Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kinerja Industri dan Dinamika Kebijakan Komoditas Gula Kristal Putih Nasional

View through CrossRef
Peranan penting gula dalam perekonomian Indonesia dan merupakan salah satu barang pangan pokok diatur dalam Perpres Nomor 71 Tahun 2015 jo.59 Tahun 2020. Kebutuhan konsumsi gula semakin meningkat, sementara produksi gula dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan gula nasional menyebabkan impor gula tidak dapat dihindari. Permasalahan yang perlu diperhatikan dalam pengembangan gula nasional di tingkat on-farm, off-farm, maupun kelembagaan pendukung. Kajian bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi kinerja industri gula nasional, (2) mengidentifikasi kebijakan dan pada komoditas gula nasional. Data dan informasi dianalisis menggunakan pendekatakan deskriptif. Data menunjukkan bahwa selama periode 2010-2022, luas lahan dan produksi tebu di perkebunan rakyat dan perkebunan besar swasta mengalami penurunan, sementara luas lahan perkebunan besar negara meningkat. Produksi gula di Indonesia selama kurun waktu tersebut menunjukkan tren fluktuatif namun dengan pertumbuhan rata-rata yang positif. Rendemen gula pada perusahaan swasta umumnya lebih tinggi daripada perusahaan BUMN, baik yang berlokasi di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa. Impor gula mentah mengalami peningkatan dari tahun 2012 hingga 2022, sedangkan nilai ekspor gula mentah pada tahun 2022 juga meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Harga gula internasional, yang tercermin dari harga gula putih, terus meningkat dari tahun 2018 hingga 2022, sejalan dengan kenaikan harga gula di pasar domestik dalam periode yang sama. Kebijakan untuk mendukung pengembangan industri gula nasional tetap diperlukan, termasuk penyediaan lahan untuk pertanian tebu, pengendalian harga tebu dan gula, investasi dalam industri gula dan ketersediaan bahan baku, serta kebijakan perdagangan gula.
Title: Kinerja Industri dan Dinamika Kebijakan Komoditas Gula Kristal Putih Nasional
Description:
Peranan penting gula dalam perekonomian Indonesia dan merupakan salah satu barang pangan pokok diatur dalam Perpres Nomor 71 Tahun 2015 jo.
59 Tahun 2020.
Kebutuhan konsumsi gula semakin meningkat, sementara produksi gula dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan gula nasional menyebabkan impor gula tidak dapat dihindari.
Permasalahan yang perlu diperhatikan dalam pengembangan gula nasional di tingkat on-farm, off-farm, maupun kelembagaan pendukung.
Kajian bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi kinerja industri gula nasional, (2) mengidentifikasi kebijakan dan pada komoditas gula nasional.
Data dan informasi dianalisis menggunakan pendekatakan deskriptif.
Data menunjukkan bahwa selama periode 2010-2022, luas lahan dan produksi tebu di perkebunan rakyat dan perkebunan besar swasta mengalami penurunan, sementara luas lahan perkebunan besar negara meningkat.
Produksi gula di Indonesia selama kurun waktu tersebut menunjukkan tren fluktuatif namun dengan pertumbuhan rata-rata yang positif.
Rendemen gula pada perusahaan swasta umumnya lebih tinggi daripada perusahaan BUMN, baik yang berlokasi di Pulau Jawa maupun di luar Pulau Jawa.
Impor gula mentah mengalami peningkatan dari tahun 2012 hingga 2022, sedangkan nilai ekspor gula mentah pada tahun 2022 juga meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Harga gula internasional, yang tercermin dari harga gula putih, terus meningkat dari tahun 2018 hingga 2022, sejalan dengan kenaikan harga gula di pasar domestik dalam periode yang sama.
Kebijakan untuk mendukung pengembangan industri gula nasional tetap diperlukan, termasuk penyediaan lahan untuk pertanian tebu, pengendalian harga tebu dan gula, investasi dalam industri gula dan ketersediaan bahan baku, serta kebijakan perdagangan gula.

Related Results

Permintaan Gula Kristal Mentah Indonesia
Permintaan Gula Kristal Mentah Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan gula kristal mentah impor dan memproyeksikan permintaan gula kristal mentah di masa yang akan d...
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Perbedaan Pemberian Larutan Gula Pasir dan Larutan Gula Aren Terhadap Kadar Gula Darah Sewaktu Tikus Wistar Jantan (Rattus Norvegicus)
Gula tergolong karbohidrat sederhana karena dapat larut dalam air dan langsung diserap oleh tubuh untuk diubah menjadi energi. Jenis gula yang digunakan pada penelitian ini yaitu g...
Impor Gula Mentah (Raw Sugar) Versus Swasembada Gula
Impor Gula Mentah (Raw Sugar) Versus Swasembada Gula
Gula Kristal Putih (GKP) merupakan komoditas pangan yang dibutuhkan terbanyak kedua setelah beras oleh rakyat Indonesia. Seiring dengan meningkatnya pertambahan penduduk, permintaa...
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali
Kualitas Gula Aren Khas Buleleng, Gula Kelapa Khas Klungkung, dan Gula Lontar Khas Karangasem dalam Pembuatan Rujak Gula Bali
Kebiasaan masyarakat bali yang cukup gemar mengonsumsi rujak semakin membuat eksistensi rujak gula bali semakin melejit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas gula are...
Inovasi Jambu Kristal serta Pengolahan Sampah Jambu Kristal menjadi Eco Enzim di Desa Bantarsari Kabupaten Bogor
Inovasi Jambu Kristal serta Pengolahan Sampah Jambu Kristal menjadi Eco Enzim di Desa Bantarsari Kabupaten Bogor
Mitra dalam Program Kemitraan Masyarakat ini adalah Petani Jambu kristal di Desa Bantarsari Kabupaten Bogor, UMKM di Desa Bantarsari berupaya memajukan usaha jambu kristal menjadi ...
DINAMIKA AGROINDUSTRI GULA INDONESIA: TINJAUAN ANALISIS SISTEM
DINAMIKA AGROINDUSTRI GULA INDONESIA: TINJAUAN ANALISIS SISTEM
AbstrakAgroindustri gula memiliki peran yang penting dan strategis bagi ekonomi masyarakat Indonesia sejak zaman penjajahan Belanda sampai dengan saat ini. Produksi gula mengalami ...

Back to Top