Javascript must be enabled to continue!
TEKANAN DARAH SISTOLIK PADA KEJADIAN MORTALTAS PASIEN STEMI DI RSUD ULIN BANJARMASIN
View through CrossRef
ABSTRAKTekanan darah memilik peranan penting dalam penentuan stratifikasi risiko dan informasi prognosis yang efektif, dimana tekanan darah yang rendah dikaitkan dengan angka kejadian mortalitas yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tekanan darah sistolik pada kejadian mortalitas pasien STEMI di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan analisis univariat. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan jenis sampel aksidental. Dilakukan pada pasien STEMI di RSUD Ulin Banjarmasin dan melibatkan 17 pasien. Penelitian dilakukan dari tanggal 4 Nopember sampai 6 Desember. Dari total responden sebanyak 17 orang, 15 responden (88,2%) terkategori survive dengan tekanan darah sistolik rata-rata 116.67 mmHg, 2 responden (11,8%) terkategori mortal dengan tekanan darah sistolik rata-rata 80 mmHg. Pasien STEMI dengantekanan darah sistolik 80 mmHg memiliki angka kejadian mortalitas lebih tinggi dibandingkan pasien dengan tekanan darah sistolik lebih dari 80 mmHg.Kata-kata kunci: kejadian mortalitas, STEMI, tekanan darah sistolik.ABSTRACTBlood pressure having an important role in determining risk stratification and prognostic information that is effective, in which low blood pressure is associated with a high incidence of mortality. The objective in this study is describing systolic number of blood pressure and in Hospital Mortality of STEMI patients in RSUD Ulin Banjarmasin. This study used univariate analysis. The method used was a descriptive study with cross sectional sample types accidental. Performed in STEMI patients in hospitals Ulin Banjarmasin and involves 17 patients researchconducted from November 4th to December 6th 2015. Of the total respondents were 17 people, 15 of respondents (88,2%) categorized survive with systolic blood pressure an average of 116.67 mmHg, 2 respondents (11,8%) categorized mortal with systolic blood pressure an average of 80 mmHg. STEMI Patients with systolic blood pressure of 80 mmHg had a higher incidence of mortality than patients with systolic blood pressure greater than 80 mmHg.Keywords: incidence of mortality, STEMI, systolic blood pressure.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: TEKANAN DARAH SISTOLIK PADA KEJADIAN MORTALTAS PASIEN STEMI DI RSUD ULIN BANJARMASIN
Description:
ABSTRAKTekanan darah memilik peranan penting dalam penentuan stratifikasi risiko dan informasi prognosis yang efektif, dimana tekanan darah yang rendah dikaitkan dengan angka kejadian mortalitas yang tinggi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tekanan darah sistolik pada kejadian mortalitas pasien STEMI di RSUD Ulin Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan analisis univariat.
Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan jenis sampel aksidental.
Dilakukan pada pasien STEMI di RSUD Ulin Banjarmasin dan melibatkan 17 pasien.
Penelitian dilakukan dari tanggal 4 Nopember sampai 6 Desember.
Dari total responden sebanyak 17 orang, 15 responden (88,2%) terkategori survive dengan tekanan darah sistolik rata-rata 116.
67 mmHg, 2 responden (11,8%) terkategori mortal dengan tekanan darah sistolik rata-rata 80 mmHg.
Pasien STEMI dengantekanan darah sistolik 80 mmHg memiliki angka kejadian mortalitas lebih tinggi dibandingkan pasien dengan tekanan darah sistolik lebih dari 80 mmHg.
Kata-kata kunci: kejadian mortalitas, STEMI, tekanan darah sistolik.
ABSTRACTBlood pressure having an important role in determining risk stratification and prognostic information that is effective, in which low blood pressure is associated with a high incidence of mortality.
The objective in this study is describing systolic number of blood pressure and in Hospital Mortality of STEMI patients in RSUD Ulin Banjarmasin.
This study used univariate analysis.
The method used was a descriptive study with cross sectional sample types accidental.
Performed in STEMI patients in hospitals Ulin Banjarmasin and involves 17 patients researchconducted from November 4th to December 6th 2015.
Of the total respondents were 17 people, 15 of respondents (88,2%) categorized survive with systolic blood pressure an average of 116.
67 mmHg, 2 respondents (11,8%) categorized mortal with systolic blood pressure an average of 80 mmHg.
STEMI Patients with systolic blood pressure of 80 mmHg had a higher incidence of mortality than patients with systolic blood pressure greater than 80 mmHg.
Keywords: incidence of mortality, STEMI, systolic blood pressure.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PEMAIN MUSIK DI SEKOLAH MUSIK TOMS YAMAHA MUSIC SCHOOL MANADO
Abstract: Blood pressureand pulse rateis very important in the health sectorin general, and particularly in the field of medicine, since the blood pressure and pulse rateis a facto...
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggun...
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia da...
Hubungan Kadar Natrium Darah dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi
Hubungan Kadar Natrium Darah dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi
Abstract: Hypertension has become a significant health problem globally, with serious consequences for cardiovascular diseases and high mortality rates. This disease ranks first in...
Studi Kasus Penerapan Teknik Handgrip Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah
Studi Kasus Penerapan Teknik Handgrip Exercise Terhadap Penurunan Tekanan Darah
Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah meningkat melebihi batas normal dengan tekanan sistolik140mmHg dan tekanan darah diastolik 90 mmHg. Salah satu gejala yang dapat ...
Implementasi Program Telenursing Berbasis Pemberdayaan Keluarga dalam Pengontrolan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Implementasi Program Telenursing Berbasis Pemberdayaan Keluarga dalam Pengontrolan Tekanan Darah Pasien Hipertensi
Tingginya angka kematian akibat hipertensi yang tidak terkendali di Indonesia membutuhkan perawatan jangka panjang yang dapat dilaksanakan dengan keterlibatan keluarga dan pemanfaa...
Gambaran Perubahan Tekanan Darah Pasca Olahraga Futsal pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
Gambaran Perubahan Tekanan Darah Pasca Olahraga Futsal pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas
AbstrakPada olahraga tertentu seperti futsal, tekanan darah dapat naik menjadi 150-200 mmHg. Sebuah penelitian menyatakan 60 kematian mendadak pasca olahraga, 58 diantaranya dise...

