Javascript must be enabled to continue!
ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA RANCANGAN BANGUNAN GALERI NASIONAL INDONESIA
View through CrossRef
Pada tahun 2013, Galeri Nasional Indonesia bersama dengan Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta menggagas pengembangan bangunan Galeri Nasional Indonesia bersamaan dengan rencana utama pembangunan kawasan sekitar Monumen Nasional sebagai kawasan kebudayaan nasional. Salah satu tujuan utama dalam pengembangan bangunan Galeri Nasional Indonesia adalah menciptakan koneksi yang selaras antara bangunan pengembangan dengan bangunan cagar budaya yang ada pada tapak. Namun perancangan tersebut juga harus berkaitan dengan lingkungan sekitar, hal tersebut erat kaitannya dengan konsep Arsitektur Kontekstual. Demi mencapai tujuan tersebut penulis hendak menganalisis karakteristik dan citra desain bangunan cagar budaya pada tapak dan bangunan-bangunan bersejarah di sekitar tapak. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan data observasi secara daring untuk memperoleh elemen-elemen karakter visual, fungsi, serta tata lingkungan bangunan yang dijadikan objek penelitian, kemudian dilakukan analisa data secara deskriptif untuk menghasilkan kesimpulan dan hipotesa karakteristik bangunan-bangunan tersebut. Hasil dari studi pengamatan ini adalah adanya adaptasi gaya Arsitektur Indische Empire Style dan Arsitektur Modern pada bangunan cagar budaya dan bangunan sekitar dengan ciri khas elemen masing-masing gaya. Implementasi dari ciri khas tersebut secara pendekatan arsitektur kontekstual dapat terlihat pada upaya penciptaan kontinuitas visual antara bangunan baru dengan bangunan lama lewat perancangan detail fasad, atap, serta orientasi bangunan yang harmonis dengan bangunan cagar budaya dan bangunan-bangunan bersejarah di sekitar tapak.
Universitas Trisakti
Title: ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA RANCANGAN BANGUNAN GALERI NASIONAL INDONESIA
Description:
Pada tahun 2013, Galeri Nasional Indonesia bersama dengan Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta menggagas pengembangan bangunan Galeri Nasional Indonesia bersamaan dengan rencana utama pembangunan kawasan sekitar Monumen Nasional sebagai kawasan kebudayaan nasional.
Salah satu tujuan utama dalam pengembangan bangunan Galeri Nasional Indonesia adalah menciptakan koneksi yang selaras antara bangunan pengembangan dengan bangunan cagar budaya yang ada pada tapak.
Namun perancangan tersebut juga harus berkaitan dengan lingkungan sekitar, hal tersebut erat kaitannya dengan konsep Arsitektur Kontekstual.
Demi mencapai tujuan tersebut penulis hendak menganalisis karakteristik dan citra desain bangunan cagar budaya pada tapak dan bangunan-bangunan bersejarah di sekitar tapak.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan data observasi secara daring untuk memperoleh elemen-elemen karakter visual, fungsi, serta tata lingkungan bangunan yang dijadikan objek penelitian, kemudian dilakukan analisa data secara deskriptif untuk menghasilkan kesimpulan dan hipotesa karakteristik bangunan-bangunan tersebut.
Hasil dari studi pengamatan ini adalah adanya adaptasi gaya Arsitektur Indische Empire Style dan Arsitektur Modern pada bangunan cagar budaya dan bangunan sekitar dengan ciri khas elemen masing-masing gaya.
Implementasi dari ciri khas tersebut secara pendekatan arsitektur kontekstual dapat terlihat pada upaya penciptaan kontinuitas visual antara bangunan baru dengan bangunan lama lewat perancangan detail fasad, atap, serta orientasi bangunan yang harmonis dengan bangunan cagar budaya dan bangunan-bangunan bersejarah di sekitar tapak.
Related Results
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA SURABAYA KRIYA GALERI
KAJIAN KONSEP ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA SURABAYA KRIYA GALERI
Bangunan sentra Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan bangunan yang berfungsi sebagai wadah bagi pelaku UMKM yang ingin memasarkan produk-produk yang dihasilkan. Tujuan dari ...
PENERAPAN ARSITEKTUR FUTURISTIK DAN FUNGSIONALIS PADA BANGUNAN MUSEUM LE GRANDE LOUVRE
PENERAPAN ARSITEKTUR FUTURISTIK DAN FUNGSIONALIS PADA BANGUNAN MUSEUM LE GRANDE LOUVRE
Arsitektur modern merupaka arsitektur yang muncul di Inggris saat revolusi industri pada abad ke-19 dan arsitektur modern muncul karena adanya kebosanan terhadap bentuk arsitektur ...
Seniman sebagai Pemilik Galeri Studi Komparasi antara Tiga Manajemen Galeri Swasta di Yogyakarta
Seniman sebagai Pemilik Galeri Studi Komparasi antara Tiga Manajemen Galeri Swasta di Yogyakarta
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan manajemen galeri swasta di Yogyakarta dan peran pemilik galeri yang berprofesi sebagai seniman, masing-masing galeri memiliki ci...
RESEPSI KHALAYAK PROGRAM “GALERI HALAL”ADiTV THE AUDIENCE RECEPTION OF ‘GALERI HALAL’ ADiTV’S
RESEPSI KHALAYAK PROGRAM “GALERI HALAL”ADiTV THE AUDIENCE RECEPTION OF ‘GALERI HALAL’ ADiTV’S
RESEPSI KHALAYAK PROGRAM “GALERI HALAL”ADiTV THE AUDIENCE RECEPTION OF ‘GALERI HALAL’ ADiTV’S Oleh: Dainty Dheanara, 16419141013, Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Un...
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
STRATEGI TRANSFORMASI ARSITEKTUR PADA STUDIO AKANOMA DI PADALARANG, KABUPATEN BANDUNG BARAT
Abstrak - Arsitektur Indonesia, seperti halnya arsitektur banyak negara dan kawasan di dunia, akhir-akhir ini mengalami berbagai perubahan karena fenomena globalisasi. Modernisasi ...
KAJIAN ARSITEKTUR FUTURISTIK PADA BANGUNAN MUSEUM (STUDI KASUS: MERCEDES-BENZ MUSEUM DI STUTTGART)
KAJIAN ARSITEKTUR FUTURISTIK PADA BANGUNAN MUSEUM (STUDI KASUS: MERCEDES-BENZ MUSEUM DI STUTTGART)
Penelitian ini membahas implementasi arsitektur futuristik, khususnya neo-futurisme, pada bangunan museum dengan studi kasus pada Mercedes-Benz Museum di Stuttgart, Jerman. Latar b...
Minat Konsumen Terhadap Kaftan Lukis Eling Galeri
Minat Konsumen Terhadap Kaftan Lukis Eling Galeri
Eling Galeri menjawab perkembangan fashion di Indonesia melalui busana kaftan lukis Eling Galeri. Penelitian untuk mendapatkan jawaban rumusan masalah: apa saja alat dan bahan yang...
FILSAFAT ILMU ARSITEKTUR TRADISIONAL JAWA PADA BANGUNAN SOBOKARTTI SEMARANG
FILSAFAT ILMU ARSITEKTUR TRADISIONAL JAWA PADA BANGUNAN SOBOKARTTI SEMARANG
Banyak ragam bangunan arsitektur di Indonesia yang disebabkan oleh berbagai macam suku, adat, budaya, agama, sejarah, filsafat ilmu masing-masing daerah. Jaman penjajahan di Indone...

