Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Strategi Peningkatan Bioavailabilitas Oral Kurkumin Menggunakan Self-Microemulsifying Drug Delivery System (SMEDDS) : Narrative Review

View through CrossRef
Kurkumin adalah senyawa polifenol yang terdapat dalam tanaman kunyit (Curcuma longa L.) serta dapat berperan sebagai anti-inflamasi, antibakteri, antioksidan dan antikanker. Kurkumin memiliki kelarutan kurang larut dalam air dan eter tapi larut dalam pelarut organik seperti etanol dan asam asetat glasial. Keterbatasan kelarutan pada senyawa kurkumin dikhawatirkan dapat menghambat senyawa aktif kurkumin mencapai target aksi dan mengurangi bioavailabilitas suatu obat. Self-Microemulsifying Drug Delivery System (SMEDDS) merupakan metode yang dikembangkan untuk meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas suatu zat aktif. Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan informasi kepada pembaca mengenai potensi sistem penghantaran SMEDDS dalam meningkatkan bioavailabilitas oral kurkumin. Penggalian informasi dilakukan melalui berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan dan terindeks dengan rentang tahun publikasi 2018-2024. Artikel sesuai dengan kriteria akan dianalisis dan dikaji secara menyeluruh dan disajikan dalam bentuk literature review. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sistem penghantaran SMEDDS berpotensi memperbaiki bioavailabilitas oral serta kelarutan senyawa kurkumin dalam air dibandingkan dengan ekstrak, fraksi maupun zat aktif tanpa disertai dengan sistem penghantaran, sehingga dapat meningkatkan aktivitas farmakologi senyawa kurkumin.
Title: Strategi Peningkatan Bioavailabilitas Oral Kurkumin Menggunakan Self-Microemulsifying Drug Delivery System (SMEDDS) : Narrative Review
Description:
Kurkumin adalah senyawa polifenol yang terdapat dalam tanaman kunyit (Curcuma longa L.
) serta dapat berperan sebagai anti-inflamasi, antibakteri, antioksidan dan antikanker.
Kurkumin memiliki kelarutan kurang larut dalam air dan eter tapi larut dalam pelarut organik seperti etanol dan asam asetat glasial.
Keterbatasan kelarutan pada senyawa kurkumin dikhawatirkan dapat menghambat senyawa aktif kurkumin mencapai target aksi dan mengurangi bioavailabilitas suatu obat.
Self-Microemulsifying Drug Delivery System (SMEDDS) merupakan metode yang dikembangkan untuk meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas suatu zat aktif.
Studi literatur ini bertujuan untuk mengetahui dan memberikan informasi kepada pembaca mengenai potensi sistem penghantaran SMEDDS dalam meningkatkan bioavailabilitas oral kurkumin.
Penggalian informasi dilakukan melalui berbagai jurnal nasional dan internasional yang relevan dan terindeks dengan rentang tahun publikasi 2018-2024.
Artikel sesuai dengan kriteria akan dianalisis dan dikaji secara menyeluruh dan disajikan dalam bentuk literature review.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sistem penghantaran SMEDDS berpotensi memperbaiki bioavailabilitas oral serta kelarutan senyawa kurkumin dalam air dibandingkan dengan ekstrak, fraksi maupun zat aktif tanpa disertai dengan sistem penghantaran, sehingga dapat meningkatkan aktivitas farmakologi senyawa kurkumin.

Related Results

Development and Evaluation of Self Micro Emulsifying Drug Delivery System (SMEDDS) for Nebivolol Hydrochloride
Development and Evaluation of Self Micro Emulsifying Drug Delivery System (SMEDDS) for Nebivolol Hydrochloride
The  present  investigation  aimed  to  prepare  a  self  micro  emulsifying  drug  delivery  system  (SMEDDS)  for  the dissolution enhancement of nebivolol hydrochloride.  The ma...
Multiple Targeted Self-Emulsifying Compound RGO Reveals Obvious Antitumor Potential in Hepatocellular Carcinoma
Multiple Targeted Self-Emulsifying Compound RGO Reveals Obvious Antitumor Potential in Hepatocellular Carcinoma
Abstract Background: Currently, the treatment for advanced hepatocellular carcinoma (HCC) is extremely limited. Ginsenoside Rg3, ganoderma lucidum polysaccharide, and Orido...
Upaya Sintesis Konjugat Kurkumin-Arginin dan Kurkumin-Alanin serta Sintesis Kurkumin-Leusin sebagai Kandidat Antibakteri Escherichia coli
Upaya Sintesis Konjugat Kurkumin-Arginin dan Kurkumin-Alanin serta Sintesis Kurkumin-Leusin sebagai Kandidat Antibakteri Escherichia coli
Abstract. Curcumin is a natural compound from Curcuma longa with known antibacterial, antioxidant, and anti-inflammatory properties. However, its therapeutic use is limited due to ...
Nanosystèmes hybrides pour la délivrance intestinale
Nanosystèmes hybrides pour la délivrance intestinale
Hybrid nanosystems for enhanced intestinal delivery L'administration orale de médicaments a nécessité le développement de systèmes de délivrance hybrides, qui combi...
Sintesis Konjugat Kurkumin dengan Fenilalanin dan Isoleusin sebagai Kandidat Antibakteri Staphylococcus aureus
Sintesis Konjugat Kurkumin dengan Fenilalanin dan Isoleusin sebagai Kandidat Antibakteri Staphylococcus aureus
Abstract. Curcumin is the main polyphenol compound of Curcuma longa that has a variety of biological activities, including as an antibacterial. However, its low solubility in water...
Selection of Injectable Drug Product Composition using Machine Learning Models (Preprint)
Selection of Injectable Drug Product Composition using Machine Learning Models (Preprint)
BACKGROUND As of July 2020, a Web of Science search of “machine learning (ML)” nested within the search of “pharmacokinetics or pharmacodynamics” yielded over 100...

Back to Top