Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kinerja Simpang Stegar Tak Bersinyal pada Jl. Buah Batu - Jl. Solontongan - Jl. Suryalaya Kota Bandung

View through CrossRef
Kota Bandung merupakan kota yang banyak memiliki simpang dan jarak antara simpangnyaberdekatan. Simpang merupakan pertemuan antara beberapa jalan menjadi satu. Pada simpangsering terjadi konflik kendaraan bermotor, khususnya simpang tidak bersinyal. Kecenderunganpengguna kendaraan bermotor pada saat ini selalu ingin cepat dan ingin menang sendiri dan seringmengakibatkan konflik di persimpangan. Akibat terjadinya konflik dan hambatan padapersimpangan, maka meningkatnya juga tundaan dan derajat kejenuhan (DS) di simpang tersebut.Analisis dilakukan pada simpang empat steger tak bersinyal, tepatnya pada jl.Buahbatu–jl.Solontongan–jl.Suryalaya. Data diperoleh dari survei lapangan berupa geometri simpang, aruslalulintas pada waktu pagi, siang dan sore selama 3 jam kemudian diambil peakhour, polapergerakan kendaraan pada jam tertentu, kecepatan dan keadaan hambatan samping secara visualpada simpang tersebut. Analisis terhadap simpang empat steger tak bersinyal ini dilakukan denganmengunakan metode MKJI yaitu simpang empat bersinyal, Simpang tiga tak bersinyal dansimpang tiga bersinyal. Analisis awal dilakukan dengan menggunakan metode MKJI simpang tigatak bersinyal untuk mengetahui kinerja simpang tersebut dan menghasilkan DS>1. Alternatif yangdianalisis sebanyak 3 alternatif dan menghasilkan data tundaan dan derajat kejenuhan. Dari ketigaalternatif tersebut didapatkan Alternatif terpilih yaitu alternatif 3 dengan cara menggunakanseparator pada area disekitar simpang tersebut sepanjang 300 m dan menghasilkan derajatkejenuhan rata–rata < 0,6..
Title: Analisis Kinerja Simpang Stegar Tak Bersinyal pada Jl. Buah Batu - Jl. Solontongan - Jl. Suryalaya Kota Bandung
Description:
Kota Bandung merupakan kota yang banyak memiliki simpang dan jarak antara simpangnyaberdekatan.
Simpang merupakan pertemuan antara beberapa jalan menjadi satu.
Pada simpangsering terjadi konflik kendaraan bermotor, khususnya simpang tidak bersinyal.
Kecenderunganpengguna kendaraan bermotor pada saat ini selalu ingin cepat dan ingin menang sendiri dan seringmengakibatkan konflik di persimpangan.
Akibat terjadinya konflik dan hambatan padapersimpangan, maka meningkatnya juga tundaan dan derajat kejenuhan (DS) di simpang tersebut.
Analisis dilakukan pada simpang empat steger tak bersinyal, tepatnya pada jl.
Buahbatu–jl.
Solontongan–jl.
Suryalaya.
Data diperoleh dari survei lapangan berupa geometri simpang, aruslalulintas pada waktu pagi, siang dan sore selama 3 jam kemudian diambil peakhour, polapergerakan kendaraan pada jam tertentu, kecepatan dan keadaan hambatan samping secara visualpada simpang tersebut.
Analisis terhadap simpang empat steger tak bersinyal ini dilakukan denganmengunakan metode MKJI yaitu simpang empat bersinyal, Simpang tiga tak bersinyal dansimpang tiga bersinyal.
Analisis awal dilakukan dengan menggunakan metode MKJI simpang tigatak bersinyal untuk mengetahui kinerja simpang tersebut dan menghasilkan DS>1.
Alternatif yangdianalisis sebanyak 3 alternatif dan menghasilkan data tundaan dan derajat kejenuhan.
Dari ketigaalternatif tersebut didapatkan Alternatif terpilih yaitu alternatif 3 dengan cara menggunakanseparator pada area disekitar simpang tersebut sepanjang 300 m dan menghasilkan derajatkejenuhan rata–rata < 0,6.

Related Results

Analisa Kinerja Bersinyal Pada Jalan Pasca Perubahan Arus Di Kota Medan
Analisa Kinerja Bersinyal Pada Jalan Pasca Perubahan Arus Di Kota Medan
Transportasi merupakan kegiatan yang penting bagi masyarakat. Dari banyak hal, kualitas hidup masyarakat salah satunya dipengaruhi oleh transportasi dan akses ke tempat kerja, temp...
OPTIMASI SIMPANG BERSINYAL JALAN MERDEKA KOTA LHOKSEUMAWE
OPTIMASI SIMPANG BERSINYAL JALAN MERDEKA KOTA LHOKSEUMAWE
Optimasi simpang bersinyal dimaksudkan untuk mengoptimalkan kinerja suatu jaringan jalan khususnya pada persimpangan bersinyal. Salah satu bentuk optimasi adalah melakukan sinkroni...
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Simpang Purwosari – Ngambon merupakan simpang tiga tak bersinyal.Volume lalu lintas yang melewati simpang ini cukup padat dan bervariasi pada tiap lengan sehingga menyebabkan kemac...
ANALISIS PENGARUH RASIO KENDARAAN BELOK KANAN TERHADAP KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL
ANALISIS PENGARUH RASIO KENDARAAN BELOK KANAN TERHADAP KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL
Rasio kendaraan belok kanan berpengaruh terhadap tundaan dan peluang antrian pada simpang tak bersinyal. Penelitian ini akan membandingkan pengaruh rasio belok kanan terhadap kiner...
Analisa Simpang Berdasarkan Kondisi Lingkungan Yang Menyebabkan Antrian Panjang
Analisa Simpang Berdasarkan Kondisi Lingkungan Yang Menyebabkan Antrian Panjang
Dengan pesatnya perkembangan Kota Surabaya sebagai kota metropokitan khususnya di daerah-daerah pusat kegiatan, banyak dirasakan olehbanyak pengguna jalan yang selalu terjadi kemac...
PREDIKSI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL PADA JL. BOULEVARD – JL. ADHYAKSA BARU
PREDIKSI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL PADA JL. BOULEVARD – JL. ADHYAKSA BARU
Kondisi simpang tak bersinyal jalan Boulevard – jalan Adhyaksa Baru mengalami kemacetan hampir setiap harinya terutama pada jam-jam puncak yaitu antara pukul 16.00 wita sampai deng...
ANALISIS KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG WIROBRAJAN DAN SIMPANG NGABEAN YOGYAKARTA
ANALISIS KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG WIROBRAJAN DAN SIMPANG NGABEAN YOGYAKARTA
Banyaknya persimpangan di kota besar seperti Yogyakarta terlebih pada simpang dengan jarak yang terlalu dekat seperti pada Simpang Wirobrajan dan Simpang Ngabean, membuat kendaraan...

Back to Top