Javascript must be enabled to continue!
OPTIMASI BIOMASSA AWAL UNTUK MENINGKATKAN KOMPOSISI PROKSIMAT Gracilaria verrucosa PADA BUDIDAYA SISTEM LONGLINE DI TAMBAK AIR PAYAU TROPIS
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perbedaan biomassa awal terhadap komposisi proksimat (karbohidrat, protein, dan lemak) Gracilaria verrucosa yang dibudidayakan menggunakan metode longline di tambak air payau tropis. Penelitian dilaksanakan pada Januari–Februari 2023 di tambak Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dengan masa pemeliharaan selama 42 hari. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan biomassa awal, yaitu A (100 g), B (150 g), C (200 g), dan D (250 g), masing-masing tiga ulangan. Analisis proksimat dilakukan menggunakan metode standar AOAC, sedangkan data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Tukey HSD pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biomassa awal berpengaruh nyata (p < 0,05) terhadap seluruh parameter proksimat yang diamati. Kandungan karbohidrat tertinggi diperoleh pada perlakuan C sebesar 37,6 ± 0,47%, diikuti D sebesar 36,1 ± 0,49%, B sebesar 34,9 ± 0,32%, dan A sebesar 32,1 ± 0,42%. Pola serupa juga terjadi pada protein, dimana perlakuan C menghasilkan nilai tertinggi sebesar 14,8 ± 0,39%, sedangkan A terendah sebesar 12,2 ± 0,32%. Kandungan lemak tertinggi juga diperoleh pada perlakuan C sebesar 1,51 ± 0,021%, dan terendah pada A sebesar 1,21 ± 0,044%. Hasil ini menunjukkan bahwa biomassa awal 200 g merupakan perlakuan optimum karena memberikan keseimbangan terbaik antara kepadatan tanam, ruang tumbuh, dan efisiensi penyerapan nutrien. Dengan demikian, pengaturan biomassa awal menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan nilai ekonomi G. verrucosa pada budidaya tambak air payau.
Universitas Muhammadiyah Gresik
Title: OPTIMASI BIOMASSA AWAL UNTUK MENINGKATKAN KOMPOSISI PROKSIMAT Gracilaria verrucosa PADA BUDIDAYA SISTEM LONGLINE DI TAMBAK AIR PAYAU TROPIS
Description:
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perbedaan biomassa awal terhadap komposisi proksimat (karbohidrat, protein, dan lemak) Gracilaria verrucosa yang dibudidayakan menggunakan metode longline di tambak air payau tropis.
Penelitian dilaksanakan pada Januari–Februari 2023 di tambak Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dengan masa pemeliharaan selama 42 hari.
Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan biomassa awal, yaitu A (100 g), B (150 g), C (200 g), dan D (250 g), masing-masing tiga ulangan.
Analisis proksimat dilakukan menggunakan metode standar AOAC, sedangkan data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Tukey HSD pada taraf kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa biomassa awal berpengaruh nyata (p < 0,05) terhadap seluruh parameter proksimat yang diamati.
Kandungan karbohidrat tertinggi diperoleh pada perlakuan C sebesar 37,6 ± 0,47%, diikuti D sebesar 36,1 ± 0,49%, B sebesar 34,9 ± 0,32%, dan A sebesar 32,1 ± 0,42%.
Pola serupa juga terjadi pada protein, dimana perlakuan C menghasilkan nilai tertinggi sebesar 14,8 ± 0,39%, sedangkan A terendah sebesar 12,2 ± 0,32%.
Kandungan lemak tertinggi juga diperoleh pada perlakuan C sebesar 1,51 ± 0,021%, dan terendah pada A sebesar 1,21 ± 0,044%.
Hasil ini menunjukkan bahwa biomassa awal 200 g merupakan perlakuan optimum karena memberikan keseimbangan terbaik antara kepadatan tanam, ruang tumbuh, dan efisiensi penyerapan nutrien.
Dengan demikian, pengaturan biomassa awal menjadi strategi penting untuk meningkatkan kualitas nutrisi dan nilai ekonomi G.
verrucosa pada budidaya tambak air payau.
Related Results
KEPADATAN BIOMASSA MENGATUR KANDUNGAN KARBON, NITROGEN, DAN FOSFOR Gracilaria verrucosa DALAM SISTEM BUDIDAYA LONGLINE DI TAMBAK EKSTENSIF
KEPADATAN BIOMASSA MENGATUR KANDUNGAN KARBON, NITROGEN, DAN FOSFOR Gracilaria verrucosa DALAM SISTEM BUDIDAYA LONGLINE DI TAMBAK EKSTENSIF
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepadatan biomassa terhadap kandungan karbon (C), nitrogen (N), dan fosfor (P) pada Gracilaria verrucosa dalam sistem budidaya ...
PELATIHAN BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU DI KABUPATEN LAMONGAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ANALOGI
PELATIHAN BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU DI KABUPATEN LAMONGAN DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ANALOGI
Tambak, persawahan, dan sungai, serta perikanan tangkap (laut) di wilayah Brondong dan Paciran merupakan sebagian besar potensi perikanan Kabupaten Lamongan. Air tawar dan air pay...
KETERKAITAN YANG DIPENGARUHI KEPADATAN ANTARA PERTUMBUHAN BIOMASSA DAN DINAMIKA C–N–P AIR PADA BUDIDAYA LONGLINE Gracilaria verrucosa DI TAMBAK EKSTENSIF
KETERKAITAN YANG DIPENGARUHI KEPADATAN ANTARA PERTUMBUHAN BIOMASSA DAN DINAMIKA C–N–P AIR PADA BUDIDAYA LONGLINE Gracilaria verrucosa DI TAMBAK EKSTENSIF
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh berbagai bobot tebar awal terhadap pertumbuhan biomassa Gracilaria verrucosa serta dinamika karbon (C), nitrogen (N), dan fosfor (P) ...
OPTIMASI BOBOT TEBAR AWAL GRACILARIA VERRUCOSA BERDASARKAN KANDUNGAN KLOROFIL, UNSUR HARA TANAH, DAN KUALITAS AIR TAMBAK
OPTIMASI BOBOT TEBAR AWAL GRACILARIA VERRUCOSA BERDASARKAN KANDUNGAN KLOROFIL, UNSUR HARA TANAH, DAN KUALITAS AIR TAMBAK
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh berbagai bobot tebar awal terhadap kandungan klorofil Gracilaria verrucosa, dinamika karbon (C), nitrogen (N), dan fosfor (P) tanah, ...
Preparation of Environmentally Friendly Bioplastics from Marine Red Algae, Salt Horned Seaweed, And Seaweed
Preparation of Environmentally Friendly Bioplastics from Marine Red Algae, Salt Horned Seaweed, And Seaweed
The present study aimed to prepare sustainable and eco - friendly bio - plastics of agar extracted from the red seaweeds - Gracilaria deblis, Gracilaria salicornia and Gracilaria e...
PENGARUH BOBOT TEBAR AWAL TERHADAP RENDEMEN, VISKOSITAS, DAN KEKUATAN GEL AGAR GRACILARIA VERRUCOSA PADA BUDIDAYA LONGLINE DI TAMBAK EKSTENSIF
PENGARUH BOBOT TEBAR AWAL TERHADAP RENDEMEN, VISKOSITAS, DAN KEKUATAN GEL AGAR GRACILARIA VERRUCOSA PADA BUDIDAYA LONGLINE DI TAMBAK EKSTENSIF
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh berbagai bobot tebar awal terhadap rendemen, viskositas, dan kekuatan gel agar Gracilaria verrucosa yang dibudidayakan dengan metode ...
Produksi Ikan Nila Salin Pada Perairan Lokal Hutan Mangrove Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka
Produksi Ikan Nila Salin Pada Perairan Lokal Hutan Mangrove Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka
Potensi Perairan payau pada aliran sungai hutan mangrove di Pulau Bangka sangat besar. Beberapa masyarakat memanfaatkan sebagai media pemeliharan bagi komoditi air payau . Kelompok...
Peningkatan Produktivitas Tambak Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Melalui Pengelolan Kualitas Air
Peningkatan Produktivitas Tambak Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Melalui Pengelolan Kualitas Air
Permasalahan utama yang selalu dihadapi oleh petani tambak ikan nila (O. niloticus) secara intensif adalah rendahnya kualitas air. Pemberian pakan buatan yang berkualitas tinggi da...

