Javascript must be enabled to continue!
KEANEKARAGAMAN VEGETASI DI KAWASAN HUTAN LINDUNG “SUMBER UBALAN”
View through CrossRef
Keanekaragaman hayati yang terdapat di Indonesia sangatlah beragam dan sangatlah tinggi. Keanekaragaman hayati tersebut diantaranya ialah keanekaragaman dari tumbuhan yang tersebar di berbagai wilayah dan mencakup hutan. Hutan sendiri terdiri dari banyak jenis dan fungsinya masing-masing dan salah satu diantaranya ialah hutan lindung. Kehadiran dari hutan lindung ini salah satunya ialah untuk melindungi penyangga kehidupan dan pengaturan tata air. Keanekaragaman dan potensi vegetasi yang dimiliki oleh hutan lindung “Sumber Ubalan” penting untuk diketahui karena hutan lindung sendiri merupakan bagian penting dari sebuah ekosistem yang dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya. Sehingga jika keanekaragaman hayati yang semakin menurun akan semakin membahayakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan potensi vegetasi yang dimiliki oleh hutan lindung “Sumber Ubalan”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan vegetasi di kawasan hutan lindung “Sumber Ubalan” sebagai populasi dan spesimen vegetasi yang ditemukan sebagai sampel. Vegetasi yang ditemukan pada tingkatan pohon ialah sebanyak 9 jenis pohon yang mana jenis pohon ini terdiri dari 7 Famili. Kemudian vegetasi yang ditemukan pada tingkatan tiang ialah sebanyak 13 jenis tumbuhan tiang yang mana jenis ini terdiri dari 10 Famili. Untuk vegetasi yang ditemukan pada tingkatan pancang ialah sebanyak 12 jenis tumbuhan pancang ini terdiri dari 7 Famili. Dan untuk vegetasi yang ditemukan pada tingkatan semai sebanyak 12 jenis tumbuhan semai ini terdiri dari 10 Famili.
Kata kunci: Hutan Lindung, Keanekaragaman Vegetasi, Sumber Ubalan
Universitas Islam Balitar
Title: KEANEKARAGAMAN VEGETASI DI KAWASAN HUTAN LINDUNG “SUMBER UBALAN”
Description:
Keanekaragaman hayati yang terdapat di Indonesia sangatlah beragam dan sangatlah tinggi.
Keanekaragaman hayati tersebut diantaranya ialah keanekaragaman dari tumbuhan yang tersebar di berbagai wilayah dan mencakup hutan.
Hutan sendiri terdiri dari banyak jenis dan fungsinya masing-masing dan salah satu diantaranya ialah hutan lindung.
Kehadiran dari hutan lindung ini salah satunya ialah untuk melindungi penyangga kehidupan dan pengaturan tata air.
Keanekaragaman dan potensi vegetasi yang dimiliki oleh hutan lindung “Sumber Ubalan” penting untuk diketahui karena hutan lindung sendiri merupakan bagian penting dari sebuah ekosistem yang dapat mempengaruhi lingkungan sekitarnya.
Sehingga jika keanekaragaman hayati yang semakin menurun akan semakin membahayakan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan potensi vegetasi yang dimiliki oleh hutan lindung “Sumber Ubalan”.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan vegetasi di kawasan hutan lindung “Sumber Ubalan” sebagai populasi dan spesimen vegetasi yang ditemukan sebagai sampel.
Vegetasi yang ditemukan pada tingkatan pohon ialah sebanyak 9 jenis pohon yang mana jenis pohon ini terdiri dari 7 Famili.
Kemudian vegetasi yang ditemukan pada tingkatan tiang ialah sebanyak 13 jenis tumbuhan tiang yang mana jenis ini terdiri dari 10 Famili.
Untuk vegetasi yang ditemukan pada tingkatan pancang ialah sebanyak 12 jenis tumbuhan pancang ini terdiri dari 7 Famili.
Dan untuk vegetasi yang ditemukan pada tingkatan semai sebanyak 12 jenis tumbuhan semai ini terdiri dari 10 Famili.
Kata kunci: Hutan Lindung, Keanekaragaman Vegetasi, Sumber Ubalan.
Related Results
IDENTIFIKASI JENIS PAKAN LEBAH MADU HUTAN (Apisdorsata) DI HUTAN LINDUNG KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG (KPHL) AMPANG KECAMATAN EMPANG KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2020
IDENTIFIKASI JENIS PAKAN LEBAH MADU HUTAN (Apisdorsata) DI HUTAN LINDUNG KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN LINDUNG (KPHL) AMPANG KECAMATAN EMPANG KABUPATEN SUMBAWA TAHUN 2020
Penelitian ini di laksanakan di Kawasan Hutan Lindung KPHL Ampang Yang berlokasi di Desa Jotang Beru dengan tujuan : mengidentifikasi Jenis vegetasi tingkat pohon dan tumbuhan bawa...
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
KEANEKARAGAMAN JENIS KUPU-KUPU DIKAWASAN HUTAN BATU TIKAR KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI
ABSTRAKNILLA ERNI NURRACHMAH NINGSIH. 2022. Keanekaragaman Jenis Kupu-kupu di Kawasan Hutan Batu Tikar Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai. (Dibimbing oleh Sulasmi Anggo dan Wahyudin...
Alih Fungsi Lahan Kawasan Hutan Lindung (Studi Di Kawasan Pengelolaan Hutan Lindung Kayu Tangi Blok I Kota Banjarbaru)
Alih Fungsi Lahan Kawasan Hutan Lindung (Studi Di Kawasan Pengelolaan Hutan Lindung Kayu Tangi Blok I Kota Banjarbaru)
Alih fungsi lahan dapat diartikan sebagai berubahnya fungsi sebagian atau seluruh kawasan dari fungsinya semula, seperti direncanakan menjadi fungsi lain yang berdampak negatif ter...
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
Tata ruang adalah wujud dari struktur ruang dan pola ruang; Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah. Penetapan Kawasan Hutan adalah suatu penegasan tentan...
Gastropoda test family of Neritidae as bioindicator to health status of mangrove forest Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia
Gastropoda test family of Neritidae as bioindicator to health status of mangrove forest Pulau Tunda Serang Banten, Indonesia
Uji gastropoda famili Neritidae terhadap habitatnya di ekosistem mangrove dilakukan di dua stasiun pengamatan di Pulau Tunda Serang Banten pada Januari 2014. Penelitian ini bertuju...
Pemilihan Jenis Hasil Hutan Bukan Kayu Potensial dalam Rangka Rehabilitasi Hutan Lindung (Studi Kasus Kawasan Hutan Lindung KPHL Rinjani Barat, Nusa Tenggara Barat)
Pemilihan Jenis Hasil Hutan Bukan Kayu Potensial dalam Rangka Rehabilitasi Hutan Lindung (Studi Kasus Kawasan Hutan Lindung KPHL Rinjani Barat, Nusa Tenggara Barat)
Salah satu strategi dalam upaya rehabilitasi hutan lindung adalah pemilihan jenis Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang tepat. Selain sesuai dengan lokasi yang akan direhabilitasi, je...
RANCANGAN PENATAAN BLOK HUTAN LINDUNG LIANG ANGGANG KOTA BANJARBARU
RANCANGAN PENATAAN BLOK HUTAN LINDUNG LIANG ANGGANG KOTA BANJARBARU
Peningkatan jumlah penduduk di suatu wilayah mengakibatkan peningkatan kebutuhan sandang, pangan dan papan. Menyadari bahwa jumlah lahan yang tersedia relatif tetap dan tidak seban...
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Pembelajaran Pengelolaan Hutan di Pulau Jawa (Studi di KPH Yogyakarta, TN Gunung Halimun Salak, dan TN Gunung Ciremai)
Undang-Undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, menyebutkan bahwa penyelenggaraan kehutanan bertujuan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan...

