Javascript must be enabled to continue!
STRATEGI AMERIKA SERIKAT MENGHADAPI PERSAINGAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DENGAN TIONGKOK
View through CrossRef
Penelitian ini membahas strategi Amerika Serikat dalam menghadapi persaingan teknologi artificial intelligence (AI) dengan Tiongkok. Pada era persaingan geopolitik baru ini, AS berupaya melakukan berbagai kebijakan sebagai strateginya untuk mempertahankan keunggulan teknologi AI-nya dari Tiongkok. Penelitian ini berfokus pada pemerintahan Presiden Trump dari tahun 2017 hingga pemerintahan Presiden Biden saat ini (2024). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif, sehingga data yang diolah berupa kata-kata, dan dijabarkan melalui narasi deskriptif. Dalam penelitian ini, digunakan konsep grand strategy yang menjelaskan bahwa strategi negara terbentuk dari seperangkat kebijakan dan tujuan negara yang saling terhubung demi mencapai kepentingan tertentu. Penelitian ini juga menggunakan pemikiran techno-nationalism yang menjelaskan pandangan negara yang melihat teknologi sebagai suatu yang kritikal dan harus dilindungi dari entitas asing yang dianggap mengancam. Menurut dokumen “National Strategy for Critical and Emerging Technologies”, dalam menghadapi persaingan teknologi AI dengan Tiongkok, AS memiliki 3 tujuan, yakni: Mempertahankan kepemimpinan teknologinya (technology leader), menjaga komunitas teknologi global dan status AS sebagai rekan teknologi (technology peer), dan pertahanan keamanan terkait teknologi (technology risk management). Ketiga tujuan ini berusaha dicapai AS melalui seperangkat kebijakan, yakni: Mengeluarkan larangan ekspor chip dan semikonduktor kepada Tiongkok; melarang investasi dari AS ke Tiongkok pada sektor teknologi AI dan semikonduktor; melarang warga negara AS untuk bekerja pada industri semikonduktor di Tiongkok; melakukan friend-shoring; melakukan kerja sama melalui aliansi teknologi; memutuskan hubungannya dengan berbagai perusahaan teknologi Tiongkok; melarang penerbitan visa bagi mahasiswa dan peneliti dari Tiongkok untuk melakukan studi STEM di AS. Upaya-upaya ini yang menjadi strategi AS dalam menghadapi persaingan AI dengan Tiongkok.
Title: STRATEGI AMERIKA SERIKAT MENGHADAPI PERSAINGAN TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DENGAN TIONGKOK
Description:
Penelitian ini membahas strategi Amerika Serikat dalam menghadapi persaingan teknologi artificial intelligence (AI) dengan Tiongkok.
Pada era persaingan geopolitik baru ini, AS berupaya melakukan berbagai kebijakan sebagai strateginya untuk mempertahankan keunggulan teknologi AI-nya dari Tiongkok.
Penelitian ini berfokus pada pemerintahan Presiden Trump dari tahun 2017 hingga pemerintahan Presiden Biden saat ini (2024).
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif, sehingga data yang diolah berupa kata-kata, dan dijabarkan melalui narasi deskriptif.
Dalam penelitian ini, digunakan konsep grand strategy yang menjelaskan bahwa strategi negara terbentuk dari seperangkat kebijakan dan tujuan negara yang saling terhubung demi mencapai kepentingan tertentu.
Penelitian ini juga menggunakan pemikiran techno-nationalism yang menjelaskan pandangan negara yang melihat teknologi sebagai suatu yang kritikal dan harus dilindungi dari entitas asing yang dianggap mengancam.
Menurut dokumen “National Strategy for Critical and Emerging Technologies”, dalam menghadapi persaingan teknologi AI dengan Tiongkok, AS memiliki 3 tujuan, yakni: Mempertahankan kepemimpinan teknologinya (technology leader), menjaga komunitas teknologi global dan status AS sebagai rekan teknologi (technology peer), dan pertahanan keamanan terkait teknologi (technology risk management).
Ketiga tujuan ini berusaha dicapai AS melalui seperangkat kebijakan, yakni: Mengeluarkan larangan ekspor chip dan semikonduktor kepada Tiongkok; melarang investasi dari AS ke Tiongkok pada sektor teknologi AI dan semikonduktor; melarang warga negara AS untuk bekerja pada industri semikonduktor di Tiongkok; melakukan friend-shoring; melakukan kerja sama melalui aliansi teknologi; memutuskan hubungannya dengan berbagai perusahaan teknologi Tiongkok; melarang penerbitan visa bagi mahasiswa dan peneliti dari Tiongkok untuk melakukan studi STEM di AS.
Upaya-upaya ini yang menjadi strategi AS dalam menghadapi persaingan AI dengan Tiongkok.
Related Results
PEMBATASAN TEKNOLOGI HUAWEI OLEH AMERIKA SERIKAT (Analisis Deskriptif Peran Media Amerika Serikat dalam Pembatasan Teknologi Huawei pada Konsumen Amerika Serikat)
PEMBATASAN TEKNOLOGI HUAWEI OLEH AMERIKA SERIKAT (Analisis Deskriptif Peran Media Amerika Serikat dalam Pembatasan Teknologi Huawei pada Konsumen Amerika Serikat)
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media Amerika Serikat dalam menginformasikan pembatatasan yang dilakukan oleh Amerika Serikat pada teknologi Huawei kepada ...
Tantangan Dominasi Amerika Serikat oleh Tiongkok dalam Perang Dagang
Tantangan Dominasi Amerika Serikat oleh Tiongkok dalam Perang Dagang
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dominasi ekonomi Amerika yang disaingi oleh China di era digital. Persaingan antara China dan negara adidaya Amerika Serikat tidak hanya dal...
Pengaruh Kemerdekaan Taiwan terhadap Keamanan Pertahanan, Ekonomi, dan Politik Tiongkok
Pengaruh Kemerdekaan Taiwan terhadap Keamanan Pertahanan, Ekonomi, dan Politik Tiongkok
Artikel ini membahas mengenai konflik Tiongkok-Taiwan yang terdapat intervensi Amerika Serikat di dalamnya serta menganalisis mengenai dampak yang akan timbul apabila Taiwan Merdek...
Indonesia dalam Kancah Geopolitik di Indo-Pasifik
Indonesia dalam Kancah Geopolitik di Indo-Pasifik
Buku ini membahas tentang konseptualisasi Indonesia dalam memaknai rivalitas Amerika Serikat (AS) melawan Tiongkok dalam geopolitik di Indo-Pasifik. Hal ini diawali dengan pemahama...
Pencatatan Serikat Pekerja/Serikat Buruh Berdasarkan Asas Kebebasan Berserikat
Pencatatan Serikat Pekerja/Serikat Buruh Berdasarkan Asas Kebebasan Berserikat
Pekerja/buruh merupakan bagian dari warga negara Indonesia yang berhak dalam keberlangsungan hidupnya dengan melakukan pekerjaan. Kedudukan pekerja/buruh lebih lemah dibanding deng...
TIONGKOK SEBAGAI PEMIMPIN DUNIA BARU MELALUI INVESTASI DI NEGARA-NEGARA DI DUNIA
TIONGKOK SEBAGAI PEMIMPIN DUNIA BARU MELALUI INVESTASI DI NEGARA-NEGARA DI DUNIA
Tulisan ini akan membahas mengenai Tiongkok sebagai negara yang saat ini dapat dikatakan sebagai negara superpower. Tiongkok melakukan investasi global besar-besaran dan hadir di n...
Perbandingan Penerapan Predatory Pricing Menurut Hukum Persaingan Usaha Indonesia dan Amerika Serikat
Perbandingan Penerapan Predatory Pricing Menurut Hukum Persaingan Usaha Indonesia dan Amerika Serikat
Penelitian ini membahas mengenai hukum jual rugi di Indonesia dan Amerika Serikat. Rumusan masalah penelitian ini yaitu persamaan dan perbedaan pengaturan tentang jual rugi dan oto...
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Wilayah Maritim di Laut Tiongkok Selatan
Sengketa Laut Tiongkok Selatan merupakan sengketa terpanas di abad ke-21, dimana Tiongkok, Amerika Serikat dan sebagian besar anggota ASEAN terlibat secara tak langsung. Adapun 3 (...

