Javascript must be enabled to continue!
PREFERENSI MASYARAKAT DESA PINGGIRPAPAS KABUPATEN SUMENEP TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH
View through CrossRef
Seiring bertambahnya penduduk akan memperparahkondisi lingkungan desa Pinggirpapas dikarenakan apabila jumlah penduduk semakin bertambah, maka akan mengakibatkan peningkatan produksi sampah yang pada akhirnya sampah tidak dapat dianggap menjadi masalah yang ringan, dimana sampah mengakibatkan gangguan terhadap lingkungan manusia. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang ada di Desa Pinggirpapas Kabupaten Sumenep.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 280 responden. Analisis data disajikan dalam bentuk tabel frekuensi dan analisis statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif dan Chi-Square.Berdasarkan hasil analisis menggunakan bantuan SPSS diperoleh rekapitulasi jawaban responden antara responden yang menjawab Ya dan Tidak secara berurutan yaitu 46,53% dan 53,47%. Responden yang menjawab Tidak terhadap semua pertanyaan terkait preferensi masyarakat terhadap pengelolaan sampah lebih besar dibandingkan dengan responden yang menjawab Ya. Selisih antara responden yang menjawab Ya dan Tidak adalah sebesar 6,95%. Hasil analisis chi- square adalah terdapat hubungan yang signifikan antara masyarakat yang menjawab Ya dan Tidak, dengan kecenderungan masyarakat menjawab Tidak sebanyak 17 pertanyaan, sedangkan kecenderungan masyarakat menjawab Ya sebanyak 9 pertanyaan. Tidak terdapathubungan yang signifikan antara masyarakat yang menjawab Ya dan Tidak, dengan kecenderungan masyarakat menjawab Tidak 5 pertanyaan, sedangkan kecenderungan masyarakat menjawab Ya sebanyak 2 pertanyaan.Kata kunci : Preferensi, Sampah, Pinggirpapas
Title: PREFERENSI MASYARAKAT DESA PINGGIRPAPAS KABUPATEN SUMENEP TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH
Description:
Seiring bertambahnya penduduk akan memperparahkondisi lingkungan desa Pinggirpapas dikarenakan apabila jumlah penduduk semakin bertambah, maka akan mengakibatkan peningkatan produksi sampah yang pada akhirnya sampah tidak dapat dianggap menjadi masalah yang ringan, dimana sampah mengakibatkan gangguan terhadap lingkungan manusia.
Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi masyarakat terhadap pengelolaan sampah yang ada di Desa Pinggirpapas Kabupaten Sumenep.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif.
Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 280 responden.
Analisis data disajikan dalam bentuk tabel frekuensi dan analisis statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif dan Chi-Square.
Berdasarkan hasil analisis menggunakan bantuan SPSS diperoleh rekapitulasi jawaban responden antara responden yang menjawab Ya dan Tidak secara berurutan yaitu 46,53% dan 53,47%.
Responden yang menjawab Tidak terhadap semua pertanyaan terkait preferensi masyarakat terhadap pengelolaan sampah lebih besar dibandingkan dengan responden yang menjawab Ya.
Selisih antara responden yang menjawab Ya dan Tidak adalah sebesar 6,95%.
Hasil analisis chi- square adalah terdapat hubungan yang signifikan antara masyarakat yang menjawab Ya dan Tidak, dengan kecenderungan masyarakat menjawab Tidak sebanyak 17 pertanyaan, sedangkan kecenderungan masyarakat menjawab Ya sebanyak 9 pertanyaan.
Tidak terdapathubungan yang signifikan antara masyarakat yang menjawab Ya dan Tidak, dengan kecenderungan masyarakat menjawab Tidak 5 pertanyaan, sedangkan kecenderungan masyarakat menjawab Ya sebanyak 2 pertanyaan.
Kata kunci : Preferensi, Sampah, Pinggirpapas.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
EDUKASI DAN PELATIHAN KELOMPOK MASYARAKAT TENTANG BANK SAMPAH
ABSTRAK
Sampah selalu menjadi masalah sulit bagi masyarakat yang tidak peduli dengan lingkungan. Ketika orang tidak menjaga kebersihan, mereka dapat meninggalkan timbunan sa...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...
Perlindungan Hukum Keris Aeng Tong-Tong Sumenep Dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional
Perlindungan Hukum Keris Aeng Tong-Tong Sumenep Dalam Hukum Nasional dan Konvensi Internasional
Kris is an object of Indonesian culture which has beautiful artistic and high economic values. Kris making is still maintained in several areas, one of which is in Sumenep Regency....
SOSIALISASI INOVASI MENGUBAH SAMPAH MENJADI BERKAH DI DESA CIKAKAK
SOSIALISASI INOVASI MENGUBAH SAMPAH MENJADI BERKAH DI DESA CIKAKAK
Sampah merupakan hal yang selalu berkaitan dengan kehidupan sehari-hari hampir semua aktivitas yang dilakukan akan menghasilkan sampah. Begitu pula yang terjadi di di desa Cikakak ...
Determinan Perilaku Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Desa Jelegong Kabupaten Bandung
Determinan Perilaku Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Desa Jelegong Kabupaten Bandung
Sampah merupakan sisa aktivitas manusia dan/atau proses alam dengan timbulan sampah berbentuk padat sehingga perlu dikelola lebih lanjut. Laju timbulan sampah terus meningkat seiri...
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA SUKAMENAK
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA SUKAMENAK
Abstrak. Volume sampah di kota Bandung meningkat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. TPA sudah tidak dapat menampung lebih banyak lagi, akibatnya sampah meluap dan berser...

