Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perancangan Desain Pit Penambangan Batubara untuk Memenuhi Target Produksi pada PT. X

View through CrossRef
Abstract. Since 2019 PT. X has set a coal mining production target of the target required by the owner company of 70,000 tons/month and a stripping ratio of 2 BCM/ton. With this production target value, mining planning and phasing must be optimized through coal mining production scheduling. Therefore, it is necessary to make a mining production plan based on the production target value and the predetermined stripping ratio value.This activity is carried out to design the mining design to match the production target and stripping ratio set by the company. So it takes the number of capabilities of the tools used, making equipment that is in accordance with production targets and production factor values, as well as pit design and mining scheduling in accordance with the company's production targets. Data retrieval is carried out in the form of tool and transportation working time, volume of material that can be unloaded and transported so as to produce tool productivity and work efficiency parameters in order to be able to estimate the number of tools used. Based on the calculation of the available loading and unloading tools, the production target can be obtained in April, May and June for overburden ranging from 114,000 BCM, 122,953 BCM and 186,713 BCM. For coal 57,400 tons, 61,500 tons and 92,854 tons. Abstrak. Sejak tahun 2019 PT. X menentukan target produksi penambangan batubara dari target yang dibutuhkan oleh perusahaan owner sebesar 70.000 ton/bulan dan stripping ratio 2 BCM/ton. Dengan nilai target produksi tersebut, maka penentuan perencanaan dan pentahapan penambangan harus dioptimalkan salah satunya melalui penjadwalan produksi penambangan batubara. Oleh sebab itu perlu dibuat perencanaan produksi penambangan batubara berdasarkan nilai target produksi dan nilai stripping ratio yang sudah ditetapkan. Kegiatan ini dilakukan untuk merancang desain penambangan agar sesuai dengan target produksi serta nilai stripping ratio yang sudah ditetapkan perusahaan. Sehingga dibutuhkan pengamatan kemampuan alat yang digunakan, penentuan jumlah peralatan yang sesuai dengan target produksi dan nilai match factor, serta penentuan desain pit dan penjadwalan penambangan yang sesuai dengan target produksi perusahaan. Pengambilan data yang dilakukan berupa waktu kerja alat muat dan angkut, volume material yang dapat di bongkar dan diangkut sehingga menghasilkan produktifitas alat serta parameter penentuan efisiensi kerja agar dapat merencanakan cadangan terkira, jumlah alat yang digunakan. Berdasarkan perhitungan produksi alat muat yang sudah tersedia, maka target produksi yang dapat diperoleh pada bulan April, mei dan Juni untuk overburden berkisar di 114.000 BCM, 122.953 BCM dan 186.713 BCM. Untuk batubara 57.400 ton, 61.500 ton dan 92.854 ton.
Title: Perancangan Desain Pit Penambangan Batubara untuk Memenuhi Target Produksi pada PT. X
Description:
Abstract.
Since 2019 PT.
X has set a coal mining production target of the target required by the owner company of 70,000 tons/month and a stripping ratio of 2 BCM/ton.
With this production target value, mining planning and phasing must be optimized through coal mining production scheduling.
Therefore, it is necessary to make a mining production plan based on the production target value and the predetermined stripping ratio value.
This activity is carried out to design the mining design to match the production target and stripping ratio set by the company.
So it takes the number of capabilities of the tools used, making equipment that is in accordance with production targets and production factor values, as well as pit design and mining scheduling in accordance with the company's production targets.
Data retrieval is carried out in the form of tool and transportation working time, volume of material that can be unloaded and transported so as to produce tool productivity and work efficiency parameters in order to be able to estimate the number of tools used.
Based on the calculation of the available loading and unloading tools, the production target can be obtained in April, May and June for overburden ranging from 114,000 BCM, 122,953 BCM and 186,713 BCM.
For coal 57,400 tons, 61,500 tons and 92,854 tons.
Abstrak.
Sejak tahun 2019 PT.
X menentukan target produksi penambangan batubara dari target yang dibutuhkan oleh perusahaan owner sebesar 70.
000 ton/bulan dan stripping ratio 2 BCM/ton.
Dengan nilai target produksi tersebut, maka penentuan perencanaan dan pentahapan penambangan harus dioptimalkan salah satunya melalui penjadwalan produksi penambangan batubara.
Oleh sebab itu perlu dibuat perencanaan produksi penambangan batubara berdasarkan nilai target produksi dan nilai stripping ratio yang sudah ditetapkan.
Kegiatan ini dilakukan untuk merancang desain penambangan agar sesuai dengan target produksi serta nilai stripping ratio yang sudah ditetapkan perusahaan.
Sehingga dibutuhkan pengamatan kemampuan alat yang digunakan, penentuan jumlah peralatan yang sesuai dengan target produksi dan nilai match factor, serta penentuan desain pit dan penjadwalan penambangan yang sesuai dengan target produksi perusahaan.
Pengambilan data yang dilakukan berupa waktu kerja alat muat dan angkut, volume material yang dapat di bongkar dan diangkut sehingga menghasilkan produktifitas alat serta parameter penentuan efisiensi kerja agar dapat merencanakan cadangan terkira, jumlah alat yang digunakan.
Berdasarkan perhitungan produksi alat muat yang sudah tersedia, maka target produksi yang dapat diperoleh pada bulan April, mei dan Juni untuk overburden berkisar di 114.
000 BCM, 122.
953 BCM dan 186.
713 BCM.
Untuk batubara 57.
400 ton, 61.
500 ton dan 92.
854 ton.

Related Results

PERENCANAAN TAHAPAN PENAMBANGAN BULANAN PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA METODE OPEN PIT
PERENCANAAN TAHAPAN PENAMBANGAN BULANAN PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA METODE OPEN PIT
Pembukaan lokasi tambang memerlukan perencanaan dan perancangan tambang yang ekonomis. Rencana penambangan jangka panjang harus diuraikan ke dalam rencana penambangan jangka pendek...
PENJADWALAN PENAMBANGAN PADA BLOK KARET 5 PT SUMBER KURNIA BUANA
PENJADWALAN PENAMBANGAN PADA BLOK KARET 5 PT SUMBER KURNIA BUANA
PT Sumber Kurnia Buana memiliki wilayah izin penambangan PKP2B seluas 10,920 Ha. Ada penambang tanpa izin yang menambang di Blok Karet 5 yang baru diketahui setelah ditinggalkan ol...
Penentuan rancangan dan rencana sekuen penambangan batubara di Pit Akbar PT Bhima Sakti Bersaudara
Penentuan rancangan dan rencana sekuen penambangan batubara di Pit Akbar PT Bhima Sakti Bersaudara
ABSTRAKPT Bhima Sakti Bersaudara (BSB) akan melakukan kegiatan operasi produksi penambangan Batubara di kecamatan Karang Intan. PT BSB memerlukan tahapan kegiatan penambangan batub...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
Perdagangan internasional sudah lama di lakukan dengan melakukan ekspor maupun impor dari dua negara atau lebih. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber alamnya dari segal...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Analisis dan evaluasi parameter kualitas batubara pada stock ROM dan crushing plant PT Jorong Barutama Greston
Analisis dan evaluasi parameter kualitas batubara pada stock ROM dan crushing plant PT Jorong Barutama Greston
Kualitas batubara merupakan parameter utama dalam menentukan sebuah kegiatan baik pengolahan maupun pemanfaatan bahan galian. Kualitas suatu batubara ini juga dapat ditentukan deng...
Pit-1 Gene Expression in Human Pituitary Adenomas
Pit-1 Gene Expression in Human Pituitary Adenomas
The anterior pituitary-specific transcription factor Pit-1 (also known as GHF-1) was initially identified and cloned as a transactivator of the GH and PRL genes, and later as a reg...
MODIFIKASI PERALATAN PEMBAKARAN BATUBARA PERINGKAT RENDAH UNTUK KARAKTERISASI EMISI GAS METANA
MODIFIKASI PERALATAN PEMBAKARAN BATUBARA PERINGKAT RENDAH UNTUK KARAKTERISASI EMISI GAS METANA
Potensi batubara Provinsi Sumatera Selatan hampir 80% didominasi oleh batubara peringkat rendah berupa lignit dan sub-bituminus. Pemanfaatan batubara peringkat rendah harus mempert...

Back to Top