Javascript must be enabled to continue!
SKALA PRIORITAS USULAN PENANGANAN JALAN DALAM UPAYA STRATEGI PENINGKATAN KEMANTAPAN JALAN
View through CrossRef
Abstract - The stability of roads is one of the important indicators in supporting connectivity and smooth transportation, which directly impacts the economy and the welfare of the community. Therefore, an appropriate road management strategy is needed to enhance road stability in order to support the acceleration of economic growth and equitable development in Tasikmalaya Regency. The aim of this research is to establish a priority scale for road handling proposals based on resource and budget constraints. The method used involves criterion-based analysis such as road criteria that support access to basic service facilities, economic centers in the form of agricultural and fisheries production centers, trade and tourism industries, smooth road programs, transportation infrastructure node facilities, connectivity in provincial border areas, as well as supporting programs outlined in presidential regulations. By using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method, the proposed road handling is ranked based on its weight level. Data was collected through interviews and questionnaires with policymakers/stakeholders. From the data analysis, the results of the criteria weights are as follows: the criterion supporting access to basic service facilities (0.37), the criterion supporting access to economic centers in the form of agricultural and fishery production centers, industry, trade, and tourism (0.24), the criterion supporting the smooth road program (0.08), the criterion supporting access to transportation infrastructure hubs (0.16), the criterion supporting connectivity in provincial border areas (0.09), and the criterion supporting programs in presidential regulations. (0,07). The order of road segments based on priority for handling proposals is Papayan - Cikalong, Warungpeuteuy - Taraju, Sindangreret - Cidadap, Pasirgintung - Lengkongbarang, Cirendeu - Cihanura, Taraju - Bojonggambir, and Warunglegok - Cikeusal.
Keywords: Steady Road, AHP, Treatment Priority Scale
Abstrak – Kemantapan jalan merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung konektivitas dan kelancaran transportasi, yang berdampak langsung pada perekonomian serta kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi penanganan jalan yang tepat untuk meningkatkan kemantapan jalan guna mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun skala prioritas usulan penanganan jalan yang berbasis pada keterbatasan sumber daya dan anggaran. Metode yang digunakan melibatkan analisis berbasis kriteria seperti kriteria jalan yang mendukung askses fasilitas pelayanan dasar, pusat perekonomian berupa sentra produksi pertanian dan perikanan, perindustrian perdagangan dan pariwisata, program jalan mulus, fasilitas simpul infrastruktur transportasi, konektivitas di kawasan perbatasan provinsi serta mendukung program yang ada dalam peraturan presiden. Dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) usulan penanganan jalan diurutkan berdasarkan tingkat bobotnya. Data dikumpulkan dengan wawancara dan kuisioner dengan pemangku kebijakan/Stakeholder. Dari analisis data, diperoleh hasil bobot kriteria yaitu kriteria mendukung akses fasilitas pelayanan dasar (0,37), kriteria mendukung akses pusat perekonomian berupa sentra produksi pertanian dan perikanan, perindustrian perdagangan dan pariwisata (0,24), kriteria mendukung program jalan mulus (0,08), kriteria mendukung akses fasilitas simpul infrastruktur transportasi (0,16), kriteria mendukung konektivitas di kawasan perbatasan provinsi (0,09), kriteria mendukung program dalam peraturan presiden (0,07). Urutan Ruas Jalan skala prioritas usulan penanganan jalan adalah Papayan - Cikalong, Warungpeuteuy - Taraju, Sindangreret - Cidadap, Pasirgintung - Lengkongbarang, Cirendeu - Cihanura, Taraju - Bojonggambir dan Warunglegok - Cikeusal.
Kata kunci: Kemantapan Jalan, AHP, Skala Prioritas Penanganan.
Universitas Perjuangan Tasikmalaya
Title: SKALA PRIORITAS USULAN PENANGANAN JALAN DALAM UPAYA STRATEGI PENINGKATAN KEMANTAPAN JALAN
Description:
Abstract - The stability of roads is one of the important indicators in supporting connectivity and smooth transportation, which directly impacts the economy and the welfare of the community.
Therefore, an appropriate road management strategy is needed to enhance road stability in order to support the acceleration of economic growth and equitable development in Tasikmalaya Regency.
The aim of this research is to establish a priority scale for road handling proposals based on resource and budget constraints.
The method used involves criterion-based analysis such as road criteria that support access to basic service facilities, economic centers in the form of agricultural and fisheries production centers, trade and tourism industries, smooth road programs, transportation infrastructure node facilities, connectivity in provincial border areas, as well as supporting programs outlined in presidential regulations.
By using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method, the proposed road handling is ranked based on its weight level.
Data was collected through interviews and questionnaires with policymakers/stakeholders.
From the data analysis, the results of the criteria weights are as follows: the criterion supporting access to basic service facilities (0.
37), the criterion supporting access to economic centers in the form of agricultural and fishery production centers, industry, trade, and tourism (0.
24), the criterion supporting the smooth road program (0.
08), the criterion supporting access to transportation infrastructure hubs (0.
16), the criterion supporting connectivity in provincial border areas (0.
09), and the criterion supporting programs in presidential regulations.
(0,07).
The order of road segments based on priority for handling proposals is Papayan - Cikalong, Warungpeuteuy - Taraju, Sindangreret - Cidadap, Pasirgintung - Lengkongbarang, Cirendeu - Cihanura, Taraju - Bojonggambir, and Warunglegok - Cikeusal.
Keywords: Steady Road, AHP, Treatment Priority Scale
Abstrak – Kemantapan jalan merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung konektivitas dan kelancaran transportasi, yang berdampak langsung pada perekonomian serta kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, diperlukan strategi penanganan jalan yang tepat untuk meningkatkan kemantapan jalan guna mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun skala prioritas usulan penanganan jalan yang berbasis pada keterbatasan sumber daya dan anggaran.
Metode yang digunakan melibatkan analisis berbasis kriteria seperti kriteria jalan yang mendukung askses fasilitas pelayanan dasar, pusat perekonomian berupa sentra produksi pertanian dan perikanan, perindustrian perdagangan dan pariwisata, program jalan mulus, fasilitas simpul infrastruktur transportasi, konektivitas di kawasan perbatasan provinsi serta mendukung program yang ada dalam peraturan presiden.
Dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) usulan penanganan jalan diurutkan berdasarkan tingkat bobotnya.
Data dikumpulkan dengan wawancara dan kuisioner dengan pemangku kebijakan/Stakeholder.
Dari analisis data, diperoleh hasil bobot kriteria yaitu kriteria mendukung akses fasilitas pelayanan dasar (0,37), kriteria mendukung akses pusat perekonomian berupa sentra produksi pertanian dan perikanan, perindustrian perdagangan dan pariwisata (0,24), kriteria mendukung program jalan mulus (0,08), kriteria mendukung akses fasilitas simpul infrastruktur transportasi (0,16), kriteria mendukung konektivitas di kawasan perbatasan provinsi (0,09), kriteria mendukung program dalam peraturan presiden (0,07).
Urutan Ruas Jalan skala prioritas usulan penanganan jalan adalah Papayan - Cikalong, Warungpeuteuy - Taraju, Sindangreret - Cidadap, Pasirgintung - Lengkongbarang, Cirendeu - Cihanura, Taraju - Bojonggambir dan Warunglegok - Cikeusal.
Kata kunci: Kemantapan Jalan, AHP, Skala Prioritas Penanganan.
Related Results
PENENTUAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN JALAN KOTA DI KOTA MATARAM
PENENTUAN SKALA PRIORITAS PENANGANAN JALAN KOTA DI KOTA MATARAM
Jalan adalah prasarana penting dalam pertumbuhan sosial dan ekonomi. Berdasarkan keputusan Walikota Mataram No. 1053/IX/2014, tanggal 22 September 2014, Kota Mataram memiliki 619 r...
Analisis Prioritas Pemeliharaan Jalan Kabupaten Dairi dengan Metode AHP dan GIS
Analisis Prioritas Pemeliharaan Jalan Kabupaten Dairi dengan Metode AHP dan GIS
Persoalan keterbatasan dana seringkali menjadi kendala dalam menentukan prioritas pemeliharaan jalan, termasuk pada Kabupaten Dairi. Dalam penentuan urutan prioritas jalan diperluk...
TUGAS DAN WEWENANG PEMERINTAH DALAM MELAKSANAKAN PENANGANAN FAKIR MISKIN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENANGANAN FAKIR MISKIN
TUGAS DAN WEWENANG PEMERINTAH DALAM MELAKSANAKAN PENANGANAN FAKIR MISKIN MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2011 TENTANG PENANGANAN FAKIR MISKIN
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana tugas pemerintah dalam melaksanakan penanganan fakir miskin dan bagaimana wewenang pemerintah dalam melaksanakan p...
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
EVALUASI TATA HIJAU JALUR HIJAU JALAN KOTA PEKANBARU
Jalur hijau kota Pekanbaru didominasi penanaman pohon dengan berbagai macam bentuk tajuk dan juga penanaman perdu dan penutup tanah dengan berbagai macam pola. Evaluasi terhadap ta...
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
KEPUASAN PENGGUNA JALAN TERHADAP PELAYANAN JALAN PROVINSI DI KALIMANTAN BARAT
Abstract
The quality of road services includes the performance of road infrastructure components, which include road pavement structures, road geometry, road complementary buil...
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
The research aimed at studying on intangible assets at irrigation system management. The research method consisted oftwo stages. The first stage was data collecting which was done ...
ANALISIS ASPEK DAN KRITERIA DALAM PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JEMBATAN DI KABUPATEN MALANG
ANALISIS ASPEK DAN KRITERIA DALAM PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JEMBATAN DI KABUPATEN MALANG
Jembatan merupakan suatu struktur kontruksi yang dapat memungkinkan rute transportasi melintasi sungai, danau, kali, jalan raya, jalan kereta api dan lain-lain. Jembatan mempunyai ...
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS KAWASAN JALAN NASIONAL PROVINSI BALI
ANALISIS DAMPAK LALU LINTAS KAWASAN JALAN NASIONAL PROVINSI BALI
Abstract Bali Province is a province in Indonesia with fast economic growth. The impact of this economic growth is the accelerated development of activity centers and trip generati...

