Javascript must be enabled to continue!
Penerapan Fungsi Pengelolaan Hutan Di Kawasan Taman Hutan Raya Nipa-Nipa (Implementation of Forest Management Function In The Nipa-Nipa Park Area)
View through CrossRef
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pengelolaan hutan yang dilakukan oleh KTPH Ndawi-Ndawi di kawasan Taman Hutan Raya Nipa-Nipa Kendari. Penelitian dilakukan di KTPH Ndawi-Ndawi Tahura Nipa-Nipa yang secara administratif berada di Kelurahan Gunung Jati, Kota Kendari, pada bulan Januari hingga Februari 2019. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program pengelolaan hutan belum dapat semua dapat terwujud dengan baik karena masyarakat memiliki pekerjaan lain di luar pengelolaan hutan. Perubahan kepengurusan di KTPH Ndawi-Ndawi dilakukan setiap 3 (tiga) tahun sekali melalui rapat anggota dan pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak. Kegiatan pertemuan anggota KTPH kini sudah tidak lagi dilaksanakan. Keberhasilan sebagian masyarakat dalam pengelolaan hutan adalah dengan mengembangkan sistem pola tanam agroforestri. Pemantauan dan evaluasi oleh Pemerintah UPTD Tahura merupakan kewajiban yang dilakukan untuk memastikan efektif atau kegagalan pengelolaan hutan dan menghindari perambahan serta menjaga agar pengelolaan hutan tetap teratur sesuai dengan kaidah fungsi pengelolaan. Kata Kunci: KTPH Ndawi-Ndawi, Manajemen Hutan, Tahura Nipa-Nipa Abstract: This study aims to determine the application of forest management carried out by KTPH Ndawi-Ndawi in the area of Kendari's Nipa-Nipa Forest Park. The study was conducted at KTPH Ndawi-NdawiTahuraNipa-Nipa which is administratively located in Gunung Jati Subdistrict, Kendari District, from January to February 2019. Using a qualitative descriptive analysis method.The results of the study show that the planning of forest management programs cannot all be realized properly because the community has other jobs outside of forest management. The change of management in KTPH Ndawi-Ndawi is carried out every 3 (three) years through member meetings and decision-making based on the most votes. The KTPH members' meeting activities are now no longer held.The success of some communities in forest management is by developing a system of agroforestry planting patterns. Monitoring and evaluation by the Government of the UPTD Tahura is an obligation carried out to ensure the effective or failure of forest management and avoid encroachment and to keep forest management organized in accordance with the rules of management functions. Keywords: KTPH Ndawi-Ndawi, Forest Management, Tahura Nipa-Nipa
Universitas Halu Oleo - Faculty of Forestry and Environmental Sciences
Title: Penerapan Fungsi Pengelolaan Hutan Di Kawasan Taman Hutan Raya Nipa-Nipa (Implementation of Forest Management Function In The Nipa-Nipa Park Area)
Description:
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pengelolaan hutan yang dilakukan oleh KTPH Ndawi-Ndawi di kawasan Taman Hutan Raya Nipa-Nipa Kendari.
Penelitian dilakukan di KTPH Ndawi-Ndawi Tahura Nipa-Nipa yang secara administratif berada di Kelurahan Gunung Jati, Kota Kendari, pada bulan Januari hingga Februari 2019.
Dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program pengelolaan hutan belum dapat semua dapat terwujud dengan baik karena masyarakat memiliki pekerjaan lain di luar pengelolaan hutan.
Perubahan kepengurusan di KTPH Ndawi-Ndawi dilakukan setiap 3 (tiga) tahun sekali melalui rapat anggota dan pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak.
Kegiatan pertemuan anggota KTPH kini sudah tidak lagi dilaksanakan.
Keberhasilan sebagian masyarakat dalam pengelolaan hutan adalah dengan mengembangkan sistem pola tanam agroforestri.
Pemantauan dan evaluasi oleh Pemerintah UPTD Tahura merupakan kewajiban yang dilakukan untuk memastikan efektif atau kegagalan pengelolaan hutan dan menghindari perambahan serta menjaga agar pengelolaan hutan tetap teratur sesuai dengan kaidah fungsi pengelolaan.
Kata Kunci: KTPH Ndawi-Ndawi, Manajemen Hutan, Tahura Nipa-Nipa Abstract: This study aims to determine the application of forest management carried out by KTPH Ndawi-Ndawi in the area of Kendari's Nipa-Nipa Forest Park.
The study was conducted at KTPH Ndawi-NdawiTahuraNipa-Nipa which is administratively located in Gunung Jati Subdistrict, Kendari District, from January to February 2019.
Using a qualitative descriptive analysis method.
The results of the study show that the planning of forest management programs cannot all be realized properly because the community has other jobs outside of forest management.
The change of management in KTPH Ndawi-Ndawi is carried out every 3 (three) years through member meetings and decision-making based on the most votes.
The KTPH members' meeting activities are now no longer held.
The success of some communities in forest management is by developing a system of agroforestry planting patterns.
Monitoring and evaluation by the Government of the UPTD Tahura is an obligation carried out to ensure the effective or failure of forest management and avoid encroachment and to keep forest management organized in accordance with the rules of management functions.
Keywords: KTPH Ndawi-Ndawi, Forest Management, Tahura Nipa-Nipa.
Related Results
Problematik Hukum dan Perlindungan Hak Masyarakat dalam Penggunaan Kawasan Hutan untuk Kegiatan Perkebunan
Problematik Hukum dan Perlindungan Hak Masyarakat dalam Penggunaan Kawasan Hutan untuk Kegiatan Perkebunan
ABSTRAK
Hubungan masyarakat dengan kawasan hutan telah terjalin begitu erat. Sayangnya hubungan ini belum didukung dengan tata kelola pemanfaatan dan penggunaan kawasan hutan yang ...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
MODEL PENGELOLAAN HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM)
<h4>Abstract</h4> <p><strong><em> </em></strong></p> <p><em>Forest management must consider the cultural values of socie...
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, menyebutkan bahwa penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan...
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
<span style="color: #444444; font-family: HelveticaNeue, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 11.9px; line-height: 21px;">Kawasan Tembalang diperuntukka...
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
Tata ruang adalah wujud dari struktur ruang dan pola ruang; Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah. Penetapan Kawasan Hutan adalah suatu penegasan tentan...
Identifikasi Spesies Burung di Kawasan Taman Hutan Raya Bukit Sari Provinsi Jambi
Identifikasi Spesies Burung di Kawasan Taman Hutan Raya Bukit Sari Provinsi Jambi
ABSTRACT
The diversity of bird species in an area can reflect the integrity of the ecosystem and the biodiversity found within it. The existence of a bird in a habitat is very impo...
Alih Fungsi Lahan Kawasan Hutan Lindung (Studi Di Kawasan Pengelolaan Hutan Lindung Kayu Tangi Blok I Kota Banjarbaru)
Alih Fungsi Lahan Kawasan Hutan Lindung (Studi Di Kawasan Pengelolaan Hutan Lindung Kayu Tangi Blok I Kota Banjarbaru)
Alih fungsi lahan dapat diartikan sebagai berubahnya fungsi sebagian atau seluruh kawasan dari fungsinya semula, seperti direncanakan menjadi fungsi lain yang berdampak negatif ter...

