Javascript must be enabled to continue!
SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
View through CrossRef
ABSTRAK: Tujuan utama penelitian ini adalah: (1) Untuk menjelaskan bentuk-bentuk kebudayaan masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana, (2) Untuk menjelaskan perkembangan kebudayaan masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana, dan (3) Untuk menjelaskan strategi masyarakat suku Bugis dalam mempertahankan kebudayaan di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana. Penelitian menggunakan pendekatan strukturis, dengan menggunakan sumber tertulis, sumber lisan, dan sumber visiual. Metode penelitaian menggunakan metode sejarah yang terdiri dari 1) pengumpulan sumber (Heuristik), 2) kritik sumber eksternal dan internal, 3) penulisan (historiografi). Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Budaya masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana adalah: mappalili, mappedendang, macceratasi, aqiqah, mabbarasani, mappaci, ammateang, marraga, maggasing, mallogo, majjeka, (2) Perkembangan budaya masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana makin menurun akibat perkembangan teknologi. (3) Strategi masyarakat suku bugis dalam mempertahankan kebudayaan di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana yakni dengan memberikan pemahaman tentang esensi nilai kearifan lokal, melaksanakan kegiatan budaya secara terus menerus dan berkesinambungan, menumbuhkan rasa percaya diri dan bangga pada masyarakat Boepinang tentang budaya dan adat istiadat bugis, membentuk lembaga adat Bugis di Poleang, memasukan kegiatan Budaya Bugis dalam kurikulum sekolah (Muatan Lokal). Kata Kunci: Sejarah, Budaya, Masyarakat Bugis ABSTRACT: The main objectives of this study are: (1) To explain the cultural forms of the Bugis tribe in Boepinang Village, Poleang District, Bombana Regency, (2) To explain the cultural development of the Bugis tribe community in Boepinang Village, Poleang District, Bombana Regency, and (3) To explain the strategy of the Bugis people in maintaining culture in the Boepinang Village, Poleang District, Bombana Regency. Research uses a structuralist approach, using written sources, oral sources, and visionual sources. The research method uses the historical method which consists of 1) collection of sources (Heuristics), 2) criticism of external and internal sources, 3) writing (historiography). The results of this study are as follows: (1) The culture of the Bugis tribe community in Boepinang Village, Poleang District Bombana Regency are: mappalili, mappedendang, maceration, aqiqah, mabbarasani, mappaci, ammateang, marraga, maggasing, mallogo, majjeka, (2) cultural development Bugis tribe community in Boepinang Sub-District, Poleang District, Bombana Regency is decreasing due to technological developments. (3) The strategy of the Bugis tribe community in maintaining culture in Boepinang Village, Poleang District, Bombana Regency by providing an understanding of the essence of local wisdom values, carrying out cultural activities continuously and continuously, fostering self-confidence and pride in the Boepinang community about culture and customs. bugis, forming a traditional Bugis institution in Poleang, including Bugis Culture activities in the school curriculum (Local Content). Keywords: History, Culture, Bugis Society
Title: SEJARAH BUDAYA MASYARAKAT BUGIS DI KELURAHAN BOEPINANG KECAMATAN POLEANG KABUPATEN BOMBANA
Description:
ABSTRAK: Tujuan utama penelitian ini adalah: (1) Untuk menjelaskan bentuk-bentuk kebudayaan masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana, (2) Untuk menjelaskan perkembangan kebudayaan masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana, dan (3) Untuk menjelaskan strategi masyarakat suku Bugis dalam mempertahankan kebudayaan di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana.
Penelitian menggunakan pendekatan strukturis, dengan menggunakan sumber tertulis, sumber lisan, dan sumber visiual.
Metode penelitaian menggunakan metode sejarah yang terdiri dari 1) pengumpulan sumber (Heuristik), 2) kritik sumber eksternal dan internal, 3) penulisan (historiografi).
Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Budaya masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana adalah: mappalili, mappedendang, macceratasi, aqiqah, mabbarasani, mappaci, ammateang, marraga, maggasing, mallogo, majjeka, (2) Perkembangan budaya masyarakat suku Bugis di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana makin menurun akibat perkembangan teknologi.
(3) Strategi masyarakat suku bugis dalam mempertahankan kebudayaan di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana yakni dengan memberikan pemahaman tentang esensi nilai kearifan lokal, melaksanakan kegiatan budaya secara terus menerus dan berkesinambungan, menumbuhkan rasa percaya diri dan bangga pada masyarakat Boepinang tentang budaya dan adat istiadat bugis, membentuk lembaga adat Bugis di Poleang, memasukan kegiatan Budaya Bugis dalam kurikulum sekolah (Muatan Lokal).
Kata Kunci: Sejarah, Budaya, Masyarakat Bugis ABSTRACT: The main objectives of this study are: (1) To explain the cultural forms of the Bugis tribe in Boepinang Village, Poleang District, Bombana Regency, (2) To explain the cultural development of the Bugis tribe community in Boepinang Village, Poleang District, Bombana Regency, and (3) To explain the strategy of the Bugis people in maintaining culture in the Boepinang Village, Poleang District, Bombana Regency.
Research uses a structuralist approach, using written sources, oral sources, and visionual sources.
The research method uses the historical method which consists of 1) collection of sources (Heuristics), 2) criticism of external and internal sources, 3) writing (historiography).
The results of this study are as follows: (1) The culture of the Bugis tribe community in Boepinang Village, Poleang District Bombana Regency are: mappalili, mappedendang, maceration, aqiqah, mabbarasani, mappaci, ammateang, marraga, maggasing, mallogo, majjeka, (2) cultural development Bugis tribe community in Boepinang Sub-District, Poleang District, Bombana Regency is decreasing due to technological developments.
(3) The strategy of the Bugis tribe community in maintaining culture in Boepinang Village, Poleang District, Bombana Regency by providing an understanding of the essence of local wisdom values, carrying out cultural activities continuously and continuously, fostering self-confidence and pride in the Boepinang community about culture and customs.
bugis, forming a traditional Bugis institution in Poleang, including Bugis Culture activities in the school curriculum (Local Content).
Keywords: History, Culture, Bugis Society.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
SEJARAH MASYARAKAT NELAYAN SUKU BUGIS DI DESA POLEWALI, KECAMATAN LAINEA KABUPATEN KONAWE SELATAN (1950-2017)
ABSTRAK: Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana sejarah kedatangan orang Bugis di Desa Polewali Kecamatan Lainea Kabupaten Konawe Selatan? (2) Bagaimana kond...
PEMERTAHANAN BAHASA BUGIS DI KOTA AMBON [Bugis Language Defence in the city of Ambon]
PEMERTAHANAN BAHASA BUGIS DI KOTA AMBON [Bugis Language Defence in the city of Ambon]
This study examines the maintenance of Bugis language in the Wara neighborhood, Ambon City. As a language brought by immigrants from South Sulawesi, the Bugis language is a minorit...
Homonim Kosakata Bugis dalam Falsafah Hidup Masyarakat Bugis
Homonim Kosakata Bugis dalam Falsafah Hidup Masyarakat Bugis
Homonyms of Bugis Language in Philosophy of Life of The Bugis People ABSTRAKFalsafah Bugis selain sarat dengan unsur etika dan moralitas juga mengandung nilai sastra yang tinggi. P...
SEJARAH KELURAHAN TAKIMPO KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON (1981-2017)
SEJARAH KELURAHAN TAKIMPO KECAMATAN PASARWAJO KABUPATEN BUTON (1981-2017)
ABSTRAK: Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah: 1) Apa yang melatarbelakangi terbentuknya Kelurahan Takimpo Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton? 2) Bagaimana proses...
DI/TII DI POLEANG: 1953-1965
DI/TII DI POLEANG: 1953-1965
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan awal masuknya DI/TII di Poleang. (2) Untuk Menjelaskan struktur komando pada pasukan DI/TII selama di Poleang. (3) Menjelaskan Ge...
Pelatihan Kemampuan Berbahasa Bugis di Kalangan Warga Malaysia Keturunan Bugis Di Johor- Malaysia
Pelatihan Kemampuan Berbahasa Bugis di Kalangan Warga Malaysia Keturunan Bugis Di Johor- Malaysia
Pelatihan ini bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan kemampuan berbahasa Bugis di kalangan masyarakat Malaysia keturunan Bugis, khususnya yang berdomisili di Johor. Kegiata...
TINGKAT KERAWANAN BENCANA BIOLOGIS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DENGAN PENDEKATAN SPASIAL DI KABUPATEN BOMBANA
TINGKAT KERAWANAN BENCANA BIOLOGIS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DENGAN PENDEKATAN SPASIAL DI KABUPATEN BOMBANA
Penelitian menganalisa persebaran indeks kerawanan DBD berdasarkan incidence rate (IR). Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara Penelitian mengg...

