Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS BEBAN EMISI CO DAN CH4 DARI KEGIATAN PEMBAKARAN SAMPAH RUMAH TANGGA SECARA TERBUKA (Studi Kasus Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya)

View through CrossRef
ABSTRAK Emisi dapat dihasilkan dari proses alam maupun aktivitas manusia. Emisi menjadi kunci utama terjadinya pencemaran lingkungan khususnya pencemaran udara. Salah satu aktivitas yang berpotensi menimbulkan emisi adalah pembakaran sampah rumah tangga secara terbuka. Berdasarkan hasil observasi lapangan, sistem manajemen pengelolaan dan pengolahan sampah di wilayah Kecamatan Sungai Kakap belum maksimal. Hal ini menyebabkan sebagian besar masyarakat mengolah sampah rumah tangga yang dihasilkan dengan cara membakar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui timbulan sampah rumah tangga di Kecamatan Sungai Kakap, mengetahui persentase penduduk membakar sampah dan frekuensi pembakaran, mengetahui perkiraan beban emisi CO dan CH4 dari kegiatan pembakaran sampah rumah tangga secara terbuka melalui perhitungan berdasarkan faktor emisi U.S. EPA (2001), serta memberikan rekomendasi yang tepat sebagai upaya pengurangan emisi. Pengambilan sampel sampah dilakukan dengan metode stratified random sampling berdasarkan klasifikasi pendapatan masyarakat. Klasifikasi pendapatan masyarakat didasarkan pada UMK (Upah Minimum Kabupaten) Kubu Raya Tahun 2015. Kelompok rumah dibagi menjadi dua golongan yaitu kelompok rumah dengan tingkat pendapatan masyarakat dibawah dan diatas nilai UMK. Sebanyak 46 rumah menjadi objek sampling untuk mendapatkan data timbulan sampah. Berdasarkan perhitungan dengan rumus Slovin, sebanyak 110 kuesioner disebarkan untuk mendapatkan data persentase penduduk membakar sampah serta data frekuensi pembakaran sampah. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata timbulan sampah untuk Kecamatan Sungai Kakap yaitu sebesar 0,176 kg/orang/hari. Persentase penduduk membakar sampah di Kecamatan Sungai Kakap sebesar 66,4% dengan nilai frekuensi pembakaran sekitar 2 kali/minggu. Hasil perhitungan nilai beban emisi akibat pembakaran sampah di Kecamatan Sungai Kakap untuk gas CO yaitu sebesar 59,294 ton/tahun dan untuk gas CH4 yaitu sebesar 9,059 ton/tahun. Nilai beban emisi tersebut diperkirakan akan semakin tinggi seiring dengan pertambahan jumlah penduduk apabila tidak ada upaya pengurangan emisi. Rekomendasi yang dapat diberikan dalam upaya pengurangan emisi di Kecamatan Sungai Kakap adalah dengan merubah pola pikir dan paradigma masyarakat melalui pendekatan edukatif, pemberlakuan sanksi kepada masyarakat yang melakukan pembakaran sampah secara terbuka, serta perbaikan sistem manajemen sampah wilayah melalui penyediaan pelayanan persampahan dan penerapan 3R (Reuse, Reduce, Recycle) secara sederhana dengan melibatkan masyarakat.   Kata Kunci : Pembakaran Sampah Secara Terbuka, Kecamatan Sungai Kakap, Beban Emisi,Emisi CO dan CH4
Title: ANALISIS BEBAN EMISI CO DAN CH4 DARI KEGIATAN PEMBAKARAN SAMPAH RUMAH TANGGA SECARA TERBUKA (Studi Kasus Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya)
Description:
ABSTRAK Emisi dapat dihasilkan dari proses alam maupun aktivitas manusia.
Emisi menjadi kunci utama terjadinya pencemaran lingkungan khususnya pencemaran udara.
Salah satu aktivitas yang berpotensi menimbulkan emisi adalah pembakaran sampah rumah tangga secara terbuka.
Berdasarkan hasil observasi lapangan, sistem manajemen pengelolaan dan pengolahan sampah di wilayah Kecamatan Sungai Kakap belum maksimal.
Hal ini menyebabkan sebagian besar masyarakat mengolah sampah rumah tangga yang dihasilkan dengan cara membakar.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui timbulan sampah rumah tangga di Kecamatan Sungai Kakap, mengetahui persentase penduduk membakar sampah dan frekuensi pembakaran, mengetahui perkiraan beban emisi CO dan CH4 dari kegiatan pembakaran sampah rumah tangga secara terbuka melalui perhitungan berdasarkan faktor emisi U.
S.
EPA (2001), serta memberikan rekomendasi yang tepat sebagai upaya pengurangan emisi.
Pengambilan sampel sampah dilakukan dengan metode stratified random sampling berdasarkan klasifikasi pendapatan masyarakat.
Klasifikasi pendapatan masyarakat didasarkan pada UMK (Upah Minimum Kabupaten) Kubu Raya Tahun 2015.
Kelompok rumah dibagi menjadi dua golongan yaitu kelompok rumah dengan tingkat pendapatan masyarakat dibawah dan diatas nilai UMK.
Sebanyak 46 rumah menjadi objek sampling untuk mendapatkan data timbulan sampah.
Berdasarkan perhitungan dengan rumus Slovin, sebanyak 110 kuesioner disebarkan untuk mendapatkan data persentase penduduk membakar sampah serta data frekuensi pembakaran sampah.
Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata timbulan sampah untuk Kecamatan Sungai Kakap yaitu sebesar 0,176 kg/orang/hari.
Persentase penduduk membakar sampah di Kecamatan Sungai Kakap sebesar 66,4% dengan nilai frekuensi pembakaran sekitar 2 kali/minggu.
Hasil perhitungan nilai beban emisi akibat pembakaran sampah di Kecamatan Sungai Kakap untuk gas CO yaitu sebesar 59,294 ton/tahun dan untuk gas CH4 yaitu sebesar 9,059 ton/tahun.
Nilai beban emisi tersebut diperkirakan akan semakin tinggi seiring dengan pertambahan jumlah penduduk apabila tidak ada upaya pengurangan emisi.
Rekomendasi yang dapat diberikan dalam upaya pengurangan emisi di Kecamatan Sungai Kakap adalah dengan merubah pola pikir dan paradigma masyarakat melalui pendekatan edukatif, pemberlakuan sanksi kepada masyarakat yang melakukan pembakaran sampah secara terbuka, serta perbaikan sistem manajemen sampah wilayah melalui penyediaan pelayanan persampahan dan penerapan 3R (Reuse, Reduce, Recycle) secara sederhana dengan melibatkan masyarakat.
  Kata Kunci : Pembakaran Sampah Secara Terbuka, Kecamatan Sungai Kakap, Beban Emisi,Emisi CO dan CH4.

Related Results

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
KEANEKARAGAMAN JENIS VEGETASI DI KAWASAN HUTAN MANGROVE MUARA SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA
KEANEKARAGAMAN JENIS VEGETASI DI KAWASAN HUTAN MANGROVE MUARA SUNGAI KAKAP KABUPATEN KUBU RAYA
The condition of mangrove forest in Sungai Kakap is currently decreasing in quality due to the daily activities of the community in the forest area that often utilizes mangrove for...
pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
STUDI POLA PENGELOLAAN SAMPAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) RUMAH TANGGA DI KABUPATEN BANJAR
STUDI POLA PENGELOLAAN SAMPAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3) RUMAH TANGGA DI KABUPATEN BANJAR
Pertumbuhan jumlah penduduk membuat aktivitas rumah tangga semakin tinggi yang berdampak pada jumlah timbulan dan komposisi sampah yang dihasilkan salah satunya adalah sampah B3 ru...
Riwayat KEK Ibu dan Pemberian MP-ASI Sebagai Penentu Utama Stunting di Kabupaten Kubu Raya
Riwayat KEK Ibu dan Pemberian MP-ASI Sebagai Penentu Utama Stunting di Kabupaten Kubu Raya
Latar belakang: Chilhood stunting atau tubuh pendek pada masa anak-anak merupakan akibat dari riwayat kekurangan gizi kronis atau kegagalan pertumbuhan dan digunakan sebagai indika...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...

Back to Top