Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MODIFIKASI PERALATAN PEMBAKARAN BATUBARA PERINGKAT RENDAH UNTUK KARAKTERISASI EMISI GAS METANA

View through CrossRef
Potensi batubara Provinsi Sumatera Selatan hampir 80% didominasi oleh batubara peringkat rendah berupa lignit dan sub-bituminus. Pemanfaatan batubara peringkat rendah harus mempertimbangkan lingkungan terutama polusi udara oleh gas rumah kaca yang terdiri dari gas CO2 dan CH4 yang sangat berpengaruh terhadap pemanasan global. Gas CH4 merupakan gas yang sangat potensial penyebab terjadinya pemanasan global karena dampaknya 80 kali lebih kuat dari gas CO2. Penelitian ini bertujuan mengembangkan peralatan sederhana pembakaran batubara peringkat rendah dengan cara memodifikasi model yang sudah ada untuk menganalisis emisi gas CH4 skala laboratorium. Metode yang digunakan dalam penelititan ini meliputi modifikasi model coal fixed-bed combustion, proses pembakaran, pengambilan data, pengujian statistik, analisis data emisi gas CH4 yang berkaitan dengan temperatur dan waktu pembakaran untuk batubara sub-bituminus dengan perbedaan nilai kalori BA-59 dan BA-63. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralatan pembakaran batubara yang dirancang dan dibangun dengan memodifikasi model coal fixed-bed combustion dapat digunakan untuk menganalisis karakteristik emisi gas CH4; pembentukan emisi gas CH4 akan lebih tinggi pada batubara BA-59 dibandingkan dengan batubara BA-63 masing-masing sebesar 4,8 ppm dan 1,3 ppm; temperatur pembakaran pada batubara kalori lebih rendah akan lebih rendah dibandingkan pada batubara kalori lebih tinggi masing-masing 31oC dan 40oC; dan  waktu inkubasi pembentukan emisi gas CH4 terjadi lebih cepat pada batubara kalori lebih rendah masing-masing 7 menit dan 10 menit sedangkan lama pembakaran batubara batubara kalori yang lebih rendah akan lebih lama dibandingkan batubara kalori yang lebih tinggi masing-masing 72 menit dan 53 menit.
Universitas Sriwijaya - Pusat Inovasi Pembelajaran Unsri
Title: MODIFIKASI PERALATAN PEMBAKARAN BATUBARA PERINGKAT RENDAH UNTUK KARAKTERISASI EMISI GAS METANA
Description:
Potensi batubara Provinsi Sumatera Selatan hampir 80% didominasi oleh batubara peringkat rendah berupa lignit dan sub-bituminus.
Pemanfaatan batubara peringkat rendah harus mempertimbangkan lingkungan terutama polusi udara oleh gas rumah kaca yang terdiri dari gas CO2 dan CH4 yang sangat berpengaruh terhadap pemanasan global.
Gas CH4 merupakan gas yang sangat potensial penyebab terjadinya pemanasan global karena dampaknya 80 kali lebih kuat dari gas CO2.
Penelitian ini bertujuan mengembangkan peralatan sederhana pembakaran batubara peringkat rendah dengan cara memodifikasi model yang sudah ada untuk menganalisis emisi gas CH4 skala laboratorium.
Metode yang digunakan dalam penelititan ini meliputi modifikasi model coal fixed-bed combustion, proses pembakaran, pengambilan data, pengujian statistik, analisis data emisi gas CH4 yang berkaitan dengan temperatur dan waktu pembakaran untuk batubara sub-bituminus dengan perbedaan nilai kalori BA-59 dan BA-63.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peralatan pembakaran batubara yang dirancang dan dibangun dengan memodifikasi model coal fixed-bed combustion dapat digunakan untuk menganalisis karakteristik emisi gas CH4; pembentukan emisi gas CH4 akan lebih tinggi pada batubara BA-59 dibandingkan dengan batubara BA-63 masing-masing sebesar 4,8 ppm dan 1,3 ppm; temperatur pembakaran pada batubara kalori lebih rendah akan lebih rendah dibandingkan pada batubara kalori lebih tinggi masing-masing 31oC dan 40oC; dan  waktu inkubasi pembentukan emisi gas CH4 terjadi lebih cepat pada batubara kalori lebih rendah masing-masing 7 menit dan 10 menit sedangkan lama pembakaran batubara batubara kalori yang lebih rendah akan lebih lama dibandingkan batubara kalori yang lebih tinggi masing-masing 72 menit dan 53 menit.

Related Results

NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
Pemeringkatan Cagar Budaya Tidak Bergerak
Pemeringkatan Cagar Budaya Tidak Bergerak
Keanekaragaman cagar budaya Indonesia dapat mencerminkan kekayaan sekaligus identitas bangsa. Sebagai identitas bangsa, cagar budaya Indonesia jumlahnya belum diketahui secara past...
PROGRAM PENGOLAHAN SAMPAH BERWAWASAN LINGKUNGAN MELALUI PEMANFAATAN GAS METANA (CH4) DI TPA PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2019
PROGRAM PENGOLAHAN SAMPAH BERWAWASAN LINGKUNGAN MELALUI PEMANFAATAN GAS METANA (CH4) DI TPA PUUWATU KOTA KENDARI TAHUN 2019
Sampah merupakan permasalahan nasional sehingga pengolahannya perlu dilakukan secara komprehensif dan terpadu dari hulu ke hilir agar memberikan manfaat secara ekonomi, sehat bagi ...
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR BATUBARA INDONESIA KE JEPANG
Perdagangan internasional sudah lama di lakukan dengan melakukan ekspor maupun impor dari dua negara atau lebih. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber alamnya dari segal...
STUDI POTENSI DAN KUALITAS BATUBARA DI WILAYAH TENGGARONG SEBERANG
STUDI POTENSI DAN KUALITAS BATUBARA DI WILAYAH TENGGARONG SEBERANG
Daerah penelitian berada di wilayah Tenggarong Seberang termasuk bagian dari Cekungan Kutai diindikasikan mengandung formasi pembawa batubara yang diwakili oleh Formasi Pulaubalang...
SIMULASI CFD PEMBAKARAN OXY-FUEL PADA PACKAGE BOILER MENGGUNAKAN MODEL RADIASI DISCRETE ORDINATE
SIMULASI CFD PEMBAKARAN OXY-FUEL PADA PACKAGE BOILER MENGGUNAKAN MODEL RADIASI DISCRETE ORDINATE
Meningkatnya konsentrasi CO2 di atmosfer, mendorong umat manusia untuk melakukan penelitian tentang teknologi yang ramah lingkungan dan rendah emisi. Berbagai penelitian sudah dila...
Life cycle assessment proses pengadaan bahan baku batubara pembangkit listrik tenaga uap Tidore
Life cycle assessment proses pengadaan bahan baku batubara pembangkit listrik tenaga uap Tidore
Penggunaan batubara dalam negeri didominasi oleh sektor pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Kegiatan pendistribusian batubara menuju PLTU merupakan salah satu kegiatan yang membe...

Back to Top