Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

INDUSTRIALISASI GULA DI JAWA TIMUR : PABRIK GULA MERITJAN KEDIRI 1883-1929

View through CrossRef
During the colonial period of the Dutch East Indies, sugar was an important commodity in the international market besides spices,tea, and coffee. The demand for sugar is increasing along with its development. Seeing the urgency of the sugar commodity, sugar factories were finally established, including the Meritjan Sugar Factory (Suikerfabriek Meritjan) which is located in Kediri, East Java. The practice of the sugar industry at the Meritjan Sugar Factory was studied using quantitative methods and literature studies were carried out to obtain appropriate data to achieve the objectives of the discussion. Where the purpose of conducting a discussion on the sugar industry in East Java, precisely at the Meritjan Sugar Factory, is to study the sugar factory industry and its impact on the socio-economic life of the community. In this study, it can be seen that sugar factories and sugarcane plantations are interrelated and have an important role in the socio-economic life of the community at that time.Pada masa kolonial Hindia Belanda, gula merupakan komoditas yang penting dalam pasar internasional selain rempah-rempah, teh, dan kopi. Permintaan akan gula semakin meningkat seiring perkembangannya. Melihat urgensi komoditas gula tersebut akhirnya didirikanlah pabrik-pabrik gula, diantaranya adalah Pabrik Gula Meritjan (Suikerfabriek Meritjan) yang terletak di Kediri, Jawa Timur. Praktik industri gula di Pabrik Gula Meritjan ini dikaji dengan metode kualitatif serta dilakukan studi kepustakaan untuk memperoleh data-data yang sesuai untuk mencapai tujuan dari pembahasan. Dimana tujuan dilakukannya pembahasan mengenai industri gula di Jawa Timur tepatnya di Pabrik Gula Meritjan ini adalah mengkaji industri pabrik gula dan pengaruhnya pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Dalam kajian ini dapat dilihat bahwa pabrik gula serta perkebunan tebu saling berkaitan dan memiliki peran penting dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat pada masa tersebut. 
State University of Malang (UM)
Title: INDUSTRIALISASI GULA DI JAWA TIMUR : PABRIK GULA MERITJAN KEDIRI 1883-1929
Description:
During the colonial period of the Dutch East Indies, sugar was an important commodity in the international market besides spices,tea, and coffee.
The demand for sugar is increasing along with its development.
Seeing the urgency of the sugar commodity, sugar factories were finally established, including the Meritjan Sugar Factory (Suikerfabriek Meritjan) which is located in Kediri, East Java.
The practice of the sugar industry at the Meritjan Sugar Factory was studied using quantitative methods and literature studies were carried out to obtain appropriate data to achieve the objectives of the discussion.
Where the purpose of conducting a discussion on the sugar industry in East Java, precisely at the Meritjan Sugar Factory, is to study the sugar factory industry and its impact on the socio-economic life of the community.
In this study, it can be seen that sugar factories and sugarcane plantations are interrelated and have an important role in the socio-economic life of the community at that time.
Pada masa kolonial Hindia Belanda, gula merupakan komoditas yang penting dalam pasar internasional selain rempah-rempah, teh, dan kopi.
Permintaan akan gula semakin meningkat seiring perkembangannya.
Melihat urgensi komoditas gula tersebut akhirnya didirikanlah pabrik-pabrik gula, diantaranya adalah Pabrik Gula Meritjan (Suikerfabriek Meritjan) yang terletak di Kediri, Jawa Timur.
Praktik industri gula di Pabrik Gula Meritjan ini dikaji dengan metode kualitatif serta dilakukan studi kepustakaan untuk memperoleh data-data yang sesuai untuk mencapai tujuan dari pembahasan.
Dimana tujuan dilakukannya pembahasan mengenai industri gula di Jawa Timur tepatnya di Pabrik Gula Meritjan ini adalah mengkaji industri pabrik gula dan pengaruhnya pada kehidupan sosial ekonomi masyarakat.
Dalam kajian ini dapat dilihat bahwa pabrik gula serta perkebunan tebu saling berkaitan dan memiliki peran penting dalam kehidupan sosial ekonomi masyarakat pada masa tersebut.
 .

Related Results

Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Gula tergolong karbohidrat sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Jenis gula yang digunakan pada penelitian ini yaitu g...
Meningkatkan Daya Saing Pabrik Gula Di Indonesia Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (Kavieri I.S Tarigan)
Meningkatkan Daya Saing Pabrik Gula Di Indonesia Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (Kavieri I.S Tarigan)
Jurnal yang saya buat ini bertujuan tentang pembahasan bagaimana cara meningkatkan daya saing pabrik gula di Indonesia. Diawali dengan pendahuluan, Penulis menjelaskan keberadaan p...
DE TJOLOMADOE - Implementasi Penggunaan Kembali Mesin eks Pabrik Gula
DE TJOLOMADOE - Implementasi Penggunaan Kembali Mesin eks Pabrik Gula
Salah satu strategi pemanfaatan bangunan cagar budaya adalah adaptive reuse. Strategi ini juga diterapkan pada warisan industri. Pabrik Gula Colomadu merupakan bangunan yang sudah ...
Kinerja Industri dan Dinamika Kebijakan Komoditas Gula Kristal Putih Nasional
Kinerja Industri dan Dinamika Kebijakan Komoditas Gula Kristal Putih Nasional
Peranan penting gula dalam perekonomian Indonesia dan merupakan salah satu barang pangan pokok diatur dalam Perpres Nomor 71 Tahun 2015 jo.59 Tahun 2020. Kebutuhan konsumsi gula se...
Pengaruh Perbedaan dan Konsentrasi Penambahan Gula terhadap Sifat Fisik dan Organoleptik Es Krim
Pengaruh Perbedaan dan Konsentrasi Penambahan Gula terhadap Sifat Fisik dan Organoleptik Es Krim
Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh perbedaan dan konsentrasi penambahan gula terhadap sifat fisik dan organoleptik es krim. Bahan yang digunakan adalah susu...
Persepsi Masyarakat Sekitar Terhadap Aktivitas PT. IKPP Mills Tangerang
Persepsi Masyarakat Sekitar Terhadap Aktivitas PT. IKPP Mills Tangerang
<p>Penelitian ini adalah tentang persepsi masyarakat di sekitar PT IKPP Mills terhadap aktivitas PT. IKPP Mills Tangerang untuk kegiatan pabrik berdasarkan faktor individu da...
Impor Gula Mentah (Raw Sugar) Versus Swasembada Gula
Impor Gula Mentah (Raw Sugar) Versus Swasembada Gula
Gula Kristal Putih (GKP) merupakan komoditas pangan yang dibutuhkan terbanyak kedua setelah beras oleh rakyat Indonesia. Seiring dengan meningkatnya pertambahan penduduk, permintaa...

Back to Top