Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pemertahanan Identitas Bugis-Bajo Di Desa Sumberkima, Gerokgak, Buleleng, Bali Dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah

View through CrossRef
Bugis-Bajo di pesisir Desa Sumberkima ini menarik untuk diteliti karena suku yang merupakan bukan asli daerah tersebut mampu mempertahankan identitasnya dari berbagai suku yang ada. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan Latar belakang belakang keberadaan Suku Bugis Bajo di Desa Sumberkima; (2) Mendeskripsikan Unsur-unsur identitas yang masih dipertahankan oleh Bugis Bajo di Desa Sumberkima; (3) Mendeskripsikan Aspekaspek dari pemertahanan identitas Bugis Bajo di Desa Sumberkima, yang memiliki potensi sebagai sumber belajar sejarah. Metode yang diapakai pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan tahap-tahap: (1) Penetuan lokasi penelitian; (2) Penentuan informan. Menggunakan teknik purposive dan snowball; (3) Teknik pengumpulan data. meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumen; (4) Teknik validasi data yaitu triangulasi data dan teknik analisis data. Hasil dari penlitian ini yaitu deskripsi Latar Belakang Keberadaan Suku Bugis-Bajo di Desa Sumberkima, Identitas-identitas yang masih dipertahankan oleh Bugis-Bajo di Desa Sumberkima meliputi: Bahasa Bajo, Rumah Panggung, Sistem pengetahuan turun temurun, makanan khas, dan Tradisi-Adat. Aspek-Aspek dari Pemertahanan Identitas Bugis Bajo di Desa Sumberkima yang Memiliki Potensi Sebagai Sumber Belajar sejarah meliputi: aspek sejarah dan aspek sosial budaya. Kata kunci : Pemertahanan, Identitas, Etnik, Sumber Belajar Sejarah.
Title: Pemertahanan Identitas Bugis-Bajo Di Desa Sumberkima, Gerokgak, Buleleng, Bali Dan Potensinya Sebagai Sumber Belajar Sejarah
Description:
Bugis-Bajo di pesisir Desa Sumberkima ini menarik untuk diteliti karena suku yang merupakan bukan asli daerah tersebut mampu mempertahankan identitasnya dari berbagai suku yang ada.
Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Mendeskripsikan Latar belakang belakang keberadaan Suku Bugis Bajo di Desa Sumberkima; (2) Mendeskripsikan Unsur-unsur identitas yang masih dipertahankan oleh Bugis Bajo di Desa Sumberkima; (3) Mendeskripsikan Aspekaspek dari pemertahanan identitas Bugis Bajo di Desa Sumberkima, yang memiliki potensi sebagai sumber belajar sejarah.
Metode yang diapakai pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan tahap-tahap: (1) Penetuan lokasi penelitian; (2) Penentuan informan.
Menggunakan teknik purposive dan snowball; (3) Teknik pengumpulan data.
meliputi observasi, wawancara, dan studi dokumen; (4) Teknik validasi data yaitu triangulasi data dan teknik analisis data.
Hasil dari penlitian ini yaitu deskripsi Latar Belakang Keberadaan Suku Bugis-Bajo di Desa Sumberkima, Identitas-identitas yang masih dipertahankan oleh Bugis-Bajo di Desa Sumberkima meliputi: Bahasa Bajo, Rumah Panggung, Sistem pengetahuan turun temurun, makanan khas, dan Tradisi-Adat.
Aspek-Aspek dari Pemertahanan Identitas Bugis Bajo di Desa Sumberkima yang Memiliki Potensi Sebagai Sumber Belajar sejarah meliputi: aspek sejarah dan aspek sosial budaya.
Kata kunci : Pemertahanan, Identitas, Etnik, Sumber Belajar Sejarah.

Related Results

PEMERTAHANAN BAHASA BUGIS DI KOTA AMBON [Bugis Language Defence in the city of Ambon]
PEMERTAHANAN BAHASA BUGIS DI KOTA AMBON [Bugis Language Defence in the city of Ambon]
This study examines the maintenance of Bugis language in the Wara neighborhood, Ambon City. As a language brought by immigrants from South Sulawesi, the Bugis language is a minorit...
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
ABSTRAK: Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana sejarah kedatangan orang Bugis di Desa Polewali Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan? (2) Bagaimana kond...
SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
ABSTRAK: Tujuan utama penelitian ini adalah: (1) Untuk menjelaskan bentuk-bentuk kebudayaan masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana, (2) Un...
Homonim Kosakata Bugis dalam Falsafah Hidup Masyarakat Bugis
Homonim Kosakata Bugis dalam Falsafah Hidup Masyarakat Bugis
Homonyms of Bugis Language in Philosophy of Life of The Bugis People ABSTRAKFalsafah Bugis selain sarat dengan unsur etika dan moralitas juga mengandung nilai sastra yang tinggi. P...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
CENGKEH SEBAGAI INSPIRASI PENGEMBANGAN MOTIF BATIK BERBASIS DIGITAL DI KABUPATEN BULELENG
CENGKEH SEBAGAI INSPIRASI PENGEMBANGAN MOTIF BATIK BERBASIS DIGITAL DI KABUPATEN BULELENG
Batik is one of the textile products that began to develop in Buleleng Regency. The presence of batik in the Buleleng district is used as an alternative for souvenirs and souvenirs...
ANALISIS TERHADAP HARI BAIK DAN HARI BURUK DALAM SISTEM PENANGGALAN KALENDER SUKU BUGIS PERSPEKTIF ILMU FALAK
ANALISIS TERHADAP HARI BAIK DAN HARI BURUK DALAM SISTEM PENANGGALAN KALENDER SUKU BUGIS PERSPEKTIF ILMU FALAK
Abstrack This research discusses the Bugis Tribal Dating System Falak Science Perspective (Analysis of Good Days and Bad Days in the Bugis CalendarThe perception of the people in ...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...

Back to Top