Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas Pemberian Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Benson Pada Lansia Dengan Hipertensi
View through CrossRef
Pendahuluan: Penelitian ini bermula dari adanya angka kejadian hipertensi pada lansia masih tinggi. Peningkatan sensitifitas terhadap asupan natrium dan terjadinya penurunan elastisitas pembuluh darah perifer akibat proses penuaan berdampak pada peningkatan tekanan darah lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi relaksasi otot progresif dan terapi relaksasi benson pada lansia dengan hipertensi. Metode: Desain penelitian ini adalah pre eksperimental One Group Pre-Post Test Design. Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2022 di Panti Griya Werdha Jambangan Surabaya. Sampel penelitian adalah 22 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Metode pengambilan sampel dengan purposive sampling. Instrumen dependen perubahan tekanan darah menggunakan lembar tabel observasi. Intervensi dilakukan 3 kali seminggu dalam 2 minggu. Analisis data dengan paired T-test. Hasil: Hasil rata-rata tekanan darah sebelum intervensi sistolik 147,68 dan diastolik 92,45. Hasil rata-rata tekanan darah setelah intervensi sistolik 137,81, dan diastolik 87,95. Hasil uji statistik diperoleh p value 0,000 (<0,05), ada perubahan tekanan darah setelah diberikan intervensi terapi relaksasi otot progresif dan terapi relaksasi benson. Kesimpulan: Pemberian terapi non farmakologi yaitu terapi relaksasi otot progresif dan terapi relaksasi benson efektif untuk menurunkan tekanan darah pada lansia.
Kata kunci: hipertensi; lansia; terapi relaksasi otot progresif; terapi relaksasi benson
Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Title: Efektivitas Pemberian Terapi Relaksasi Otot Progresif Dan Benson Pada Lansia Dengan Hipertensi
Description:
Pendahuluan: Penelitian ini bermula dari adanya angka kejadian hipertensi pada lansia masih tinggi.
Peningkatan sensitifitas terhadap asupan natrium dan terjadinya penurunan elastisitas pembuluh darah perifer akibat proses penuaan berdampak pada peningkatan tekanan darah lansia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian terapi relaksasi otot progresif dan terapi relaksasi benson pada lansia dengan hipertensi.
Metode: Desain penelitian ini adalah pre eksperimental One Group Pre-Post Test Design.
Penelitian ini dilakukan pada bulan April 2022 di Panti Griya Werdha Jambangan Surabaya.
Sampel penelitian adalah 22 responden yang memenuhi kriteria inklusi.
Metode pengambilan sampel dengan purposive sampling.
Instrumen dependen perubahan tekanan darah menggunakan lembar tabel observasi.
Intervensi dilakukan 3 kali seminggu dalam 2 minggu.
Analisis data dengan paired T-test.
Hasil: Hasil rata-rata tekanan darah sebelum intervensi sistolik 147,68 dan diastolik 92,45.
Hasil rata-rata tekanan darah setelah intervensi sistolik 137,81, dan diastolik 87,95.
Hasil uji statistik diperoleh p value 0,000 (<0,05), ada perubahan tekanan darah setelah diberikan intervensi terapi relaksasi otot progresif dan terapi relaksasi benson.
Kesimpulan: Pemberian terapi non farmakologi yaitu terapi relaksasi otot progresif dan terapi relaksasi benson efektif untuk menurunkan tekanan darah pada lansia.
Kata kunci: hipertensi; lansia; terapi relaksasi otot progresif; terapi relaksasi benson.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penerapan Relaksasi BENSON Dalam Mengatasi Kecemasan Lansia Hipertensi
Penerapan Relaksasi BENSON Dalam Mengatasi Kecemasan Lansia Hipertensi
ABSTRAK
Estimasi jumlah kasus hipertensi di Indonesia sebesar 63.309.620 orang, sedangkan angka kematian di Indonesia akibat hipertensi sebesar 427.218 kematian. Penyakit hip...
Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif terhadap Kualitas Tidur Lansia
Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif terhadap Kualitas Tidur Lansia
Lansia merupakan kelompok orang yang paling sering mengalami penurunan kualitas tidur. Beberapa penelitian menunjukkan manfaat latihan relaksasi otot progresif untuk menghadirkan r...
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia da...
Terapi Kombinasi: Aromaterapi Jahe dan Relaksasi Otot Progresif pada Pasien Kanker Serviks Pasca Kemoterapi
Terapi Kombinasi: Aromaterapi Jahe dan Relaksasi Otot Progresif pada Pasien Kanker Serviks Pasca Kemoterapi
Mual muntah merupakan salah satu efek samping dari kemoterapi pada pasien kanker serviks. Upaya penanganan mual muntah dapat dilakukan dengan pemberian intervensi non farmakologi y...
Relaksasi Otot Progresif Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Relaksasi Otot Progresif Menurunkan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Pendahuluan: Hipertensi atau tekanan darah tinggi saat ini masih menjadi masalah kesehatan yang dialami oleh penduduk dunia terutama di Indonesia. Hipertensi atau tekanan darah tin...
PENYULUHAN TENTANG TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA DI SMK SWAKARYA PALEMBANG
PENYULUHAN TENTANG TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA DI SMK SWAKARYA PALEMBANG
Penyuluhan ini dilatarbelakangi oleh kejadian nyeri menstruasi pada remaja di SMK Swakarya Palembang, dimana terdapat 58 (80%) remaja yang menyatakan mengalami nyeri menstruasi dan...

