Javascript must be enabled to continue!
Revitalisasi Sebagai Strategi Pelindungan Bangunan Cagar Budaya di Taman Arkeologi Onrust, Kepulauan Seribu (Studi Kasus: Pulau Onrust, Pulau Cipir, Pulau Kelor)
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi revitalisasi sebagai upaya perlindungan terhadap bangunan cagar budaya di Taman Arkeologi Onrust, Kepulauan Seribu, dengan mengambil studi kasus pada Pulau Onrust, Pulau Cipir, dan Pulau Kelor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi merupakan langkah yang diperlukan untuk melindungi dan mempertahankan bangunan cagar budaya di Taman Arkeologi Onrust. Faktor-faktor seperti kerusakan struktural, vandalisme, dan perubahan lingkungan memerlukan tindakan yang cepat dan tepat guna. Strategi revitalisasi yang efektif melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat lokal, dan pihak swasta, untuk bekerja sama dalam pelestarian dan pemulihan bangunan cagar budaya. Bahwa Pulau Onrust, Pulau Cipir, dan Pulau Kelor memiliki potensi besar sebagai tujuan pariwisata sekaligus sebagai tempat cagar budaya. Oleh karena itu, strategi revitalisasi harus mencakup perencanaan yang matang, perbaikan infrastruktur, promosi pariwisata, pendidikan masyarakat, dan pengelolaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan dan rekomendasi bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pelestarian bangunan cagar budaya di Taman Arkeologi Onrust dan tempat serupa di masa mendatang.
Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia
Title: Revitalisasi Sebagai Strategi Pelindungan Bangunan Cagar Budaya di Taman Arkeologi Onrust, Kepulauan Seribu (Studi Kasus: Pulau Onrust, Pulau Cipir, Pulau Kelor)
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi revitalisasi sebagai upaya perlindungan terhadap bangunan cagar budaya di Taman Arkeologi Onrust, Kepulauan Seribu, dengan mengambil studi kasus pada Pulau Onrust, Pulau Cipir, dan Pulau Kelor.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi merupakan langkah yang diperlukan untuk melindungi dan mempertahankan bangunan cagar budaya di Taman Arkeologi Onrust.
Faktor-faktor seperti kerusakan struktural, vandalisme, dan perubahan lingkungan memerlukan tindakan yang cepat dan tepat guna.
Strategi revitalisasi yang efektif melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat lokal, dan pihak swasta, untuk bekerja sama dalam pelestarian dan pemulihan bangunan cagar budaya.
Bahwa Pulau Onrust, Pulau Cipir, dan Pulau Kelor memiliki potensi besar sebagai tujuan pariwisata sekaligus sebagai tempat cagar budaya.
Oleh karena itu, strategi revitalisasi harus mencakup perencanaan yang matang, perbaikan infrastruktur, promosi pariwisata, pendidikan masyarakat, dan pengelolaan yang berkelanjutan.
Dengan demikian, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan dan rekomendasi bagi pihak-pihak yang terlibat dalam pelestarian bangunan cagar budaya di Taman Arkeologi Onrust dan tempat serupa di masa mendatang.
Related Results
Persepsi Pemilik Bangunan dalam Melestarikan Bangunan Cagar Budaya di Kawasan Braga Kota Bandung
Persepsi Pemilik Bangunan dalam Melestarikan Bangunan Cagar Budaya di Kawasan Braga Kota Bandung
Abstract. Cultural heritage buildings are valuable assets and must be preserved. Because cultural heritage buildings are one of the remnants of the past and also a form of identity...
Pemeringkatan Cagar Budaya Tidak Bergerak
Pemeringkatan Cagar Budaya Tidak Bergerak
Keanekaragaman cagar budaya Indonesia dapat mencerminkan kekayaan sekaligus identitas bangsa. Sebagai identitas bangsa, cagar budaya Indonesia jumlahnya belum diketahui secara past...
UPAYA PELESTARIAN RUMAH SEJARAH DALEM NOTONEGORO SEBAGAI CAGAR BUDAYA OLEH PEMERINTAH KABUPATEN PEMALANG
UPAYA PELESTARIAN RUMAH SEJARAH DALEM NOTONEGORO SEBAGAI CAGAR BUDAYA OLEH PEMERINTAH KABUPATEN PEMALANG
Dalem Notonegoro merupakan bekas Rumah Bupati Notonegoro salah satu Bupati Pemalang yang saat ini telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya dengan dibuktikan adanya SK penetap...
STRATEGI PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA MELALUI DIGITALISASI
STRATEGI PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA MELALUI DIGITALISASI
Perkembangan teknologi digital dewasa ini dapat dimanfaatkan dalam upaya pelestarian cagar budaya dengan melalui digitalisasi. Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan konsep digital...
PELATIHAN KEPEMANDUAN WISATA CAGAR BUDAYA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS PGRI MAHADEWA INDONESIA PADA SITUS CANDI TEBING TEGALINGGAH, GIANYAR BALI
PELATIHAN KEPEMANDUAN WISATA CAGAR BUDAYA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SEJARAH UNIVERSITAS PGRI MAHADEWA INDONESIA PADA SITUS CANDI TEBING TEGALINGGAH, GIANYAR BALI
Kepemanduan wisata cagar budaya adalah salah satu program kegiatan pembelajaran sejarah yang memanfaatkan objek cagar budaya sebagai dasar implementasi kegiatannya. Metode pelaksa...
Studi Karakteristik Molukken Park (Taman Maluku) sebagai Warisan Taman Kolonial Era Garden City Bandung
Studi Karakteristik Molukken Park (Taman Maluku) sebagai Warisan Taman Kolonial Era Garden City Bandung
Abstract. Bandung City experienced a golden era when it was developed under the garden city concept, which emphasized the importance of green spaces in urban planning. However, his...
ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA RANCANGAN BANGUNAN GALERI NASIONAL INDONESIA
ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA RANCANGAN BANGUNAN GALERI NASIONAL INDONESIA
Pada tahun 2013, Galeri Nasional Indonesia bersama dengan Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta menggagas pengembangan bangunan Galeri Nasional Indonesia bersamaan dengan rencana utama ...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...

