Javascript must be enabled to continue!
Gambaran Pelaksanaan Discharge Planning di Ruang Perawatan Jantung
View through CrossRef
Coronary heart disease (CHD) patients are vulnerable to rehospitalization. One of the reasons for the high rehospitalization rate in CHD patients is the implementation of inadequate discharge planning. The aim of this research is to find out an overview of the implementation of discharge planning in the cardiac inpatient room. This research was a descriptive analytical research with a survey design. The sample in this study was patients with coronary heart disease. The sampling technique used was convenience sampling. The sample size in this study was 67 people. The research used a discharge planning implementation questionnaire. Data were analyzed using quantitative descriptives presented in the form of frequencies and percentages. The results showed that the implementation of discharge planning in the fair category was 35.82%, good 31,34%, poor 23,88%, and very good 8,96%. Therefore, it is hoped that the implementation of discharge planning in the room can be improved through the availability of operational procedural standards regarding the implementation of structured and planned discharge planning so that the implementation of discharge planning in the room becomes more optimal.
Abstrak
Pasien penyakit jantung koroner (PJK) rentan mengalami rehosipitalisasi. Tingginya angka rehospitalisasi pada pasien PJK salah satunya dipengaruhi oleh pelaksanaan discharge planning yang tidak adekuat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran pelaksanaan discharge planning di ruang perawatan jantung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain survey. Sampel dalam penelitian ini yaitu pasien dengan penyakit jantung koroner. Teknik sampling yang digunakan yaitu convenience sampling. Besar sampel dalam penelitian ini yaitu 67 orang. Penelitian menggunakan kuesioner pelaksanaan discharge planning. Data dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam bentuk frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan discharge planning dalam kategori cukup sebesar 35,82%, baik 31,34%, kurang baik 23,88%, dan sangat baik 8,96%. Oleh karena itu, diharapkan pelaksanaan discharge planning di ruangan tersebut dapat ditingkatkan melalui tersedianya standar prosedural operasional mengenai penerapan discharge planning yang terstruktur dan terencana sehingga pelaksanaan discharge planning di ruangan menjadi lebih optimal.
Kata kunci: discharge planning, penyakit jantung koroner, rehospitalisasi
Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat Universitas Jambi
Title: Gambaran Pelaksanaan Discharge Planning di Ruang Perawatan Jantung
Description:
Coronary heart disease (CHD) patients are vulnerable to rehospitalization.
One of the reasons for the high rehospitalization rate in CHD patients is the implementation of inadequate discharge planning.
The aim of this research is to find out an overview of the implementation of discharge planning in the cardiac inpatient room.
This research was a descriptive analytical research with a survey design.
The sample in this study was patients with coronary heart disease.
The sampling technique used was convenience sampling.
The sample size in this study was 67 people.
The research used a discharge planning implementation questionnaire.
Data were analyzed using quantitative descriptives presented in the form of frequencies and percentages.
The results showed that the implementation of discharge planning in the fair category was 35.
82%, good 31,34%, poor 23,88%, and very good 8,96%.
Therefore, it is hoped that the implementation of discharge planning in the room can be improved through the availability of operational procedural standards regarding the implementation of structured and planned discharge planning so that the implementation of discharge planning in the room becomes more optimal.
Abstrak
Pasien penyakit jantung koroner (PJK) rentan mengalami rehosipitalisasi.
Tingginya angka rehospitalisasi pada pasien PJK salah satunya dipengaruhi oleh pelaksanaan discharge planning yang tidak adekuat.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran pelaksanaan discharge planning di ruang perawatan jantung.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain survey.
Sampel dalam penelitian ini yaitu pasien dengan penyakit jantung koroner.
Teknik sampling yang digunakan yaitu convenience sampling.
Besar sampel dalam penelitian ini yaitu 67 orang.
Penelitian menggunakan kuesioner pelaksanaan discharge planning.
Data dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif yang disajikan dalam bentuk frekuensi dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan discharge planning dalam kategori cukup sebesar 35,82%, baik 31,34%, kurang baik 23,88%, dan sangat baik 8,96%.
Oleh karena itu, diharapkan pelaksanaan discharge planning di ruangan tersebut dapat ditingkatkan melalui tersedianya standar prosedural operasional mengenai penerapan discharge planning yang terstruktur dan terencana sehingga pelaksanaan discharge planning di ruangan menjadi lebih optimal.
Kata kunci: discharge planning, penyakit jantung koroner, rehospitalisasi.
Related Results
ANALISIS PENGETAHUAN KONSEP DISCHARGE PLANNING MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
ANALISIS PENGETAHUAN KONSEP DISCHARGE PLANNING MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
ANALISIS PENGETAHUAN KONSEP DISCHARGE PLANNING MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANGDischarge Planning Concept Knowledge Analysis Amongst Nursing Students of Muhamm...
Upaya Pencegahan Penyakit Jantung pada Wanita Usia Subur dengan Senam Jantung Sehat
Upaya Pencegahan Penyakit Jantung pada Wanita Usia Subur dengan Senam Jantung Sehat
Mempunyai jantung sehat merupakan impian semua orang, karena dengan jantung sehat akan terhidar dari penyakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya. Senam jantung merupakan olahra...
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN KELUARGA PASIEN JANTUNG TENTANG RESUSITASI JANTUNG HANDS ONLY DI RSUD CURUP
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGETAHUAN KELUARGA PASIEN JANTUNG TENTANG RESUSITASI JANTUNG HANDS ONLY DI RSUD CURUP
Henti jantung merupakan penyebab kematian utama di Amerika Serikat. Tujuh puluh persen serangan terjadi di rumah dan 50% nya tidak disaksikan. Penyakit jantung di Indonesia berdasa...
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT KORBAN HENTI JANTUNG DI LUAR RUMAH SAKIT DI KELURAHAN MARGA RAHAYU KOTA LUBUKLINGGAU
PELATIHAN BASIC LIFE SUPPORT KORBAN HENTI JANTUNG DI LUAR RUMAH SAKIT DI KELURAHAN MARGA RAHAYU KOTA LUBUKLINGGAU
ABSTRAKKasus henti jantung bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Berdasarkan data statistik, sebagian besar serangan jantung terjadi di luar rumah sakit. Akan tetapi pengetahuan...
RUANG HAUSDORFF KOMPAK
RUANG HAUSDORFF KOMPAK
Pada ruang topologi terdapat beberapa sifat, salah satunya adalah sifat kekompakan. Kekompakan dalam ruang topologi didefinisikan dengan terdapatnya berhingga koleksi himpunan terb...
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
PERAN EDUCATOR PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING PADA PASIEN DI RUANG TULIP 1C RSUD ULIN BANJARMASIN
PERAN EDUCATOR PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING PADA PASIEN DI RUANG TULIP 1C RSUD ULIN BANJARMASIN
ABSTRAKDischarge planning merupakan interaksi dan kolaborasi antara petugas kesehatan, pasien, dan keluarga untuk memberikan dan mengatur kontinuitas perawatan yang diperlukan pasi...
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
PERBANDINGAN KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN PADA PENDERITA PENYAKIT JANTUNG KORONER DENGAN PENDERITA NON-PENYAKIT JANTUNG KORONER
Penyakit jantung koroner merupakan suatu penyakit yang diakibatkan tidak mencukupinya suplai darah dan oksigen pada lapisan miokardium jantung akibat penyempitan pembuluh darah kor...

