Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengaruh Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Dismenore pada Remaja

View through CrossRef
Dismenore merupakan salah satu gangguan mestruasi yang sering di alami oleh remaja putri. Untuk penanganan dismenore bisa dilakukan dengan terapi non-farmakologi salah satunya adalah teknik relaksasi otot progresif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan dismenore pada remaja di Ma Al-Ishlah Gale-gale Kabupaten Maluku Tengah. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre experiment dengan rancangan one group pretest posttest. Penelitian ini di laksanakan di Ma Al-Ishlah gale-gale sejak 14 Mei/14 Juli 2022 dengan jumlah populasi 60 remaja. Penelitian ini menggunakan metode total sampling. Pengolahan data menggunakan uji statistic Wilcoxon dengan tingkat signifikn α < 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan, sebelum diberi perlakuan teknik relaksasi otot progresif tingkat dismenore pada remaja berada pada nyeri ringan 58,8% hingga nyeri sedang 40% dan nyeri berat 1,7%. Tetapi setelah di beri perlakukan teknik relaksasi otot progresif tingkat dismenore pada remaja berada pada tidak nyeri 55% hingga nyeri ringan 43,3% dan nyeri sedang 1,7%. Uji Wilcoxon menunjukkan p Value = 0,000. Sehingga Ha diterima artinya terdapat pengaruh pemberian teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan dismenore. Kesimpulan dari penelitian bahwa relaksasi otot progresif dapat menurunkan dismenorea pada Remaja di Ma al-Ishlah Gale-gale Kabupaten Maluku Tengah. Oleh karena itu teknik relaksasi otot progresif dapat di jadikan sebagai terapi non-farmakologi yang bisa dilakukan secara mandiri dalam mengatasi tingkat dismenore.
Title: Pengaruh Relaksasi Otot Progresif terhadap Penurunan Dismenore pada Remaja
Description:
Dismenore merupakan salah satu gangguan mestruasi yang sering di alami oleh remaja putri.
Untuk penanganan dismenore bisa dilakukan dengan terapi non-farmakologi salah satunya adalah teknik relaksasi otot progresif.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan dismenore pada remaja di Ma Al-Ishlah Gale-gale Kabupaten Maluku Tengah.
Desain penelitian yang digunakan adalah Pre experiment dengan rancangan one group pretest posttest.
Penelitian ini di laksanakan di Ma Al-Ishlah gale-gale sejak 14 Mei/14 Juli 2022 dengan jumlah populasi 60 remaja.
Penelitian ini menggunakan metode total sampling.
Pengolahan data menggunakan uji statistic Wilcoxon dengan tingkat signifikn α < 0,05.
Hasil penelitian ini menunjukkan, sebelum diberi perlakuan teknik relaksasi otot progresif tingkat dismenore pada remaja berada pada nyeri ringan 58,8% hingga nyeri sedang 40% dan nyeri berat 1,7%.
Tetapi setelah di beri perlakukan teknik relaksasi otot progresif tingkat dismenore pada remaja berada pada tidak nyeri 55% hingga nyeri ringan 43,3% dan nyeri sedang 1,7%.
Uji Wilcoxon menunjukkan p Value = 0,000.
Sehingga Ha diterima artinya terdapat pengaruh pemberian teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan dismenore.
Kesimpulan dari penelitian bahwa relaksasi otot progresif dapat menurunkan dismenorea pada Remaja di Ma al-Ishlah Gale-gale Kabupaten Maluku Tengah.
Oleh karena itu teknik relaksasi otot progresif dapat di jadikan sebagai terapi non-farmakologi yang bisa dilakukan secara mandiri dalam mengatasi tingkat dismenore.

Related Results

PENYULUHAN TENTANG TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA DI SMK SWAKARYA PALEMBANG
PENYULUHAN TENTANG TEKNIK RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN NYERI HAID PADA REMAJA DI SMK SWAKARYA PALEMBANG
Penyuluhan ini dilatarbelakangi oleh kejadian nyeri menstruasi pada remaja di SMK Swakarya Palembang, dimana terdapat 58 (80%) remaja yang menyatakan mengalami nyeri menstruasi dan...
Kesehatan Reproduksi Remaja
Kesehatan Reproduksi Remaja
Seksualitas dan kesehatan reproduksi remaja didefinisikan sebagai keadaan sejahtera fisik dan psikis seorang remaja, termasuk keadaan terbebas dari kehamilan yang tak dikehendaki, ...
Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif terhadap Kualitas Tidur Lansia
Pengaruh Latihan Relaksasi Otot Progresif terhadap Kualitas Tidur Lansia
Lansia merupakan kelompok orang yang paling sering mengalami penurunan kualitas tidur. Beberapa penelitian menunjukkan manfaat latihan relaksasi otot progresif untuk menghadirkan r...
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRESS PADA TAHANAN DI LAPAS NARKOTIKA KELAS II A BANDUNG
PENGARUH TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP PENURUNAN TINGKAT STRESS PADA TAHANAN DI LAPAS NARKOTIKA KELAS II A BANDUNG
Kondisi stress merupakan suatu keadaan yang dapat terjadi pada setiap individu dengan berbagai latar belakang, tanpa kecuali pada individu yang sedang menjalani masa tahanan di Lem...
Terapi Relaksasi Otot Progresif Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Klien Lansia
Terapi Relaksasi Otot Progresif Untuk Meningkatkan Kualitas Tidur Klien Lansia
Lansia adalah suatu masa dimana proses produktifitas berpikir, mengingat, menangkap, dan merespon sesuatu sudah mengalami penurunan secara berkala. Tahun 2020, jumlah lansia dipred...
Dismenore dan Kecemasan pada Remaja
Dismenore dan Kecemasan pada Remaja
Latar belakang. Prevalensi dismenore cukup tinggi pada remaja. Dampak yang ditimbulkan dari dismenore adalah penurunan aktifitas sehari-hari sampai memerlukan terapi. Faktor risiko...
Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Sikap Penanganan Dismenore
Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Sikap Penanganan Dismenore
Kesehatan reproduksi remaja putri salah satu bidang kesehatan yang menjadi perhatian di Indonesia. Remaja putri yang mengalami menstruasi sebagian akan menimbulkan nyeri yang diseb...
Relaksasi Otot Progresif Menurunkan Tingkat Depresi pada Lansia
Relaksasi Otot Progresif Menurunkan Tingkat Depresi pada Lansia
Perubahan penampilan fisik sebagai bagian dari proses penuaan yang normal, seperti berkurangnya ketajaman pancaindra, menurunnya daya tahan tubuh merupakan ancaman bagi integritas ...

Back to Top