatan Dalam Perjanjian Kredit Simpan Pinjam Koperasi
Hambatan Dalam Perjanjian Kredit Simpan Pinjam Koperasi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan perjanjian kredit simpan pinjam pada Koperasi berdasarkan hukum yang berlaku secara holistik di Indonesia, dan untuk mengetahu...
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PIUTANG PADA KOPERASI KONVENSIONAL DI KOTA BANJARMASIN
PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PIUTANG PADA KOPERASI KONVENSIONAL DI KOTA BANJARMASIN
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengelolaan akuntansi piutang selama ini dan bagaimanakah seharusnya penerapan standar akuntansi keuangan piutang Koperasi Konvensional Di Kota B...
SISTEM SIMPAN PINJAM KOPERASI WANITA”INGIN MAJU” PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH
SISTEM SIMPAN PINJAM KOPERASI WANITA”INGIN MAJU” PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH
 Koperasi merupakan satu wadah untuk bergabung dan berusaha bersama agar kekurangan yang terjadi dalam kegiatan ekonomi dapat diatasi. Yang mana koperasi juga suatu bentuk kerjasam...

Back to Top