Javascript must be enabled to continue!
PENENTUAN PRIORITAS GENANGAN DENGAN PERATURAN MENTERI PUPR NO.12 TAHUN 2014 DI KELURAHAN GELAM JAYA
View through CrossRef
Flood inundation is one of the events that hamper daily life, affecting citizens and the country. Gelam Jaya village is prone to roadside inundation after rainfall. The geographical condition is exacerbated by potholes and rubbish in the drainage channels. This study seeks to examine how inundation is prioritized according to PUPR Regulation No. 12 of 2014 in determining which drainage channels should be improved first. The objective is to establish a priority scale for drainage channel improvements in the research area of Gelam Jaya. In this study, 5 flood points were taken as research locations, each point located in Gelam Jaya Village. The research was conducted using PUPR Regulation No.12 of 2014 to obtain each priority scale. The top priority in repair is at SMPN 3 Pasar Kemis (RW 20) then the second priority is at Fun Park Water Boom Permata (RW 07), the third priority is at Jl. Villa Tomang Baru (RW 17), the fourth priority is at the Pump House (RW 14) and the last priority is at Gelam Jaya Village Office (RW 06).
Abstrak
Genangan banjir adalah salah satu kejadian yang menghambat kehidupan sehari-hari yang berdampak pada warga dan negara. Kelurahan Gelam Jaya merupakan kelurahan yang rawan dengan adanya genangan di pinggir jalan pasca hujan. Kondisi geografis pada wilayah tersebut diperburuk oleh kondisi jalan yang berlubang dan sampah pada saluran drainase. Penelitian ini berusaha untuk mengkaji bagaimana prioritas genangan menurut Permen PUPR No. 12 Tahun 2014 dalam menentukan saluran drainase mana yang harus diperbaiki terlebih dahulu. Tujuannya adalah untuk menetapkan skala prioritas perbaikan saluran drainase di wilayah penelitian yaitu Kelurahan Gelam Jaya. Dalam penelitian ini diambil 5 titik banjir sebagai lokasi penelitian yang masing-masing titik terletak di Kelurahan Gelam Jaya. Penelitian dilakukan dengan Peraturan Menteri PUPR No.12 Tahun 2014 untuk memperoleh setiap skala prioritas. Analisis dilakukan dengan memberikan nilai pada setiap kriteria lalu dijumlahkan untuk setiap titik banjir. Hasil analisis yang diperoleh adalah Prioritas utama dalam perbaikan berada di SMPN 3 Pasar Kemis (RW 20).
Universitas Tarumanagara
Title: PENENTUAN PRIORITAS GENANGAN DENGAN PERATURAN MENTERI PUPR NO.12 TAHUN 2014 DI KELURAHAN GELAM JAYA
Description:
Flood inundation is one of the events that hamper daily life, affecting citizens and the country.
Gelam Jaya village is prone to roadside inundation after rainfall.
The geographical condition is exacerbated by potholes and rubbish in the drainage channels.
This study seeks to examine how inundation is prioritized according to PUPR Regulation No.
12 of 2014 in determining which drainage channels should be improved first.
The objective is to establish a priority scale for drainage channel improvements in the research area of Gelam Jaya.
In this study, 5 flood points were taken as research locations, each point located in Gelam Jaya Village.
The research was conducted using PUPR Regulation No.
12 of 2014 to obtain each priority scale.
The top priority in repair is at SMPN 3 Pasar Kemis (RW 20) then the second priority is at Fun Park Water Boom Permata (RW 07), the third priority is at Jl.
Villa Tomang Baru (RW 17), the fourth priority is at the Pump House (RW 14) and the last priority is at Gelam Jaya Village Office (RW 06).
Abstrak
Genangan banjir adalah salah satu kejadian yang menghambat kehidupan sehari-hari yang berdampak pada warga dan negara.
Kelurahan Gelam Jaya merupakan kelurahan yang rawan dengan adanya genangan di pinggir jalan pasca hujan.
Kondisi geografis pada wilayah tersebut diperburuk oleh kondisi jalan yang berlubang dan sampah pada saluran drainase.
Penelitian ini berusaha untuk mengkaji bagaimana prioritas genangan menurut Permen PUPR No.
12 Tahun 2014 dalam menentukan saluran drainase mana yang harus diperbaiki terlebih dahulu.
Tujuannya adalah untuk menetapkan skala prioritas perbaikan saluran drainase di wilayah penelitian yaitu Kelurahan Gelam Jaya.
Dalam penelitian ini diambil 5 titik banjir sebagai lokasi penelitian yang masing-masing titik terletak di Kelurahan Gelam Jaya.
Penelitian dilakukan dengan Peraturan Menteri PUPR No.
12 Tahun 2014 untuk memperoleh setiap skala prioritas.
Analisis dilakukan dengan memberikan nilai pada setiap kriteria lalu dijumlahkan untuk setiap titik banjir.
Hasil analisis yang diperoleh adalah Prioritas utama dalam perbaikan berada di SMPN 3 Pasar Kemis (RW 20).
Related Results
Pemanfaatan Kayu Gelam (Melaleuca cajuputi Powell) sebagai Struktur Perkuatan Jalan
Pemanfaatan Kayu Gelam (Melaleuca cajuputi Powell) sebagai Struktur Perkuatan Jalan
Kayu gelam yang termasuk dalam genus Melaleuca dari famili Myrtaceae merupakan tumbuhan yang tumbuh secara alami di lahan gambut Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan daerah l...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pengaruh Karakteristik Pekerjaan terhadap Work Life Balance
Pengaruh Karakteristik Pekerjaan terhadap Work Life Balance
Abstract. Human resources are one of the capital that must be owned so that an organization's goals are achieved. Developing human resources aims to have skills, competence and abi...
Policy Paper Urgensi Rancangan Peraturan Menteri Hukum dan HAM tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknik Jabatan Fungsional Perancang Peraturan Perundang-Undangan
Policy Paper Urgensi Rancangan Peraturan Menteri Hukum dan HAM tentang Petunjuk Pelaksanaan dan Petunjuk Teknik Jabatan Fungsional Perancang Peraturan Perundang-Undangan
Dalam proses pembentukan peraturan perundang-undangan dan produk hukum lainnya baik dilingkungan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah diperlukan adanya pejabat fungsional Pera...
PERANAN MAJELIS PENGAWAS NOTARIS TERHADAP PELANGGARAN JABATAN DAN PERILAKU NOTARIS
PERANAN MAJELIS PENGAWAS NOTARIS TERHADAP PELANGGARAN JABATAN DAN PERILAKU NOTARIS
Notaris yang juga sebagai pejabat umum pembuat akta otentik perlu di awasi dan dilakukan pemeriksaan yang berkala agar nantinya perilaku notaris diharapkan sesuai dengan apa yang d...
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
Perubahan morfologis dan anatomis kelapa sawit pada rezim air dan salinitas berbeda
Perubahan morfologis dan anatomis kelapa sawit pada rezim air dan salinitas berbeda
Salinitas tinggi dan genangan dapat terjadi pada tempat dan waktu yang sama; meskipun demikian pemahaman terhadap pengaruh kedua kondisi tersebut terhadap pertumbuhan, respon morfo...
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Evaluasi Kesesuaian Pola Bangunan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan
Fungsi dan Tujuan dari pendirian Lembaga Pemasyarakatan menjadikan pembangunannya tak dapat dilakukan secara asal, diperlukan standar dan standarisasi agar bangunan Lembaga Pemasya...

