Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keanekaragaman beserta karakteristik habitat Famili Panorpidae (Ordo: Mecoptera) di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung

View through CrossRef
Mecoptera merupakan ordo serangga primitif dan ordo minor serangga, memiliki 9 famili salah satunya Panorpidae. Penelitian tentang Panorpidae di Indonesia masih jarang dilakukan, terutama yang berkaitan dengan habitatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman Famili Panorpidae beserta karakteristik habitatnya di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung. Penelitian dilakukan pada bulan Maret–April 2023 dengan metode survei, yaitu dengan membuat plot pada tiga blok kawasan, yaitu blok pemanfataan, blok perlindungan dan blok koleksi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan hand collecting dan sweeping net. Panorpidae yang tertangkap diidentifikasi berdasarkan karakeristik morfologinya, seperti corak pada sayap, genital, warna pronotum, warna meso–metanotum, warna rostrum, dan warna pada kaki. Parameter lingkungan (suhu dan kelembapan udara, intensitas cahaya) serta vegetasi tempat Mecoptera ditemukan diidentifikasi dan dicatat setiap kali pengamatan. Berdasarkan hasil identifikasi Panorpidae yang ditemukan, terdapat satu genus (Neopanorpa) dan lima spesies yang ditemukan pada blok perlindungan dan tiga spesies pada blok pemanfaatan, sedangkan blok koleksi tidak ditemukan. Kelimpahan individu di blok perlindungan lebih tinggi dibandingkan dengan blok pemanfaatan. Umumnya, Panorpidae ditemukan pada vegetasi berdaun lebar, seperti Clidemia sp. dan Datura sp. dengan kanopi yang tidak terlalu rapat. Kedua blok tersebut memiliki keanekaragaman dan kemerataan Panorpidae termasuk dalam kategori sedang. Suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya juga mempengaruhi sebaran dari jenis serangga Panorpidae. Kelembapan berpengaruh positif terhadap keanekaragaman dan kelimpahan Panorpidae, sedangkan suhu dan intensitas cahaya berpengaruh negatif. Penelitian ini menunjukkan Panorpidae cenderung menyukai pada tempat lembap serta terlindungi oleh vegetasi semak dan kanopi yang tidak terlalu rapat.
Entomological Society of Indonesia/Perhimpunan Entomologi Indonesia
Title: Keanekaragaman beserta karakteristik habitat Famili Panorpidae (Ordo: Mecoptera) di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda Bandung
Description:
Mecoptera merupakan ordo serangga primitif dan ordo minor serangga, memiliki 9 famili salah satunya Panorpidae.
Penelitian tentang Panorpidae di Indonesia masih jarang dilakukan, terutama yang berkaitan dengan habitatnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman Famili Panorpidae beserta karakteristik habitatnya di Taman Hutan Raya Ir.
H.
Djuanda Bandung.
Penelitian dilakukan pada bulan Maret–April 2023 dengan metode survei, yaitu dengan membuat plot pada tiga blok kawasan, yaitu blok pemanfataan, blok perlindungan dan blok koleksi.
Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan hand collecting dan sweeping net.
Panorpidae yang tertangkap diidentifikasi berdasarkan karakeristik morfologinya, seperti corak pada sayap, genital, warna pronotum, warna meso–metanotum, warna rostrum, dan warna pada kaki.
Parameter lingkungan (suhu dan kelembapan udara, intensitas cahaya) serta vegetasi tempat Mecoptera ditemukan diidentifikasi dan dicatat setiap kali pengamatan.
Berdasarkan hasil identifikasi Panorpidae yang ditemukan, terdapat satu genus (Neopanorpa) dan lima spesies yang ditemukan pada blok perlindungan dan tiga spesies pada blok pemanfaatan, sedangkan blok koleksi tidak ditemukan.
Kelimpahan individu di blok perlindungan lebih tinggi dibandingkan dengan blok pemanfaatan.
Umumnya, Panorpidae ditemukan pada vegetasi berdaun lebar, seperti Clidemia sp.
dan Datura sp.
dengan kanopi yang tidak terlalu rapat.
Kedua blok tersebut memiliki keanekaragaman dan kemerataan Panorpidae termasuk dalam kategori sedang.
Suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya juga mempengaruhi sebaran dari jenis serangga Panorpidae.
Kelembapan berpengaruh positif terhadap keanekaragaman dan kelimpahan Panorpidae, sedangkan suhu dan intensitas cahaya berpengaruh negatif.
Penelitian ini menunjukkan Panorpidae cenderung menyukai pada tempat lembap serta terlindungi oleh vegetasi semak dan kanopi yang tidak terlalu rapat.

Related Results

Gastropoda test family of Neritidae as bioindicator to health status of mangrove forest Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia
Gastropoda test family of Neritidae as bioindicator to health status of mangrove forest Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia
Uji gastropoda famili Neritidae terhadap habitatnya di ekosistem mangrove dilakukan di dua stasiun pengamatan di Pulau Tunda Serang Banten pada Januari 2014. Penelitian ini bertuju...
Identifikasi Spesies Burung di Kawasan Taman Hutan Raya Bukit Sari Provinsi Jambi
Identifikasi Spesies Burung di Kawasan Taman Hutan Raya Bukit Sari Provinsi Jambi
ABSTRACT The diversity of bird species in an area can reflect the integrity of the ecosystem and the biodiversity found within it. The existence of a bird in a habitat is very impo...
Studi Karakteristik Molukken Park (Taman Maluku) sebagai Warisan Taman Kolonial Era Garden City Bandung
Studi Karakteristik Molukken Park (Taman Maluku) sebagai Warisan Taman Kolonial Era Garden City Bandung
Abstract. Bandung City experienced a golden era when it was developed under the garden city concept, which emphasized the importance of green spaces in urban planning. However, his...
KEANEKARAGAMAN JENIS AMFIBI (ORDO ANURA) DI KAWASAN HUTAN RUMAH PELANGI SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
KEANEKARAGAMAN JENIS AMFIBI (ORDO ANURA) DI KAWASAN HUTAN RUMAH PELANGI SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Rumah Pelangi forest area has an area of 105 ha, made to preserve and maintain the biodiversity in the surrounding environment including types of amphibians. The research aims to r...
KEANEKARAGAMAN VEGETASI DI KAWASAN HUTAN LINDUNG “SUMBER UBALAN”
KEANEKARAGAMAN VEGETASI DI KAWASAN HUTAN LINDUNG “SUMBER UBALAN”
Keanekaragaman hayati yang terdapat di Indonesia sangatlah beragam dan sangatlah tinggi. Keanekaragaman hayati tersebut diantaranya ialah keanekaragaman dari tumbuhan yang tersebar...
Kajian Kualitas Hutan Kota di Kota Bandung
Kajian Kualitas Hutan Kota di Kota Bandung
Abstract. The existence of Green Open Spaces in the City of Bandung is decreasing from year to year, namely in the period 1996-2020. Where the amount of green open space that shoul...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...

Back to Top