Javascript must be enabled to continue!
PENJADWALAN PENAMBANGAN PADA BLOK KARET 5 PT SUMBER KURNIA BUANA
View through CrossRef
PT Sumber Kurnia Buana memiliki wilayah izin penambangan PKP2B seluas 10,920 Ha. Ada penambang tanpa izin yang menambang di Blok Karet 5 yang baru diketahui setelah ditinggalkan oleh penambang tanpa izin tersebut. Analisis terhadap data hasil pemboran eksplorasi menyatakan bahwa masih ada sumberdaya batubara yang mungkin masih bisa diambil. Sebelumnya, perusahaan tidak melanjutkan ke tahap kegiatan penambangan karena harga batubara saat itu belum mampu menutupi biaya pembebasan lahan. Saat harga batubara akan naik, perusahaan pun memerlukan perencanaan dan penjadwalan tambang. Hal tersebut lah yang melatarbelakangi saya melakukan pengamatan dan penelitian ini.Batas penambangan, cadangan tertambang, dan volume overburden ditentukan oleh nilai Stripping Ratio (SR) dari perusahaan yaitu SR ≤ 10 dan dari beberapa percobaan terhadap penentuan batas akhir penambangan didapatkan desain pit dengan SR 9. Ukuran jenjang dan arah penambangan mengacu pada rekomendasi geoteknik lereng dari perusahaan yaitu tinggi 10 m, lebar 5 m, kemiringan 60° dan arah penambangan mengikuti strike batubara. Perancangan pit dan perhitungan volume dibantu dengan perangkat lunak komputer. Tahapan penambangan disusun untuk memenuhi target produksi minimum 40,000 ton/bulan.Jadwal penambangan yang dihasilkan ada dua, yaitu jadwal penambangan dengan kurun waktu 15 bulan dan 19 bulan. Jadwal penambangan selama 15 bulan memiliki SR terendah 2 pada bulan Januari, Februari, dan Maret 2016 dan SR tertinggi 14 pada bulan Januari 2017. Sedangkan jadwal penambangan selama 19 bulan memiliki SR terendah 2 pada bulan Januari, Februari, dan Maret 2016 dan SR tertinggi 6.2 pada bulan Juli 2017.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: PENJADWALAN PENAMBANGAN PADA BLOK KARET 5 PT SUMBER KURNIA BUANA
Description:
PT Sumber Kurnia Buana memiliki wilayah izin penambangan PKP2B seluas 10,920 Ha.
Ada penambang tanpa izin yang menambang di Blok Karet 5 yang baru diketahui setelah ditinggalkan oleh penambang tanpa izin tersebut.
Analisis terhadap data hasil pemboran eksplorasi menyatakan bahwa masih ada sumberdaya batubara yang mungkin masih bisa diambil.
Sebelumnya, perusahaan tidak melanjutkan ke tahap kegiatan penambangan karena harga batubara saat itu belum mampu menutupi biaya pembebasan lahan.
Saat harga batubara akan naik, perusahaan pun memerlukan perencanaan dan penjadwalan tambang.
Hal tersebut lah yang melatarbelakangi saya melakukan pengamatan dan penelitian ini.
Batas penambangan, cadangan tertambang, dan volume overburden ditentukan oleh nilai Stripping Ratio (SR) dari perusahaan yaitu SR ≤ 10 dan dari beberapa percobaan terhadap penentuan batas akhir penambangan didapatkan desain pit dengan SR 9.
Ukuran jenjang dan arah penambangan mengacu pada rekomendasi geoteknik lereng dari perusahaan yaitu tinggi 10 m, lebar 5 m, kemiringan 60° dan arah penambangan mengikuti strike batubara.
Perancangan pit dan perhitungan volume dibantu dengan perangkat lunak komputer.
Tahapan penambangan disusun untuk memenuhi target produksi minimum 40,000 ton/bulan.
Jadwal penambangan yang dihasilkan ada dua, yaitu jadwal penambangan dengan kurun waktu 15 bulan dan 19 bulan.
Jadwal penambangan selama 15 bulan memiliki SR terendah 2 pada bulan Januari, Februari, dan Maret 2016 dan SR tertinggi 14 pada bulan Januari 2017.
Sedangkan jadwal penambangan selama 19 bulan memiliki SR terendah 2 pada bulan Januari, Februari, dan Maret 2016 dan SR tertinggi 6.
2 pada bulan Juli 2017.
Related Results
PERENCANAAN TAHAPAN PENAMBANGAN BULANAN PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA METODE OPEN PIT
PERENCANAAN TAHAPAN PENAMBANGAN BULANAN PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA METODE OPEN PIT
Pembukaan lokasi tambang memerlukan perencanaan dan perancangan tambang yang ekonomis. Rencana penambangan jangka panjang harus diuraikan ke dalam rencana penambangan jangka pendek...
Analisis Respon Penawaran Karet Rakyat di Kalimantan Selatan
Analisis Respon Penawaran Karet Rakyat di Kalimantan Selatan
Dominasi perkebunan karet rakyat memberikan kontribusi besar dalam perekonomian di Indonesia. Karet merupakan komoditas perkebunan unggulan kedua setelah kelapa sawit di Provinsi K...
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Karet merupakan mata pencaharian utama petani di desa sarang burung darat dari 360 penduduk berdasarkan kepala keluarga. Saat ini harga karet di Desa Matang gajah yaitu Rp 6000/Kg,...
RANCANG BANGUN RUBBER DAMPER PADA LORI INSPEKSI ELEKTRIK
RANCANG BANGUN RUBBER DAMPER PADA LORI INSPEKSI ELEKTRIK
Sistem suspensi merupakan komponen penting dalam kendaraan, karena berfungsi sebagai peredam getaran bagi kendaraan ketika dikendarai oleh penggunanya. Ada beberapa jenis sistem su...
PEMODELAN SISTEM PENJADWALAN PERKULIAHAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
PEMODELAN SISTEM PENJADWALAN PERKULIAHAN MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
Penjadwalan perkuliahan merupakan kegiatan pembuatan jadwal kuliah pada perguruan tinggi. Jadwal kuliah tersebut akan dijadikan sebagai acuan kegiatan belajar mengajar selama satu ...
Sistem Informasi Produksi Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis) Di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung
Sistem Informasi Produksi Tanaman Karet (Hevea Brasiliensis) Di Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung
AbstrakTanaman karet (Hevea brasiliensis) merupakan salah satu komoditi unggulan di daerah Kabupaten Sijunjung. Namun, setiap tahun produksi getah karet terus mengalami penurunan h...
Penentuan rancangan dan rencana sekuen penambangan batubara di Pit Akbar PT Bhima Sakti Bersaudara
Penentuan rancangan dan rencana sekuen penambangan batubara di Pit Akbar PT Bhima Sakti Bersaudara
ABSTRAKPT Bhima Sakti Bersaudara (BSB) akan melakukan kegiatan operasi produksi penambangan Batubara di kecamatan Karang Intan. PT BSB memerlukan tahapan kegiatan penambangan batub...
ANALISIS PERKEMBANGAN PASAR KARET REMAH SIR Analysis of Crumb Rubber SIR Market Developments
ANALISIS PERKEMBANGAN PASAR KARET REMAH SIR Analysis of Crumb Rubber SIR Market Developments
Karet merupakan salah satu komoditas penting di Indonesia. Sebagian besar produksi barang setengah jadi karet Indonesia pada saat ini berupa karet remah SIR khususnya SIR 20. Revie...

