Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS ASPEK DAN KRITERIA DALAM PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JEMBATAN DI KABUPATEN MALANG

View through CrossRef
Jembatan merupakan suatu struktur kontruksi yang dapat memungkinkan rute transportasi melintasi sungai, danau, kali, jalan raya, jalan kereta api dan lain-lain. Jembatan mempunyai peranan penting karena bersama jalan menjadi tulang punggung sistem transportasi. Selain itu, jembatan merupakan infrastruktur penting pada ruas jalan yang berperan dalam memacu pentumbuhan ekonomi suatu wilayah. Penanganan infrastruktur jembatan yang optimal tentunya memerlukan manajemen yang baik, mulai dari tahap perencanaa hingga tahap pelaksanaan kontruksi. Permasalahan saat ini yaitu keterbatasan anggaran, penentuan prioritas penanganan yang tidak ditinjau dari berbagai aspek dan banyaknya usulan dari berbagai pihak yang masing-masing ingin diprioritaskan, sehingga penentuan prioritas penanganan jembatan tidak bersifat subyektif dan kurang optimal. Penelitian terkait analisis aspek dan kriteria dalam pentuan prioritas penanganan infrastruktur jembatan di Kabupaten Malang menggunakan metode AHP sangatlah penting dan perlu dilakukan berdasarkan pada penelitian-penelitian terdahulu maupun regulasi yang ada dalam pengambilan keputusan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Aspek dan Kriteria yang dipertimbangkan dalam penentuan prioritas penanganan infrastruktur jembatan di Kabupaten Malang. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan memepertimbangkan beberapa Aspek dan Kriteria diantaranya Struktur Ruang (A) dengan empat Kriteria, Usulan Masyarakat (B) dengan tiga Kriteria, Teknis (C) dengan empat Kriteria, Pelayanan Dasar (D) dengan empat Kriteria. Berdasarkan hasil Analisis AHP didapatkan prioritas Aspek secara berututan yaitu Pelayanan Dasar (0.310), Teknis (0.303), Struktur Ruang (0.236), dan Usulan Masyarakat (0.150).
LPPM ITN Malang
Title: ANALISIS ASPEK DAN KRITERIA DALAM PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JEMBATAN DI KABUPATEN MALANG
Description:
Jembatan merupakan suatu struktur kontruksi yang dapat memungkinkan rute transportasi melintasi sungai, danau, kali, jalan raya, jalan kereta api dan lain-lain.
Jembatan mempunyai peranan penting karena bersama jalan menjadi tulang punggung sistem transportasi.
Selain itu, jembatan merupakan infrastruktur penting pada ruas jalan yang berperan dalam memacu pentumbuhan ekonomi suatu wilayah.
Penanganan infrastruktur jembatan yang optimal tentunya memerlukan manajemen yang baik, mulai dari tahap perencanaa hingga tahap pelaksanaan kontruksi.
Permasalahan saat ini yaitu keterbatasan anggaran, penentuan prioritas penanganan yang tidak ditinjau dari berbagai aspek dan banyaknya usulan dari berbagai pihak yang masing-masing ingin diprioritaskan, sehingga penentuan prioritas penanganan jembatan tidak bersifat subyektif dan kurang optimal.
Penelitian terkait analisis aspek dan kriteria dalam pentuan prioritas penanganan infrastruktur jembatan di Kabupaten Malang menggunakan metode AHP sangatlah penting dan perlu dilakukan berdasarkan pada penelitian-penelitian terdahulu maupun regulasi yang ada dalam pengambilan keputusan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Aspek dan Kriteria yang dipertimbangkan dalam penentuan prioritas penanganan infrastruktur jembatan di Kabupaten Malang.
Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan memepertimbangkan beberapa Aspek dan Kriteria diantaranya Struktur Ruang (A) dengan empat Kriteria, Usulan Masyarakat (B) dengan tiga Kriteria, Teknis (C) dengan empat Kriteria, Pelayanan Dasar (D) dengan empat Kriteria.
Berdasarkan hasil Analisis AHP didapatkan prioritas Aspek secara berututan yaitu Pelayanan Dasar (0.
310), Teknis (0.
303), Struktur Ruang (0.
236), dan Usulan Masyarakat (0.
150).

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
EVALUASI BIAYA PEMELIHARAAN JEMBATAN BAJA WAI BOYAN NEGERI SEITH DENGAN PEDOMAN BINAMARGA
EVALUASI BIAYA PEMELIHARAAN JEMBATAN BAJA WAI BOYAN NEGERI SEITH DENGAN PEDOMAN BINAMARGA
Jembatan baja adalah struktur penting dalam infrastruktur transportasi dan harus dipelihara dan diperiksa secara teratur untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lint...
Studi Alternatif Perencanaan Struktur Jembatan: Studi Kasus Jembatan Biru Ruas Jalan Bandongan Salamkanci
Studi Alternatif Perencanaan Struktur Jembatan: Studi Kasus Jembatan Biru Ruas Jalan Bandongan Salamkanci
Jembatan Biru menghubungkan Ruas Jalan Bandongan – Salamkanci. Lokasi Jembatan Biru berada pada tikungan tajam sehingga membahayakan pengguna jalan. Apabila terdapat kendaraan berm...
ANALISIS STRUKTUR JEMBATAN GANTUNG SELF-ANCHORED
ANALISIS STRUKTUR JEMBATAN GANTUNG SELF-ANCHORED
Jembatan merupakan struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api, ataupun jalan raya. Jembatan sering menjadi komponen kritis dari su...
RAPID SEISMIC SCREENING PADA JEMBATAN DI KABUPATEN PATI MENGGUNAKAN METODE FILIATRAULT
RAPID SEISMIC SCREENING PADA JEMBATAN DI KABUPATEN PATI MENGGUNAKAN METODE FILIATRAULT
Abstract   Indonesia is a country that has a very high level of vulnerability to earthquakes. However, it is very rare for bridges in rural areas or in sub-districts to...
ANALISIS PERHITUNGAN MODUL JEMBATAN GELAGAR I DAN GELAGAR BOX BAJA SEBAGAI FUNGSI JEMBATAN JALAN RAYA
ANALISIS PERHITUNGAN MODUL JEMBATAN GELAGAR I DAN GELAGAR BOX BAJA SEBAGAI FUNGSI JEMBATAN JALAN RAYA
Jembatan merupakan bagian dari prasarana transportasi yang berfungsi sebagai  penghubung jalan yang terputus oleh rintangan (sungai, danau, laut,  lembah,  prasarana transportas...
PEMBANGUNAN JEMBATAN BENTANG PANJANG DI INDONESIA (Studi Kasus: Jembatan Bentang Panjang Pulau Balang)
PEMBANGUNAN JEMBATAN BENTANG PANJANG DI INDONESIA (Studi Kasus: Jembatan Bentang Panjang Pulau Balang)
Abstract   A long-span bridge is a bridge with a very wide distance between pillars. This type of bridge is very much needed in Indonesia, because it plays a vital role in connec...

Back to Top