Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KETERKAITAN YANG DIPENGARUHI KEPADATAN ANTARA PERTUMBUHAN BIOMASSA DAN DINAMIKA C–N–P AIR PADA BUDIDAYA LONGLINE Gracilaria verrucosa DI TAMBAK EKSTENSIF

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh berbagai bobot tebar awal terhadap pertumbuhan biomassa Gracilaria verrucosa serta dinamika karbon (C), nitrogen (N), dan fosfor (P) pada tambak ekstensif dengan sistem longline. Penelitian dilaksanakan selama 42 hari di tambak air payau Desa Pulokerto, Pasuruan, Jawa Timur, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan bobot tebar awal, yaitu 100 g, 150 g, 200 g, dan 250 g, masing-masing tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi biomassa mutlak rumput laut serta kandungan karbon, nitrogen, dan fosfor air pada akhir pemeliharaan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Tukey HSD pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot tebar awal berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati. Biomassa mutlak meningkat dari 313,3 g pada perlakuan 100 g menjadi 471,7 g pada perlakuan 250 g, namun perlakuan 200 g dan 250 g tidak berbeda nyata. Sementara itu, kandungan karbon, nitrogen, dan fosfor air menurun seiring peningkatan bobot tebar. Nilai karbon air menurun dari 43,17 menjadi 38,20 mg L⁻¹, nitrogen dari 1,82 menjadi 1,28 mg L⁻¹, dan fosfor dari 0,142 menjadi 0,098 mg L⁻¹. Disimpulkan bahwa bobot tebar 200 g merupakan tingkat paling efisien karena menghasilkan biomassa tinggi dengan penggunaan bibit lebih rendah, sekaligus meningkatkan penyerapan unsur hara dan karbon terlarut.
Universitas Muhammadiyah Gresik
Title: KETERKAITAN YANG DIPENGARUHI KEPADATAN ANTARA PERTUMBUHAN BIOMASSA DAN DINAMIKA C–N–P AIR PADA BUDIDAYA LONGLINE Gracilaria verrucosa DI TAMBAK EKSTENSIF
Description:
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh berbagai bobot tebar awal terhadap pertumbuhan biomassa Gracilaria verrucosa serta dinamika karbon (C), nitrogen (N), dan fosfor (P) pada tambak ekstensif dengan sistem longline.
Penelitian dilaksanakan selama 42 hari di tambak air payau Desa Pulokerto, Pasuruan, Jawa Timur, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan bobot tebar awal, yaitu 100 g, 150 g, 200 g, dan 250 g, masing-masing tiga ulangan.
Parameter yang diamati meliputi biomassa mutlak rumput laut serta kandungan karbon, nitrogen, dan fosfor air pada akhir pemeliharaan.
Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Tukey HSD pada taraf kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot tebar awal berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter yang diamati.
Biomassa mutlak meningkat dari 313,3 g pada perlakuan 100 g menjadi 471,7 g pada perlakuan 250 g, namun perlakuan 200 g dan 250 g tidak berbeda nyata.
Sementara itu, kandungan karbon, nitrogen, dan fosfor air menurun seiring peningkatan bobot tebar.
Nilai karbon air menurun dari 43,17 menjadi 38,20 mg L⁻¹, nitrogen dari 1,82 menjadi 1,28 mg L⁻¹, dan fosfor dari 0,142 menjadi 0,098 mg L⁻¹.
Disimpulkan bahwa bobot tebar 200 g merupakan tingkat paling efisien karena menghasilkan biomassa tinggi dengan penggunaan bibit lebih rendah, sekaligus meningkatkan penyerapan unsur hara dan karbon terlarut.

Related Results

KEPADATAN BIOMASSA MENGATUR KANDUNGAN KARBON, NITROGEN, DAN FOSFOR Gracilaria verrucosa DALAM SISTEM BUDIDAYA LONGLINE DI TAMBAK EKSTENSIF
KEPADATAN BIOMASSA MENGATUR KANDUNGAN KARBON, NITROGEN, DAN FOSFOR Gracilaria verrucosa DALAM SISTEM BUDIDAYA LONGLINE DI TAMBAK EKSTENSIF
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepadatan biomassa terhadap kandungan karbon (C), nitrogen (N), dan fosfor (P) pada Gracilaria verrucosa dalam sistem budidaya ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
OPTIMASI BOBOT TEBAR AWAL GRACILARIA VERRUCOSA BERDASARKAN KANDUNGAN KLOROFIL, UNSUR HARA TANAH, DAN KUALITAS AIR TAMBAK
OPTIMASI BOBOT TEBAR AWAL GRACILARIA VERRUCOSA BERDASARKAN KANDUNGAN KLOROFIL, UNSUR HARA TANAH, DAN KUALITAS AIR TAMBAK
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh berbagai bobot tebar awal terhadap kandungan klorofil Gracilaria verrucosa, dinamika karbon (C), nitrogen (N), dan fosfor (P) tanah, ...
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK VERMIKMPOS TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN DAN KUALITAS RUMPUT LAUT Gracilaria verrucosa
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK VERMIKMPOS TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN DAN KUALITAS RUMPUT LAUT Gracilaria verrucosa
Gracillaria verrucosa merupakan salah satu jenis rumput laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi.  Permasalahan yang sering terjadi pada pembudidaya rumput laut Gracilaria verrucos...

Back to Top