Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Sintesis Konjugat Kurkumin Tirosin dan Valin sebagai Kandidat Antibakteri Escherichia coli

View through CrossRef
Abstract. It has been proven that the potential of curcumin as an antibacterial and immunomodulatory agent has extensively shown broad-spectrum antibacterial activity against Gram-negative or Gram-positive bacteria based on the characteristics of its cell wall and has shown effectiveness that can inhibit FtsZ ring polymerization and inhibit biofilm formation in microorganisms such as Escherichia coli. That by adding amino acids can increase solubility, stability and also increase antibacterial activity. The objective of this study was to synthesize curcumin conjugates with the amino acids tyrosine(Boc) and valine(Boc) as antibacterial candidates against Escherichia coli. The synthesis of curcumin conjugates with tyrosine(Boc) and valine(Boc) was performed using the Steglich esterification method. Of these, only the curcumin valine(Boc) conjugate was successfully synthesized, yielding 10 mg. Characterization using mass spectrometry showed a molecular ion peak [M+H] at 590 m/z. Column chromatography for purity assessment of the curcumin valine(Boc) conjugate yielded 1.5 mg. The curcumin valine(Boc) conjugate had a yield of 0.39% after two purification steps. Antibacterial activity testing against Escherichia coli at concentrations ≤1150 ppm and in 2% DMSO as a solvent indicated no antibacterial activity. The deprotection of the Boc group on curcumin valine(Boc) will be a subsequent research stage, which is expected to yield more active antibacterial compounds. Abstrak. Telah dibuktikan bahwa potensi kurkumin sebagai agen antibakteri dan imunomodulator secara ekstensof telah menunjukkan aktivitas antibakteri spektrum luas terhadap bakteri Gram-negatif ataupun Gram positif berdasarkan karakteristik dinding selnya dan menunjukkan efektivitas yang dapat menghambat polimerisasi cincin FtsZ dan menghambat pembentukan biofilm pada mikroorganisme seperti Escherichia coli. Bahwa dengan menambahkan asam amino dapat meningkatkkan kelarutan, stabilitas dan juga meningkatan aktivitas antibakteri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mensintesis konjugat kurkumin dan asam amino tirosin(Boc) dan valin(Boc) sebagai kandidat antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli. Sintesis konjugat kurkumin dengan tirosin(Boc) dan valin(Boc)  dilakukan menggunakan metode esterifikasi steglich. Dalam hal ini hanya kurkumin valin(Boc) yang berhasil disintesis menghasilkan bobot sebanyak 10 mg. Karakterisasi dengan menggunakan spektrometer massa menunjukkan adanya puncak ion molekul [M+H] pada 590 m/z. Hasil kromatografi kolom untuk melihat kemurnian dari konjugat kurkumin valin(Boc) hasil yang diperoleh sebesar 1,5 mg. Hasil rendamen konjugat kurkumin valin(Boc) didapatkan nilai sebesar 0,39 % setelah 2 kali pemurnian. Uji aktivitas aktibakteri terhadap bakteri Escherichia coli pada konsentrasi  1150 ppm dan pelarut (DMSO 2%) menunjukkan bahwa tidak adanya aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli. Pelepasan gugus Boc pada kurkumin valin(Boc) akan menjadi tahap penelitian lanjutan yang diharapkan akan memiliki aktivitas antibakteri yang lebih aktif.   
Title: Sintesis Konjugat Kurkumin Tirosin dan Valin sebagai Kandidat Antibakteri Escherichia coli
Description:
Abstract.
It has been proven that the potential of curcumin as an antibacterial and immunomodulatory agent has extensively shown broad-spectrum antibacterial activity against Gram-negative or Gram-positive bacteria based on the characteristics of its cell wall and has shown effectiveness that can inhibit FtsZ ring polymerization and inhibit biofilm formation in microorganisms such as Escherichia coli.
That by adding amino acids can increase solubility, stability and also increase antibacterial activity.
The objective of this study was to synthesize curcumin conjugates with the amino acids tyrosine(Boc) and valine(Boc) as antibacterial candidates against Escherichia coli.
The synthesis of curcumin conjugates with tyrosine(Boc) and valine(Boc) was performed using the Steglich esterification method.
Of these, only the curcumin valine(Boc) conjugate was successfully synthesized, yielding 10 mg.
Characterization using mass spectrometry showed a molecular ion peak [M+H] at 590 m/z.
Column chromatography for purity assessment of the curcumin valine(Boc) conjugate yielded 1.
5 mg.
The curcumin valine(Boc) conjugate had a yield of 0.
39% after two purification steps.
Antibacterial activity testing against Escherichia coli at concentrations ≤1150 ppm and in 2% DMSO as a solvent indicated no antibacterial activity.
The deprotection of the Boc group on curcumin valine(Boc) will be a subsequent research stage, which is expected to yield more active antibacterial compounds.
Abstrak.
Telah dibuktikan bahwa potensi kurkumin sebagai agen antibakteri dan imunomodulator secara ekstensof telah menunjukkan aktivitas antibakteri spektrum luas terhadap bakteri Gram-negatif ataupun Gram positif berdasarkan karakteristik dinding selnya dan menunjukkan efektivitas yang dapat menghambat polimerisasi cincin FtsZ dan menghambat pembentukan biofilm pada mikroorganisme seperti Escherichia coli.
Bahwa dengan menambahkan asam amino dapat meningkatkkan kelarutan, stabilitas dan juga meningkatan aktivitas antibakteri.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mensintesis konjugat kurkumin dan asam amino tirosin(Boc) dan valin(Boc) sebagai kandidat antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli.
Sintesis konjugat kurkumin dengan tirosin(Boc) dan valin(Boc)  dilakukan menggunakan metode esterifikasi steglich.
Dalam hal ini hanya kurkumin valin(Boc) yang berhasil disintesis menghasilkan bobot sebanyak 10 mg.
Karakterisasi dengan menggunakan spektrometer massa menunjukkan adanya puncak ion molekul [M+H] pada 590 m/z.
Hasil kromatografi kolom untuk melihat kemurnian dari konjugat kurkumin valin(Boc) hasil yang diperoleh sebesar 1,5 mg.
Hasil rendamen konjugat kurkumin valin(Boc) didapatkan nilai sebesar 0,39 % setelah 2 kali pemurnian.
Uji aktivitas aktibakteri terhadap bakteri Escherichia coli pada konsentrasi  1150 ppm dan pelarut (DMSO 2%) menunjukkan bahwa tidak adanya aktivitas antibakteri terhadap bakteri Escherichia coli.
Pelepasan gugus Boc pada kurkumin valin(Boc) akan menjadi tahap penelitian lanjutan yang diharapkan akan memiliki aktivitas antibakteri yang lebih aktif.
   .

Related Results

Sintesis Konjugat Senyawa Kurkumin dan Valin sebagai Kandidat Antibakteri Staphylococcus aureus
Sintesis Konjugat Senyawa Kurkumin dan Valin sebagai Kandidat Antibakteri Staphylococcus aureus
Abstract. Staphylococcus aureus is a Gram-positive bacterium commonly associated with various human infections. The increasing resistance to synthetic antibiotics presents a major ...
Sintesis Konjugat Kurkumin dengan Fenilalanin dan Isoleusin sebagai Kandidat Antibakteri Staphylococcus aureus
Sintesis Konjugat Kurkumin dengan Fenilalanin dan Isoleusin sebagai Kandidat Antibakteri Staphylococcus aureus
Abstract. Curcumin is the main polyphenol compound of Curcuma longa that has a variety of biological activities, including as an antibacterial. However, its low solubility in water...
Upaya Sintesis Konjugat Kurkumin-Arginin dan Kurkumin-Alanin serta Sintesis Kurkumin-Leusin sebagai Kandidat Antibakteri Escherichia coli
Upaya Sintesis Konjugat Kurkumin-Arginin dan Kurkumin-Alanin serta Sintesis Kurkumin-Leusin sebagai Kandidat Antibakteri Escherichia coli
Abstract. Curcumin is a natural compound from Curcuma longa with known antibacterial, antioxidant, and anti-inflammatory properties. However, its therapeutic use is limited due to ...
SINTESIS KONJUGAT KURKUMIN-ISOLEUSIN SEBAGAI KANDIDAT ANTIBAKTERI Escherichia coli
SINTESIS KONJUGAT KURKUMIN-ISOLEUSIN SEBAGAI KANDIDAT ANTIBAKTERI Escherichia coli
Abstract. Curcumin is an active yellow-orange chemical compound derived from Curcuma longa which has potential as an antibacterial. The use of curcumin is still limited due to its ...
Sintesis Konjugat Kurkumin-Leusin sebagai Kandidat Antibakteri terhadap Staphylococcus aureus
Sintesis Konjugat Kurkumin-Leusin sebagai Kandidat Antibakteri terhadap Staphylococcus aureus
Abstract. The goal of this study is to synthesize curcumin-leucine conjugates as potential antibacterial agents against Staphylococcus aureus. Curcumin has antibacterial properties...
Strategi Peningkatan Bioavailabilitas Oral Kurkumin Menggunakan Self-Microemulsifying Drug Delivery System (SMEDDS) : Narrative Review
Strategi Peningkatan Bioavailabilitas Oral Kurkumin Menggunakan Self-Microemulsifying Drug Delivery System (SMEDDS) : Narrative Review
Kurkumin adalah senyawa polifenol yang terdapat dalam tanaman kunyit (Curcuma longa L.) serta dapat berperan sebagai anti-inflamasi, antibakteri, antioksidan dan antikanker. Kurkum...
Potensi Senyawa Kurkumin Tanaman Kunyit (Curcuma longa L.) sebagai Antioksidan untuk Menurunkan Perkembangan Sel Kanker
Potensi Senyawa Kurkumin Tanaman Kunyit (Curcuma longa L.) sebagai Antioksidan untuk Menurunkan Perkembangan Sel Kanker
Kanker telah menjadi salah satu penyakit penyebab utama kematian di negara-negara industri. Salah satu hal yang memiliki dampak signifikan terhadap perkembangan sel kanker adalah a...

Back to Top