Javascript must be enabled to continue!
Relaksasi Otot Progresif pada Lansia dengan Masalah Psikososial
View through CrossRef
Dampak seseorang memasuki lansia maka ia mengalami penurunan fungsi kognitif dan psikomotor. Perubahan psikososial pada lansia meliputi perubahan masa pensiun, perubahan aspek kepribadian, perubahan dalam peran sosial dimasyarakat, perubahan spiritual, perubahan penurunan fungsi dan potensial seksual. Hal ini dapat menimbulkan kecemasan bagi lansia. Dengan adanya gangguan tersebut maka lansia memerlukan pembelajaran agar lansia mampu mencegah stressor yang berat dengan cara relaksasi progresif. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia di wilayah kerja Puskesmas Malimongan Baru tentang latihan relaksasi otot progresif dalam upaya menangani masalah psikososial. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan kesehatan dengan strategi ceramah dan diskusi/tanya jawab. Selanjutnya memberikan pelatihan tentang gerakan relaksasi otot progresif. Pelatihan dilakukan setiap hari jumat pagi yang memerlukan waktu 15 sampai 30 menit. Evaluasi dilakukan dengan pre-posttest untuk melihat perubahan tingkat depresi lansia dengan menggunakan kuesioner Skala Depresi Geriatrik Yesavage. Didapatkan hasil bahwa terjadi penurunan tingkat depresi yang dialami lansia. Sebanyak 25 lansia yang mengalami depresi ringan dan 5 lansia yang depresi sedang.. Diharapkan bagi pihak Puskesmas melakukan penyuluhan kesehatan jiwa dalam setiap pelaksanaan pemeriksaan kesehatan. Agar lansia tidak hanya sehat fisik tapi juga dapat sehat mental serta latihan relaksasi otot progresif menjadi pilihan senam untuk lansia.
Universitas Muslim Indonesia
Title: Relaksasi Otot Progresif pada Lansia dengan Masalah Psikososial
Description:
Dampak seseorang memasuki lansia maka ia mengalami penurunan fungsi kognitif dan psikomotor.
Perubahan psikososial pada lansia meliputi perubahan masa pensiun, perubahan aspek kepribadian, perubahan dalam peran sosial dimasyarakat, perubahan spiritual, perubahan penurunan fungsi dan potensial seksual.
Hal ini dapat menimbulkan kecemasan bagi lansia.
Dengan adanya gangguan tersebut maka lansia memerlukan pembelajaran agar lansia mampu mencegah stressor yang berat dengan cara relaksasi progresif.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia di wilayah kerja Puskesmas Malimongan Baru tentang latihan relaksasi otot progresif dalam upaya menangani masalah psikososial.
Metode yang dilakukan adalah penyuluhan kesehatan dengan strategi ceramah dan diskusi/tanya jawab.
Selanjutnya memberikan pelatihan tentang gerakan relaksasi otot progresif.
Pelatihan dilakukan setiap hari jumat pagi yang memerlukan waktu 15 sampai 30 menit.
Evaluasi dilakukan dengan pre-posttest untuk melihat perubahan tingkat depresi lansia dengan menggunakan kuesioner Skala Depresi Geriatrik Yesavage.
Didapatkan hasil bahwa terjadi penurunan tingkat depresi yang dialami lansia.
Sebanyak 25 lansia yang mengalami depresi ringan dan 5 lansia yang depresi sedang.
Diharapkan bagi pihak Puskesmas melakukan penyuluhan kesehatan jiwa dalam setiap pelaksanaan pemeriksaan kesehatan.
Agar lansia tidak hanya sehat fisik tapi juga dapat sehat mental serta latihan relaksasi otot progresif menjadi pilihan senam untuk lansia.
Related Results
Terapi Relaksasi Otot Progresif Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Klien Lansia
Terapi Relaksasi Otot Progresif Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Klien Lansia
Lansia adalah suatu masa dimana proses produktifitas berpikir, mengingat, menangkap, dan merespon sesuatu sudah mengalami penurunan secara berkala. Tahun 2020, jumlah lansia dipred...
Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif terhadap Kualitas Tidur Lansia
Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif terhadap Kualitas Tidur Lansia
Lansia merupakan kelompok orang yang paling sering mengalami penurunan kualitas tidur. Beberapa penelitian menunjukkan manfaat latihan relaksasi otot progresif untuk menghadirkan r...
Relaksasi Otot Progresif Menurunkan Tingkat Depresi pada Lansia
Relaksasi Otot Progresif Menurunkan Tingkat Depresi pada Lansia
Perubahan penampilan fisik sebagai bagian dari proses penuaan yang normal, seperti berkurangnya ketajaman pancaindra, menurunnya daya tahan tubuh merupakan ancaman bagi integritas ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Efektivitas Pemberian Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Benson Pada Lansia Dengan Hipertensi
Efektivitas Pemberian Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Benson Pada Lansia Dengan Hipertensi
Pendahuluan: Penelitian ini bermula dari adanya angka kejadian hipertensi pada lansia masih tinggi. Peningkatan sensitifitas terhadap asupan natrium dan terjadinya penurunan elasti...
PENYULUHAN TENTANG TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA DI SMK SWAKARYA PALEMBANG
PENYULUHAN TENTANG TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA DI SMK SWAKARYA PALEMBANG
Penyuluhan ini dilatarbelakangi oleh kejadian nyeri menstruasi pada remaja di SMK Swakarya Palembang, dimana terdapat 58 (80%) remaja yang menyatakan mengalami nyeri menstruasi dan...
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRESS PADA TAHANAN DI LAPAS NARKOTIKA KELAS II A BANDUNG
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRESS PADA TAHANAN DI LAPAS NARKOTIKA KELAS II A BANDUNG
Kondisi stress merupakan suatu keadaan yang dapat terjadi pada setiap individu dengan berbagai latar belakang, tanpa kecuali pada individu yang sedang menjalani masa tahanan di Lem...

