Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

DE TJOLOMADOE - Implementasi Penggunaan Kembali Mesin eks Pabrik Gula

View through CrossRef
Salah satu strategi pemanfaatan bangunan cagar budaya adalah adaptive reuse. Strategi ini juga diterapkan pada warisan industri. Pabrik Gula Colomadu merupakan bangunan yang sudah lama terbengkalai dan tidak produktif namun menyimpan nilai sejarah yang penting. Pabrik Gula Colomadu sebagai pionir modernisasi industri milik Bumiputera. Pelestariannya tidak hanya terbatas pada bangunan, namun juga pemanfaatan mesin-mesin bekas pabrik gula. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan fungsi mesin bekas pabrik gula dan peranannya pada desain interior De Tjolomadoe. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap perubahan fungsi mesin bekas pabrik gula sebagai elemen interior saat ini. Sedangkan analisis masalah menggunakan analisis deskriptif. De Tjolomadoe merupakan rebranding dari Pabrik Gula Colomadu. Pelestarian bangunan dengan strategi adaptive reuse yakni mengubah fungsinya sebagai pusat kebudayaan dan seni. Bangunan berusia 162 tahun ini dihadirkan kembali dengan semangat baru. Mesin bekas pabrik gula tetap dirawat dan diberi fungsi baru. Fungsi baru tersebut antara lain: sebagai unsur pendukung sense of place, koleksi museum, elemen estetik, dan desain mebel. Keberadaan mesin eks pabrik gula menjadi elemen interior penting dan unik sekaligus bukti otentik kejayaan pabrik gula.
National Research and Innovation Agency
Title: DE TJOLOMADOE - Implementasi Penggunaan Kembali Mesin eks Pabrik Gula
Description:
Salah satu strategi pemanfaatan bangunan cagar budaya adalah adaptive reuse.
Strategi ini juga diterapkan pada warisan industri.
Pabrik Gula Colomadu merupakan bangunan yang sudah lama terbengkalai dan tidak produktif namun menyimpan nilai sejarah yang penting.
Pabrik Gula Colomadu sebagai pionir modernisasi industri milik Bumiputera.
Pelestariannya tidak hanya terbatas pada bangunan, namun juga pemanfaatan mesin-mesin bekas pabrik gula.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan fungsi mesin bekas pabrik gula dan peranannya pada desain interior De Tjolomadoe.
Metode penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap perubahan fungsi mesin bekas pabrik gula sebagai elemen interior saat ini.
Sedangkan analisis masalah menggunakan analisis deskriptif.
De Tjolomadoe merupakan rebranding dari Pabrik Gula Colomadu.
Pelestarian bangunan dengan strategi adaptive reuse yakni mengubah fungsinya sebagai pusat kebudayaan dan seni.
Bangunan berusia 162 tahun ini dihadirkan kembali dengan semangat baru.
Mesin bekas pabrik gula tetap dirawat dan diberi fungsi baru.
Fungsi baru tersebut antara lain: sebagai unsur pendukung sense of place, koleksi museum, elemen estetik, dan desain mebel.
Keberadaan mesin eks pabrik gula menjadi elemen interior penting dan unik sekaligus bukti otentik kejayaan pabrik gula.

Related Results

Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Gula tergolong karbohidrat sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Jenis gula yang digunakan pada penelitian ini yaitu g...
Meningkatkan Daya Saing Pabrik Gula Di Indonesia Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (Kavieri I.S Tarigan)
Meningkatkan Daya Saing Pabrik Gula Di Indonesia Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (Kavieri I.S Tarigan)
Jurnal yang saya buat ini bertujuan tentang pembahasan bagaimana cara meningkatkan daya saing pabrik gula di Indonesia. Diawali dengan pendahuluan, Penulis menjelaskan keberadaan p...
INDUSTRIALISASI GULA DI JAWA TIMUR : PABRIK GULA MERITJAN KEDIRI 1883-1929
INDUSTRIALISASI GULA DI JAWA TIMUR : PABRIK GULA MERITJAN KEDIRI 1883-1929
During the colonial period of the Dutch East Indies, sugar was an important commodity in the international market besides spices,tea, and coffee. The demand for sugar is increasing...
Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Kesehatan Pekerja Di Bagian Power Plant Ptpn XIV Pabrik Gula Camming
Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Kesehatan Pekerja Di Bagian Power Plant Ptpn XIV Pabrik Gula Camming
Kesehatan dan keselamatan masyarakat pekerja sangat terkait hubungannya dengan kesejahteraan dari pekerja itu sendiri. Perusahaan jelas ingin pekerja sehat, dikarenakan pekerja yan...
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali
Kebiasaan masyarakat bali yang cukup gemar mengonsumsi rujak semakin membuat eksistensi rujak gula bali semakin melejit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas gula are...
Impor Gula Mentah (Raw Sugar) Versus Swasembada Gula
Impor Gula Mentah (Raw Sugar) Versus Swasembada Gula
Gula Kristal Putih (GKP) merupakan komoditas pangan yang dibutuhkan terbanyak kedua setelah beras oleh rakyat Indonesia. Seiring dengan meningkatnya pertambahan penduduk, permintaa...
Persepsi Masyarakat Sekitar Terhadap Aktivitas PT. IKPP Mills Tangerang
Persepsi Masyarakat Sekitar Terhadap Aktivitas PT. IKPP Mills Tangerang
<p>Penelitian ini adalah tentang persepsi masyarakat di sekitar PT IKPP Mills terhadap aktivitas PT. IKPP Mills Tangerang untuk kegiatan pabrik berdasarkan faktor individu da...

Back to Top