Javascript must be enabled to continue!
Kajian Simpang Koordinasi Moh Yamin Juanda – Moh Hatta Gatot Subroto di Kota Palu
View through CrossRef
Pada CBD (Central Business District) wilayah Kota Palu terdapat 4 persinyalan simpang yang memiliki kinerja suboptimal simpang susun eksisting yang dapat dilihat dari tingkat kejenuhan simpang dengan nilai rata-rata derajat saturasi eksisting pada simpang Moh Yamin – Juanda 0,88, rata-rata antrian kendaraan adalah 33,91 pcu, dan delay 104,99 detik/pcu, di simpang Juanda – Mangunsakoro 0,89, rata-rata antrian kendaraan 20,56 pcu, dan delay 78,95 detik/pcu, di Simpang Moh.Hatta – Setia Budi 0,87, rata-rata antrian kendaraan 19,53 pcu, dan delay 58,90 detik/pcu dan di Simpang Moh.Hatta – Gatot Subroto 0,90, rata-rata antrian kendaraan 25,17 pcu, dan penundaan 89,39 detik/PCU selama jam sibuk. Dilihat dari hal tersebut, maka perlu dilakukan optimalisasi kinerja persimpangan dengan menentukan timing siklus persimpangan bersinyal sesuai dengan volume lalu lintas yang ada. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada PKJI 2023 dan untuk analisis lebih lanjut berupa optimalisasi isolasi dan koordinasi persimpangan menggunakan Transyt 14.1 Program sebagai model dalam upaya mengoptimalkan persimpangan untuk menemukan cycle timing yang optimal dengan tujuan menghasilkan performa trafik yang lebih baik. Usulan optimalisasi persimpangan yang efektif untuk diterapkan pada 4 persimpangan adalah optimalisasi isolasi persimpangan, koordinasi persimpangan belum optimal diterapkan pada 4 persimpangan karena di antara 4 persimpangan tersebut terdapat beberapa persimpangan yang tidak memiliki apill.
Title: Kajian Simpang Koordinasi Moh Yamin Juanda – Moh Hatta Gatot Subroto di Kota Palu
Description:
Pada CBD (Central Business District) wilayah Kota Palu terdapat 4 persinyalan simpang yang memiliki kinerja suboptimal simpang susun eksisting yang dapat dilihat dari tingkat kejenuhan simpang dengan nilai rata-rata derajat saturasi eksisting pada simpang Moh Yamin – Juanda 0,88, rata-rata antrian kendaraan adalah 33,91 pcu, dan delay 104,99 detik/pcu, di simpang Juanda – Mangunsakoro 0,89, rata-rata antrian kendaraan 20,56 pcu, dan delay 78,95 detik/pcu, di Simpang Moh.
Hatta – Setia Budi 0,87, rata-rata antrian kendaraan 19,53 pcu, dan delay 58,90 detik/pcu dan di Simpang Moh.
Hatta – Gatot Subroto 0,90, rata-rata antrian kendaraan 25,17 pcu, dan penundaan 89,39 detik/PCU selama jam sibuk.
Dilihat dari hal tersebut, maka perlu dilakukan optimalisasi kinerja persimpangan dengan menentukan timing siklus persimpangan bersinyal sesuai dengan volume lalu lintas yang ada.
Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada PKJI 2023 dan untuk analisis lebih lanjut berupa optimalisasi isolasi dan koordinasi persimpangan menggunakan Transyt 14.
1 Program sebagai model dalam upaya mengoptimalkan persimpangan untuk menemukan cycle timing yang optimal dengan tujuan menghasilkan performa trafik yang lebih baik.
Usulan optimalisasi persimpangan yang efektif untuk diterapkan pada 4 persimpangan adalah optimalisasi isolasi persimpangan, koordinasi persimpangan belum optimal diterapkan pada 4 persimpangan karena di antara 4 persimpangan tersebut terdapat beberapa persimpangan yang tidak memiliki apill.
Related Results
Evaluasi Tingkat Pelayanan Jalan Studi Kasus: Jalan Gatot Subroto Jakarta
Evaluasi Tingkat Pelayanan Jalan Studi Kasus: Jalan Gatot Subroto Jakarta
Gatot Subroto is one of the primary roads in Jakarta with primary arterial type. Gatot Subroto road passes through two administrative cities, namely the administrative cities of So...
OPTIMASI SIMPANG BERSINYAL JALAN MERDEKA KOTA LHOKSEUMAWE
OPTIMASI SIMPANG BERSINYAL JALAN MERDEKA KOTA LHOKSEUMAWE
Optimasi simpang bersinyal dimaksudkan untuk mengoptimalkan kinerja suatu jaringan jalan khususnya pada persimpangan bersinyal. Salah satu bentuk optimasi adalah melakukan sinkroni...
ANALISIS KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG WIROBRAJAN DAN SIMPANG NGABEAN YOGYAKARTA
ANALISIS KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG WIROBRAJAN DAN SIMPANG NGABEAN YOGYAKARTA
Banyaknya persimpangan di kota besar seperti Yogyakarta terlebih pada simpang dengan jarak yang terlalu dekat seperti pada Simpang Wirobrajan dan Simpang Ngabean, membuat kendaraan...
ANALISIS KEBISINGAN ARUS LALU LINTAS DI LUAR DAN DI DALAM RUANGAN PADA KAWASAN SIMPANG LIMA SUNSET ROAD
ANALISIS KEBISINGAN ARUS LALU LINTAS DI LUAR DAN DI DALAM RUANGAN PADA KAWASAN SIMPANG LIMA SUNSET ROAD
Kebisingan karena lalu lintas pada daerah perkotaan di Bali menyebabkan terganggunya masyarakat sekitar dan pada sektor pariwisata. Kawasan Simpang Lima Sunset Road menjadi salah s...
Analisa Simpang Berdasarkan Kondisi Lingkungan Yang Menyebabkan Antrian Panjang
Analisa Simpang Berdasarkan Kondisi Lingkungan Yang Menyebabkan Antrian Panjang
Dengan pesatnya perkembangan Kota Surabaya sebagai kota metropokitan khususnya di daerah-daerah pusat kegiatan, banyak dirasakan olehbanyak pengguna jalan yang selalu terjadi kemac...
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Simpang Purwosari – Ngambon merupakan simpang tiga tak bersinyal.Volume lalu lintas yang melewati simpang ini cukup padat dan bervariasi pada tiap lengan sehingga menyebabkan kemac...
Analisis Panjang Antrian Dan Tundaan Pada Persimpangan Bersinyal Jl. Diponegoro – Jl. Gatot Subroto – Jl. By Pass – Jl. M.H. Thamrin di Kota Raha
Analisis Panjang Antrian Dan Tundaan Pada Persimpangan Bersinyal Jl. Diponegoro – Jl. Gatot Subroto – Jl. By Pass – Jl. M.H. Thamrin di Kota Raha
Transpotasi merupakan aspek kehidupan yang mempunyai peranan dalam kegiatan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Permasalahan transportasi di kota besar semakin meningkat dari waktu k...
Analisis Kinerja Simpang Stegar Tak Bersinyal pada Jl. Buah Batu - Jl. Solontongan - Jl. Suryalaya Kota Bandung
Analisis Kinerja Simpang Stegar Tak Bersinyal pada Jl. Buah Batu - Jl. Solontongan - Jl. Suryalaya Kota Bandung
Kota Bandung merupakan kota yang banyak memiliki simpang dan jarak antara simpangnyaberdekatan. Simpang merupakan pertemuan antara beberapa jalan menjadi satu. Pada simpangsering t...

