Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KARAKTERISTIK FRUIT LEATHER DENGAN VARIASI RASIO BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) – PEPAYA (Carica papaya L.) DAN SUHU PENGERINGAN

View through CrossRef
Buah naga merah merupakan buah tropis yang kaya akan antioksidan, namun kurang disukai karenarasanya yang tidak begitu manis. Buah naga merah juga sangat mudah mengalami kerusakan karenakandungan kadar air yang tinggi. Fruit leather adalah jenis olahan produk makanan yang berasal dari buburdaging buah yang dikeringkan sampai kadar air berkisar 10-15%. Pembuatan fruit leather memerlukan buahyang memiliki kandungan serat yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristikfruit leather dengan perbandingan buah naga merah dan pepaya serta mengkaji suhu pengeringan yangtepat untuk mendapatkan karakteristik fruit leather yang baik.Perlakuan yang diberikan meliputi perbandingan buah pepaya: naga merah, yaitu 20:80, 30:70,dan 40:60. Perlakuan yang kedua adalah suhu pengeringan, yaitu 140, 150, dan 1600C. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa perbandingan buah naga merah - pepaya dan suhu pengeringan berpengaruh nyataterhadap karateristik kimia dan organoleptik fruit leather. Berdasarkan tujuan penelitian diperoleh fruitleather terbaik pada perlakuan perbandingan daging buah pepaya:daging buah naga (20:80) dan suhupengeringan 1400C. Fruit leather yang dihasilkan memiliki kadar air 14,41%, kadar abu 2,91%, kadar gula total48,91%, kadar vitamin C 25,24 mg/100, dan derajat keasaman (pH) 4,83. Uji sensori yang didapatkan padaperlakuan tersebut adalah warna orange kemerahan dengan nilai 3,51, rasa tidak begitu manis dengan nilai3,71, tekstur agak kenyal dengan nilai 2,93, kesukaan keseluruhan sangat suka dengan nilai 3,67.Kata kunci: buah naga merah, pepaya, fruit leather, suhu pengeringan.
Title: KARAKTERISTIK FRUIT LEATHER DENGAN VARIASI RASIO BUAH NAGA MERAH (Hylocereus polyrhizus) – PEPAYA (Carica papaya L.) DAN SUHU PENGERINGAN
Description:
Buah naga merah merupakan buah tropis yang kaya akan antioksidan, namun kurang disukai karenarasanya yang tidak begitu manis.
Buah naga merah juga sangat mudah mengalami kerusakan karenakandungan kadar air yang tinggi.
Fruit leather adalah jenis olahan produk makanan yang berasal dari buburdaging buah yang dikeringkan sampai kadar air berkisar 10-15%.
Pembuatan fruit leather memerlukan buahyang memiliki kandungan serat yang tinggi.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristikfruit leather dengan perbandingan buah naga merah dan pepaya serta mengkaji suhu pengeringan yangtepat untuk mendapatkan karakteristik fruit leather yang baik.
Perlakuan yang diberikan meliputi perbandingan buah pepaya: naga merah, yaitu 20:80, 30:70,dan 40:60.
Perlakuan yang kedua adalah suhu pengeringan, yaitu 140, 150, dan 1600C.
Hasil penelitianmenunjukkan bahwa perbandingan buah naga merah - pepaya dan suhu pengeringan berpengaruh nyataterhadap karateristik kimia dan organoleptik fruit leather.
Berdasarkan tujuan penelitian diperoleh fruitleather terbaik pada perlakuan perbandingan daging buah pepaya:daging buah naga (20:80) dan suhupengeringan 1400C.
Fruit leather yang dihasilkan memiliki kadar air 14,41%, kadar abu 2,91%, kadar gula total48,91%, kadar vitamin C 25,24 mg/100, dan derajat keasaman (pH) 4,83.
Uji sensori yang didapatkan padaperlakuan tersebut adalah warna orange kemerahan dengan nilai 3,51, rasa tidak begitu manis dengan nilai3,71, tekstur agak kenyal dengan nilai 2,93, kesukaan keseluruhan sangat suka dengan nilai 3,67.
Kata kunci: buah naga merah, pepaya, fruit leather, suhu pengeringan.

Related Results

Karakteristik Pengeringan Ikan Kembung (Mackerel Fish) Menggunakan Metoda Pengeringan Konveksi Dengan Suhu Bertingkat
Karakteristik Pengeringan Ikan Kembung (Mackerel Fish) Menggunakan Metoda Pengeringan Konveksi Dengan Suhu Bertingkat
Ikan kembung kering merupakan salah satu solusi untuk mengatasi berlimpahnya hasil tangkapan dan pembusukan pada ikan kembung. Namun, saat ini proses pengeringan yang dilakukan ole...
INOVASI PENGOLAHAN PEPAYA MENJADI SWIR PEPAYA GORENG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI EKONOMI
INOVASI PENGOLAHAN PEPAYA MENJADI SWIR PEPAYA GORENG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI EKONOMI
ABSTRAK   Proposal ini membahas tentang inovasi baru dalam menambah nilai serta manfaat dari buah pepaya. Buah pepaya sangat familiar oleh masyarakat terutama di Indone...
Stabilitas Formulasi Gel Ekstrak Buah Naga
Stabilitas Formulasi Gel Ekstrak Buah Naga
Tanaman buah yang berpotensi sebagai bahan obat adalah buah naga. Buah naga dapat mengobati berbagai macam penyakit diantaranya adalah penyeimbang kadar gula darah, pencegah kanker...
Inovasi Produk Biji Pepaya Menjadi Serbuk Biji Pepaya
Inovasi Produk Biji Pepaya Menjadi Serbuk Biji Pepaya
Penduduk Desa Umbulsari terkenal sebagai petani pepaya. Pepaya merupakan salah satu buah yang bisa dibeli dengan harga murah. Karena melimpahnya buah pepaya di Umbulsari maka diben...
Keragaman Kualitas Fisik dan Kimia Buah Pepaya Calina di Balumbangjaya
Keragaman Kualitas Fisik dan Kimia Buah Pepaya Calina di Balumbangjaya
Pepaya merupakan tanaman yang dapat berproduksi sepanjang tahun di Indonesia. Pepaya memiliki banyak varietas sehingga memiliki rasa, bentuk dan ukuran buah yang beragam. Keragaman...
Kinetika Perubahan Mutu Sediaan Sabun Padat Transparan Dari Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.)
Kinetika Perubahan Mutu Sediaan Sabun Padat Transparan Dari Ekstrak Daun Pepaya (Carica Papaya L.)
Intisari— Daun pepaya mengandung pigmen klorofil yang dapat digunakan sebagai bahan pewarna alami. Oleh karenanya, kandungan klorofil dari daun pepaya dapat dimanfaatkan menjadi ba...
PERBANDINGAN DAYA HAMBAT VARIASI EKSTRAK ETANOL BIJI PEPAYA(Carica papaya L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli ESBL
PERBANDINGAN DAYA HAMBAT VARIASI EKSTRAK ETANOL BIJI PEPAYA(Carica papaya L.) TERHADAP PERTUMBUHAN Escherichia coli ESBL
Latar belakang: Extended-Spectrum Beta Lactamase (ESBL) merupakan enzim yang diproduksi oleh bakteri gram negatif salah satunya adalah E coli. Dimana bakteri jenis ini mampu mengha...

Back to Top