Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Panjang Antrian Dan Tundaan Pada Persimpangan Bersinyal Jl. Diponegoro – Jl. Gatot Subroto – Jl. By Pass – Jl. M.H. Thamrin di Kota Raha

View through CrossRef
Transpotasi merupakan aspek kehidupan yang mempunyai peranan dalam kegiatan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Permasalahan transportasi di kota besar semakin meningkat dari waktu ke waktu dengan kemajuan ekonomi dan tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor  Pada simpang Jl. Diponegoro – Jl. Gatot Subroto – Jl. By Pass - Jl. M.H. Thamrin Di Kota Raha volume kenderaan yang melalui persimpangan tersebut sangat tinggi, sehingga pada persimpangan ini mengakibatkan kemacet lalu lintas. Tinjauan arus jenuh dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kapasitas simpang yang dapat ditampung oleh simpang tersebut dan melihat perbedaan nilai arus jenuh terhadap simpang yang jenuh dan tidak jenuh. Maksud dari penelitian yaitu untuk mengetahui kinerja ruas jalan, antrian dan tundaan pada simpang bersinyal. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Analisis data digunakan dengan menggunakan cara manual seperti dalam Manual   Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) untuk simpang bersinyal. Dari hasil penelitian yang dilakukan yaitu kinerja persimpangan bersinyal Jln. Gatot Subroto - Jln. M.H. Thamrin - Jln. By Pass - Jln. Diponegoro yaitu menghasilkan nilai D (arus tidak stabil). Antrian Lalu-lintas Pada Simpang Bersinyal yaitu 31,25 m untuk pendekat utara sebesar, 24,39 m untuk pendekat selatan, 28,57 m untuk pendekat timur, 33,33 m untuk pendekat barat. Tundaan rata – rata untuk seluruh simpang sebesar 43,19 det/smp.
Title: Analisis Panjang Antrian Dan Tundaan Pada Persimpangan Bersinyal Jl. Diponegoro – Jl. Gatot Subroto – Jl. By Pass – Jl. M.H. Thamrin di Kota Raha
Description:
Transpotasi merupakan aspek kehidupan yang mempunyai peranan dalam kegiatan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Permasalahan transportasi di kota besar semakin meningkat dari waktu ke waktu dengan kemajuan ekonomi dan tingkat pertumbuhan kendaraan bermotor  Pada simpang Jl.
Diponegoro – Jl.
Gatot Subroto – Jl.
By Pass - Jl.
M.
H.
Thamrin Di Kota Raha volume kenderaan yang melalui persimpangan tersebut sangat tinggi, sehingga pada persimpangan ini mengakibatkan kemacet lalu lintas.
Tinjauan arus jenuh dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kapasitas simpang yang dapat ditampung oleh simpang tersebut dan melihat perbedaan nilai arus jenuh terhadap simpang yang jenuh dan tidak jenuh.
Maksud dari penelitian yaitu untuk mengetahui kinerja ruas jalan, antrian dan tundaan pada simpang bersinyal.
Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Analisis data digunakan dengan menggunakan cara manual seperti dalam Manual   Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997) untuk simpang bersinyal.
Dari hasil penelitian yang dilakukan yaitu kinerja persimpangan bersinyal Jln.
Gatot Subroto - Jln.
M.
H.
Thamrin - Jln.
By Pass - Jln.
Diponegoro yaitu menghasilkan nilai D (arus tidak stabil).
Antrian Lalu-lintas Pada Simpang Bersinyal yaitu 31,25 m untuk pendekat utara sebesar, 24,39 m untuk pendekat selatan, 28,57 m untuk pendekat timur, 33,33 m untuk pendekat barat.
Tundaan rata – rata untuk seluruh simpang sebesar 43,19 det/smp.

Related Results

Evaluasi Tingkat Pelayanan Jalan Studi Kasus: Jalan Gatot Subroto Jakarta
Evaluasi Tingkat Pelayanan Jalan Studi Kasus: Jalan Gatot Subroto Jakarta
Gatot Subroto is one of the primary roads in Jakarta with primary arterial type. Gatot Subroto road passes through two administrative cities, namely the administrative cities of So...
OPTIMASI SIMPANG BERSINYAL JALAN MERDEKA KOTA LHOKSEUMAWE
OPTIMASI SIMPANG BERSINYAL JALAN MERDEKA KOTA LHOKSEUMAWE
Optimasi simpang bersinyal dimaksudkan untuk mengoptimalkan kinerja suatu jaringan jalan khususnya pada persimpangan bersinyal. Salah satu bentuk optimasi adalah melakukan sinkroni...
Kajian Simpang Koordinasi Moh Yamin Juanda – Moh Hatta Gatot Subroto di Kota Palu
Kajian Simpang Koordinasi Moh Yamin Juanda – Moh Hatta Gatot Subroto di Kota Palu
Pada CBD (Central Business District) wilayah Kota Palu terdapat 4 persinyalan simpang yang memiliki kinerja suboptimal simpang susun eksisting yang dapat dilihat dari tingkat kejen...
ANALISIS BELOK KIRI LANGSUNG PADA RANCANG BANGUN SIMPANG EMPAT BERSINYAL
ANALISIS BELOK KIRI LANGSUNG PADA RANCANG BANGUN SIMPANG EMPAT BERSINYAL
Salah satu indikator sistem jaringan jalan yang baik dengan minimnya hambatan ataupun antrian pada sistem jaringan jalan terutama pada persimpangan. Permasalahan yang sering terjad...
Pemodelan Kinerja Persimpangan Sebidang Jalan Raya Menggunakan Perangkat Lunak Vissim
Pemodelan Kinerja Persimpangan Sebidang Jalan Raya Menggunakan Perangkat Lunak Vissim
Persimpangan jalan sebidang  merupakan  tempat yang berpotensi terjadinya konflik antar kendaran yang pada saat yang bersamaan berada pada titik  yang sama.. Untuk menghindari terj...
EVALUASI KINERJA SIMPANG PADA JALAN MARTADINATA KOTA MALANG
EVALUASI KINERJA SIMPANG PADA JALAN MARTADINATA KOTA MALANG
Persimpangan merupakan faktor penentu dalam menentukan kapasitas dan waktu perjalanan pada suatu ruas jalan yang mendorong perkembangan transportasi di kota Malang. Dampak dari hal...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Analisis Kinerja Simpang Stegar Tak Bersinyal pada Jl. Buah Batu - Jl. Solontongan - Jl. Suryalaya Kota Bandung
Analisis Kinerja Simpang Stegar Tak Bersinyal pada Jl. Buah Batu - Jl. Solontongan - Jl. Suryalaya Kota Bandung
Kota Bandung merupakan kota yang banyak memiliki simpang dan jarak antara simpangnyaberdekatan. Simpang merupakan pertemuan antara beberapa jalan menjadi satu. Pada simpangsering t...

Back to Top