Javascript must be enabled to continue!
PERAN EDUCATOR PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING PADA PASIEN DI RUANG TULIP 1C RSUD ULIN BANJARMASIN
View through CrossRef
ABSTRAKDischarge planning merupakan interaksi dan kolaborasi antara petugas kesehatan, pasien, dan keluarga untuk memberikan dan mengatur kontinuitas perawatan yang diperlukan pasien. Selama pelaksanaan discharge planning, perawat berperan melakukan pendidikan kepada pasien dan keluarga untuk mempersiapkan pemulangan dan kebutuhan untuk perawatan tindak lanjut di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran educator perawat dengan pelaksanaan discharge planning pada pasien di Ruang Tulip 1C RSUD Ulin Banjarmasin. Rancangan penelitian ini adalah observasional analitik dengan cross sectional menggunakan sampling jenuh, dan subjek penelitian sebanyak 29 responden. Peran educator yang baik sebanyak 17 orang (59%) dan pelaksanaan discharge planning baik sebanyak 18 orang (62%). Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan hasil didapatkan nilai p=0,002 yang berarti p<0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara peran educator perawat dengan pelaksanaan discharge planning pada pasien di Ruang Tulip 1C RSUD Ulin Banjarmasin.Kata-kata kunci: perawat, discharge planning, peran educator.ABSTRACTDischarge planning is the interaction and collaboration among of health care workers, patients, and families together to provide and arrange the necessary continuity of patient care. During the implementation of discharge planning, nurses play a role in education to the patient and family for prepare the return and the possible need for follow-up care at home. This study aimed to determined the relationship of the educator nurse’s role with the implementation of discharge planning for patients in Tulip 1C RSUD Ulin Banjarmasin. The study design was observational analytic cross sectional using saturated sampling and the subjects were 29 respondents. The role of a good educator were 17 people (59%) and the implementation of good discharge planning were 18 people (62%). Data analysis using Chi Square test with the results obtained p = 0.002, which means p <0.05, so it can be concluded that there was a significant relationship between the nurse educator role with the implementation of discharge planning for patients in Tulip 1C RSUD Ulin Banjarmasin.Keywords: nurse, discharge planning, educator role.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: PERAN EDUCATOR PERAWAT DENGAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING PADA PASIEN DI RUANG TULIP 1C RSUD ULIN BANJARMASIN
Description:
ABSTRAKDischarge planning merupakan interaksi dan kolaborasi antara petugas kesehatan, pasien, dan keluarga untuk memberikan dan mengatur kontinuitas perawatan yang diperlukan pasien.
Selama pelaksanaan discharge planning, perawat berperan melakukan pendidikan kepada pasien dan keluarga untuk mempersiapkan pemulangan dan kebutuhan untuk perawatan tindak lanjut di rumah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran educator perawat dengan pelaksanaan discharge planning pada pasien di Ruang Tulip 1C RSUD Ulin Banjarmasin.
Rancangan penelitian ini adalah observasional analitik dengan cross sectional menggunakan sampling jenuh, dan subjek penelitian sebanyak 29 responden.
Peran educator yang baik sebanyak 17 orang (59%) dan pelaksanaan discharge planning baik sebanyak 18 orang (62%).
Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan hasil didapatkan nilai p=0,002 yang berarti p<0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara peran educator perawat dengan pelaksanaan discharge planning pada pasien di Ruang Tulip 1C RSUD Ulin Banjarmasin.
Kata-kata kunci: perawat, discharge planning, peran educator.
ABSTRACTDischarge planning is the interaction and collaboration among of health care workers, patients, and families together to provide and arrange the necessary continuity of patient care.
During the implementation of discharge planning, nurses play a role in education to the patient and family for prepare the return and the possible need for follow-up care at home.
This study aimed to determined the relationship of the educator nurse’s role with the implementation of discharge planning for patients in Tulip 1C RSUD Ulin Banjarmasin.
The study design was observational analytic cross sectional using saturated sampling and the subjects were 29 respondents.
The role of a good educator were 17 people (59%) and the implementation of good discharge planning were 18 people (62%).
Data analysis using Chi Square test with the results obtained p = 0.
002, which means p <0.
05, so it can be concluded that there was a significant relationship between the nurse educator role with the implementation of discharge planning for patients in Tulip 1C RSUD Ulin Banjarmasin.
Keywords: nurse, discharge planning, educator role.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Penjadwalan Dinas Perawat berhubungan dengan Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Ulin Banjarmasin
Penjadwalan Dinas Perawat berhubungan dengan Kepuasan Pasien di Ruang Rawat Inap RSUD Ulin Banjarmasin
ABSTRAKKepuasan pasien selama dirawat di suatu rumah sakit masih dalam kategori rendah. Rendahnya kepuasan pasien tersebut dipengaruhi beberapa faktor yang salah satunya adalah pen...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Tinjauan Kepuasan Pasien Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan
Dari survey pendahuluan terhadap 20 pasien diperoleh 5 (25%) pasien menyatakan kurang puas terhadap mutu pelayanan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasa...
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN
Pelayanan perawat menjadi ujung tombak dalam mencapai mutu pelayanan kesehatan karena perawat yang sering kontak dengan pasien. Kepuasan pasien merupakan keseimbangan antara harapa...
Hubungan Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Perawat Ruang Rawat Inap di RSUD Dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya
Hubungan Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja Perawat Ruang Rawat Inap di RSUD Dr.Soekardjo Kota Tasikmalaya
Abstract.The low discipline of nurses impacts the low quality of service in a hospital. A factor that can affect the work discipline of nurses is work motivation. Work motivation e...
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DALAM MENGIDENTIFIKASI PASIEN DENGAN PELAKSANAAN IDENTIFIKASI PASIEN DI RUANG RAWAT INAP AULIA HOSPITAL PEKANBARU
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT DALAM MENGIDENTIFIKASI PASIEN DENGAN PELAKSANAAN IDENTIFIKASI PASIEN DI RUANG RAWAT INAP AULIA HOSPITAL PEKANBARU
Identifikasi pasien menjadi masalah bila tidak dilakukan, resiko yang timbul menyebabkan kecacatan bahan kematian pasien jika tidak dilaksanakan, dan menimbulkan kerugian besar ba...
TEKANAN DARAH SISTOLIK PADA KEJADIAN MORTALTAS PASIEN STEMI DI RSUD ULIN BANJARMASIN
TEKANAN DARAH SISTOLIK PADA KEJADIAN MORTALTAS PASIEN STEMI DI RSUD ULIN BANJARMASIN
ABSTRAKTekanan darah memilik peranan penting dalam penentuan stratifikasi risiko dan informasi prognosis yang efektif, dimana tekanan darah yang rendah dikaitkan dengan angka kejad...

