Javascript must be enabled to continue!
STUDI ULANG TERHADAP HADIS-HADIS KHATAMIN NUBUWAH
View through CrossRef
Keyakinan tentang khatamin nubuwah adalah merupakan salah satu prinsip mutlak dalam keyainan aqidah Islam. Prinsip tersebut berdasarkan kepada Al Qurán dan Hadits serta Ijma’. Sebelum Nabi Muhammmad wafat beliau telah memperingatkan umatnya akan adanya para pendusta yang mengaku sebagai nabi. Apa yang sudah diperingatkan oleh Nabi Muhammad dimasa hidup beliau tersebut menjadi kenyataaan. Yaitu munculnya paham atau aliran yang meyakini adanya nabi atau rasul setelah kenabian Muhammad, akhirnya hal tersebut menjadi polemik dan memicu terjadinya perbedangan pandang dalam menyikapi paham dan aliran tersebut di tengah-tengah masyarakat. Kenyataan ini menarik untuk dikaji dan diteliti dari sisi kajian hadits-hadits yang berkenaan dengan khatamin nubuwah. Pengkajian terhadap hadits-hadits khatamin nubuwah memiliki dua sisi urgen dalam kajian Islam, sisi kajian hadits dan sisi kajian aqidah Islamiyah. Akan tetapi penelitian ini akan lebih focus tentang hadits-hadits yang berhungan dengan khatamin nubuwah yang terdapat dalam kitab-kitab hadits yang muktabar dengan pendekatan induksi menggunakan analisis kualitatif. Tujuan penelitian ini untuk mengatahui tentang kekuatan derajat hadits-hadits yang berkenaan dengan khatamin nubuwah dari sisi jumlah dan kekuatan jalur sanadnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa secara jumlah hadits khatamin nubuwah sampai tingkat mutawatir, ada sekitar delapan belas hadits yang bisa diterima sebagai hujjah dengan redaksi dan jalur sanad yang bervariasi.
Title: STUDI ULANG TERHADAP HADIS-HADIS KHATAMIN NUBUWAH
Description:
Keyakinan tentang khatamin nubuwah adalah merupakan salah satu prinsip mutlak dalam keyainan aqidah Islam.
Prinsip tersebut berdasarkan kepada Al Qurán dan Hadits serta Ijma’.
Sebelum Nabi Muhammmad wafat beliau telah memperingatkan umatnya akan adanya para pendusta yang mengaku sebagai nabi.
Apa yang sudah diperingatkan oleh Nabi Muhammad dimasa hidup beliau tersebut menjadi kenyataaan.
Yaitu munculnya paham atau aliran yang meyakini adanya nabi atau rasul setelah kenabian Muhammad, akhirnya hal tersebut menjadi polemik dan memicu terjadinya perbedangan pandang dalam menyikapi paham dan aliran tersebut di tengah-tengah masyarakat.
Kenyataan ini menarik untuk dikaji dan diteliti dari sisi kajian hadits-hadits yang berkenaan dengan khatamin nubuwah.
Pengkajian terhadap hadits-hadits khatamin nubuwah memiliki dua sisi urgen dalam kajian Islam, sisi kajian hadits dan sisi kajian aqidah Islamiyah.
Akan tetapi penelitian ini akan lebih focus tentang hadits-hadits yang berhungan dengan khatamin nubuwah yang terdapat dalam kitab-kitab hadits yang muktabar dengan pendekatan induksi menggunakan analisis kualitatif.
Tujuan penelitian ini untuk mengatahui tentang kekuatan derajat hadits-hadits yang berkenaan dengan khatamin nubuwah dari sisi jumlah dan kekuatan jalur sanadnya.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa secara jumlah hadits khatamin nubuwah sampai tingkat mutawatir, ada sekitar delapan belas hadits yang bisa diterima sebagai hujjah dengan redaksi dan jalur sanad yang bervariasi.
Related Results
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of ...
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
MANHAJ AHMAD LUTFI FATHULLAH DALAM HADIS-HADIS LEMAH DAN PALSU DALAM KITAB DURRATUN NASIHIN
Kitab Durratun Nashihin merupakan salah satu kitab yang bercorak targhib dan tarhib, banyak digunakan oleh masyarakat muslim khususnya di Indonesia. Ternyata di dalamnya banyak mem...
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
Sunan Abu Dawud merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi hadis Sunni. Kitab ini disusun oleh Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Ash'ath al-Sijistani pada abad ke-...
Etika Praktis Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Studi Hadis Berlandaskan Nilai Islam dan Asas Etika Digital
Etika Praktis Penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam Studi Hadis Berlandaskan Nilai Islam dan Asas Etika Digital
Abstrak
Tradisi keilmuan memasuki fase Artificial Intellegence (AI) yang berimplikasi pada ranah verifikasi, klasifikasi, hingga analisis matan. Dengan kemajuan ini, peneliti hadi...
WACANA SAINTIFIK HADIS DALAM KONSTRUKSI KESAHIHAN HADIS
WACANA SAINTIFIK HADIS DALAM KONSTRUKSI KESAHIHAN HADIS
Penelitian ini bermaksud menjelaskan penelitian hadis menurut standar prosedur ilmiah penelitian hadis yang disebut saintifik hadis. Wacana saintifik hadis dalam konstruksi kesahih...

