Javascript must be enabled to continue!
Kurkumin Menurunkan Ekspresi Tumor Necrosis Factor (TNF)-α Kompleks Oosit-Kumulus Sapi pada Kultur dengan Zalir Peritoneum Penderita Infertil Terkait Endometriosis
View through CrossRef
Tujuan: Mempelajari pengaruh pemberian kurkumin terhadap ekspresi tumor necrosis factor (TNF)-α kompleks oosit-kumulus (KOK) sapi pada kultur zalir peritoneum penderita infertil dengan endometriosis ringan dan berat.Bahan dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni yang dilaksanakan di Laboratorium Embrio-logi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga antara April sampai Agustus 2014. Zalir peritoneum diambil dari penderita infertil dengan endometriosis ringan, endometriosis berat, dan non-endometriosis yang menjalani laparoskopi diagnosis di Klinik Fertilitas Graha Amerta RSUD dr. Sutomo Surabaya, RS Bersalin Putri Surabaya, RSIA Kendangsari Surabaya, RS Universitas Airlangga Surabaya. Masing-masing zalir peritoneum endometriosis ringan dan berat dibagi lagi menjadi zalir peritoneum endometriosis dengan kurkumin dan tanpa kurkumin. Zalir peritoneum non endometriosis dikelompok-kan menjadi zalir peritoneum penderita non endometriosis tanpa dan dengan kurkumin. KOK sapi diambil secara consecutive sampling dari aspirasi folikel antral diameter 3–8 mm dari ovarium sapi yang berasal dari Rumah Potong Hewan Surabaya kemudian secara acak dengan randomisasi sederhana dikultur dalam tujuh kelompok. Kelompok 1 ditempatkan dalam tissue culture medium 199 (TCM-199) saja. Kelompok 2, 3 dan 4 TCM-199 ditambah masing-masing 3% zalir peritoneum penderita infertil dengan endometriosis ringan, berat dan non-endometriosis. Kelompok 5, 6, dan 7 media TCM-199 ditambah masing-masing 3% zalir peritoneum penderita infertil dengan endometriosis ringan, berat dan non-endometriosis dan dengan kurkumin 20 µg/ml.Hasil: Uji Kruskal Wallis menunjukkan perbedaan yang bermakna ekspresi TNF-α pada ketujuh kelompok (p<0,0001). Uji Mann-Whitney juga menunjukkan bahwa ekspresi TNF-α KOK sapi pada kultur kelompok endometriosis ringan dengan kurkumin (ER+C) lebih rendah secara bermakna dibandingkan kelompok endometriosis ringan tanpa kurkumin (ER). Ekspresi TNF-α KOK sapi pada kultur kelompok endometriosis berat dengan kurkumin (EB+C) lebih rendah secara bermakna dibandingkan kelompok endometriosis berat tanpa kurkumin (EB). Uji Mann-Whitney menunjukkan ekspresi TNF-α KOK sapi pada kultur kelompok ER lebih tinggi secara bermakna dibandingkan kontrol ataupun kelompok non endometriosis (NE). Ekspresi TNF-α KOK sapi pada kultur kelompok EB lebih tinggi secara bermakna dibandingkan kontrol ataupun kelompok NE. Ekspresi TNF-α KOK sapi pada kultur kelompok EB tidak didapatkan perbedaan yang bermakna dibandingkan dengan kelompok ER.Simpulan: Pemberian kurkumin dapat dipertimbangkan untuk digunakan sebagai terapi tambahan pada penderita infertil terkait endometriosis.
Universitas Airlangga
Title: Kurkumin Menurunkan Ekspresi Tumor Necrosis Factor (TNF)-α Kompleks Oosit-Kumulus Sapi pada Kultur dengan Zalir Peritoneum Penderita Infertil Terkait Endometriosis
Description:
Tujuan: Mempelajari pengaruh pemberian kurkumin terhadap ekspresi tumor necrosis factor (TNF)-α kompleks oosit-kumulus (KOK) sapi pada kultur zalir peritoneum penderita infertil dengan endometriosis ringan dan berat.
Bahan dan Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni yang dilaksanakan di Laboratorium Embrio-logi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga antara April sampai Agustus 2014.
Zalir peritoneum diambil dari penderita infertil dengan endometriosis ringan, endometriosis berat, dan non-endometriosis yang menjalani laparoskopi diagnosis di Klinik Fertilitas Graha Amerta RSUD dr.
Sutomo Surabaya, RS Bersalin Putri Surabaya, RSIA Kendangsari Surabaya, RS Universitas Airlangga Surabaya.
Masing-masing zalir peritoneum endometriosis ringan dan berat dibagi lagi menjadi zalir peritoneum endometriosis dengan kurkumin dan tanpa kurkumin.
Zalir peritoneum non endometriosis dikelompok-kan menjadi zalir peritoneum penderita non endometriosis tanpa dan dengan kurkumin.
KOK sapi diambil secara consecutive sampling dari aspirasi folikel antral diameter 3–8 mm dari ovarium sapi yang berasal dari Rumah Potong Hewan Surabaya kemudian secara acak dengan randomisasi sederhana dikultur dalam tujuh kelompok.
Kelompok 1 ditempatkan dalam tissue culture medium 199 (TCM-199) saja.
Kelompok 2, 3 dan 4 TCM-199 ditambah masing-masing 3% zalir peritoneum penderita infertil dengan endometriosis ringan, berat dan non-endometriosis.
Kelompok 5, 6, dan 7 media TCM-199 ditambah masing-masing 3% zalir peritoneum penderita infertil dengan endometriosis ringan, berat dan non-endometriosis dan dengan kurkumin 20 µg/ml.
Hasil: Uji Kruskal Wallis menunjukkan perbedaan yang bermakna ekspresi TNF-α pada ketujuh kelompok (p<0,0001).
Uji Mann-Whitney juga menunjukkan bahwa ekspresi TNF-α KOK sapi pada kultur kelompok endometriosis ringan dengan kurkumin (ER+C) lebih rendah secara bermakna dibandingkan kelompok endometriosis ringan tanpa kurkumin (ER).
Ekspresi TNF-α KOK sapi pada kultur kelompok endometriosis berat dengan kurkumin (EB+C) lebih rendah secara bermakna dibandingkan kelompok endometriosis berat tanpa kurkumin (EB).
Uji Mann-Whitney menunjukkan ekspresi TNF-α KOK sapi pada kultur kelompok ER lebih tinggi secara bermakna dibandingkan kontrol ataupun kelompok non endometriosis (NE).
Ekspresi TNF-α KOK sapi pada kultur kelompok EB lebih tinggi secara bermakna dibandingkan kontrol ataupun kelompok NE.
Ekspresi TNF-α KOK sapi pada kultur kelompok EB tidak didapatkan perbedaan yang bermakna dibandingkan dengan kelompok ER.
Simpulan: Pemberian kurkumin dapat dipertimbangkan untuk digunakan sebagai terapi tambahan pada penderita infertil terkait endometriosis.
.
Related Results
Morfometri Oosit Anjing pada Berbagai Umur dan Status Kedewasaan Kelamin
Morfometri Oosit Anjing pada Berbagai Umur dan Status Kedewasaan Kelamin
Anjing merupakan salah satu hewan yang sudah ribuan tahun menjadi peliharaan manusia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui morfometri oosit anjing dari berbagai umur dan sta...
PEWARISAN BUDAYA SAPI SONOK SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR INFORMAL BAGI MASYARAKAT MADURA
PEWARISAN BUDAYA SAPI SONOK SEBAGAI AKTIVITAS BELAJAR INFORMAL BAGI MASYARAKAT MADURA
RINGKASANIkbar, A.Nauvalul. 2020. Pewarisan Budaya Sapi Sonok Sebagai Aktivitas Belajar Informal Bagi Masyarakat Madura. Tesis. Program Studi S-2 Pendidikan Luar Sekolah. Pasca Sar...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Biomarkers of endometriosis
Biomarkers of endometriosis
An endometriosis biomarker can reduce diagnostic delay, permit studying disease prevlence and may be used to monitor response to treatment. Despite extensive research, a validated ...
Analisis Morfometrik-Biofisika antara Sapi Karapan, Sapi Sonok dan Sapi Peternak Madura (Bos primiginius) di Kabupaten Sumenep
Analisis Morfometrik-Biofisika antara Sapi Karapan, Sapi Sonok dan Sapi Peternak Madura (Bos primiginius) di Kabupaten Sumenep
The purpose of this study was to determine the morphometric and biophysical differences between three types of Madura Cattle, namely Karapan Cattle, Sonok Cattle and Breeder Cattle...
Unusual Metastasis from Follicular Thyroid Carcinoma: A Case Report and Literature Review
Unusual Metastasis from Follicular Thyroid Carcinoma: A Case Report and Literature Review
Abstract
Introduction
Follicular thyroid carcinoma (FTC) is a type of well-differentiated thyroid carcinoma. It has a poorer prognosis, is more metastatic, and has characteristics ...
O-056 Can we tailor ART to endometriosis patients?
O-056 Can we tailor ART to endometriosis patients?
Abstract
ART remains an effective treatment for endometriosis-associated infertility, although there is evidence that pregnancy rates are diminished in women with en...

