Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
View through CrossRef
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg. Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggunakan herbal salah satunya Bawang Putih. Bawang putih mempunyai kandungan Allicin yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Pemberian Bawang Putih Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Posyandu Lansia Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.
Penelitian ini menggunakan desain Pra Eksperimental dengan pendekatan one group pra-post test design. Sampel sebanyak 18 responden dengan teknik Purposive Sampling. Variabel independen adalah Pemberian Bawang Putih dan variabel dependen adalah Penurunan Tekanan Darah. Pengumpulan data mengunakan SOP dan tensimeter digital merk Onemed. Uji statistic mengunakan uji Paired t test dengan α = 0,05.
Dari 18 responden sebelum pemberian bawang putih didapatkan mean tekanan darah sistolik 174,61 mmHg dan mean tekanan darah diastolik 97,61 mmHg, sesudah pemberian bawang putih didapatkan mean tekanan darah sistolik 165,17 mmHg dan mean tekanan darah diastolik 90,22 mmHg. Hasil uji Paired t test tekanan darah sistole didapatkan p value (0,000) ≤ α (0,05) dan tekanan darah diastole hasil uji p value (0,000) ≤ α (0,05). Sehingga ada Pengaruh Pemberian Bawang Putih Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Posyandu Lansia Desa Mlorah Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk.
Senyawa allicin dalam bawang putih berkhasiat menghancurkan pembentukan pembekuan darah dalam arteri, menurunkan tekanan darah. Zat tersebut memiliki efek selayaknya obat darah tinggi, yakni melebarkan pembuluh darah (Vasodilator) sehingga tekanan darah akan turun.
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Title: PENGARUH PEMBERIAN BAWANG PUTIH TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Description:
Tekanan Darah pada lansia penderita hipertensi yaitu tekanan sistolik 160 mmHg dan tekanan diastolik 90 mmHg.
Untuk menstabilkan tekanan darah pada lansia hipertensi dengan menggunakan herbal salah satunya Bawang Putih.
Bawang putih mempunyai kandungan Allicin yang dapat menurunkan tekanan darah.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Pemberian Bawang Putih Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Posyandu Lansia Desa Mlorah, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.
Penelitian ini menggunakan desain Pra Eksperimental dengan pendekatan one group pra-post test design.
Sampel sebanyak 18 responden dengan teknik Purposive Sampling.
Variabel independen adalah Pemberian Bawang Putih dan variabel dependen adalah Penurunan Tekanan Darah.
Pengumpulan data mengunakan SOP dan tensimeter digital merk Onemed.
Uji statistic mengunakan uji Paired t test dengan α = 0,05.
Dari 18 responden sebelum pemberian bawang putih didapatkan mean tekanan darah sistolik 174,61 mmHg dan mean tekanan darah diastolik 97,61 mmHg, sesudah pemberian bawang putih didapatkan mean tekanan darah sistolik 165,17 mmHg dan mean tekanan darah diastolik 90,22 mmHg.
Hasil uji Paired t test tekanan darah sistole didapatkan p value (0,000) ≤ α (0,05) dan tekanan darah diastole hasil uji p value (0,000) ≤ α (0,05).
Sehingga ada Pengaruh Pemberian Bawang Putih Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Posyandu Lansia Desa Mlorah Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk.
Senyawa allicin dalam bawang putih berkhasiat menghancurkan pembentukan pembekuan darah dalam arteri, menurunkan tekanan darah.
Zat tersebut memiliki efek selayaknya obat darah tinggi, yakni melebarkan pembuluh darah (Vasodilator) sehingga tekanan darah akan turun.
.
Related Results
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
EFEKTIFITAS PEMBERIAN SEDUHAN DAUN SUNGKAI (PERONEMA CANESCENS JACK) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH UPT PUSKESMAS PAHANDUT PALANGKA RAYA
Salah satu terapi pengobatan non farmakologis untuk hipertensi yaitu dengan pemberian seduhan daun sungkai. Daun sungkai (Peronema Canescens Jack) merupakan etnobotani Indonesia da...
EFEKTIVITAS BRAIN GYM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
EFEKTIVITAS BRAIN GYM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Penyakit hipertensi lebih akrab disebut penyakit darah tinggi. Penyakit arteri yang diakibatkan tekanan darah yang meningkat secara kronis. Penyakit ini tanpa gejala yang dapat men...
Literature Review Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Lansia
Literature Review Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Penurunan Tekanan Darah Tinggi Pada Lansia
Penyebab kematian utama diseluruh dunia adalah penyakit hipertensi yang kronis dimana keadaan ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, otak, ginjal dan lainnya. Menurut Worl...
PENGARUH PEMBERIAN SARI LABU SIAM TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN SARI LABU SIAM TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI
Hipertensi adalah kondisi yang sering dijumpai di masyarakat dan merupakan kondisi berisiko tinggi karena dapat menyebabkan komplikasi bagi penderitanya. Secara medis, hipertensi a...
PENGARUH PEMBERIAN LATIHAN ISOMETRIC HAND GRIP TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA DI MASA PANDEMI
PENGARUH PEMBERIAN LATIHAN ISOMETRIC HAND GRIP TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH LANSIA DI MASA PANDEMI
Latar Belakang: Kasus hipertensi seringkali ditemukan di masyarakat terutama pada lansia. Di masa pandemi Covid-19 ini banyak lansia yang mengalami penurunan aktivitas fisik sehing...
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Latihan Senam Lansia Dengan Hipertensi Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Latihan Senam Lansia Dengan Hipertensi Untuk Meningkatkan Derajat Kesehatan
Latar Belakang: Lanjut Usia (Lansia) sebuah proses bertambahnya usia disertai adanya penurunan fungsi organ tubuh pada lansia, seiring meningkatnya usia, terjadi perubahan dalam st...
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI MASYARAKAT
PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI MASYARAKAT
Latar belakang: Lansia merupakan kelompok usia 60 tahun ke atas dimana telah mengalami penurunan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan stress lingkungan. Peningkatan usia yang d...
PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM MENGONTROL REGULASI TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI RT 03 RW 08 GIRILAYA SURABAYA
PENINGKATAN PENGETAHUAN DALAM MENGONTROL REGULASI TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI RT 03 RW 08 GIRILAYA SURABAYA
Abstrak
Meningkatnya faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) yaitu disebabkan oleh meningkatnya tekanan darah, gula darah, indeks massa tubuh atau obesitas, pola makan yang tida...

