Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Perbandingan Cacat Produk Menggunakan Uji t-Student

View through CrossRef
Produk cacat dalam produksi bata ringan dapat menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada biaya keuangan, tetapi juga pada efisiensi produksi, reputasi perusahaan, dan aspek bisnis secara keseluruhan. Produk cacat mengakibatkan pemborosan bahan baku seperti semen, pasir, foam, dan air, serta energi yang telah digunakan dalam proses produksi, seperti pencampuran, pencetakan, dan pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi tingkat cacat produk dengan memodifikasi mesin potong bata ringan dari tipe sumbu X menjadi tipe sumbu X-Y. Mesin potong tipe sumbu X hanya mampu memotong pada satu sumbu, sedangkan tipe sumbu X-Y dapat memotong pada dua sumbu secara simultan. Desain penelitian menggunakan eksperimen komparatif antara dua mesin dengan variabel bebas berupa jenis mesin, dan variabel terikat berupa jumlah cacat produk dalam satu siklus pemotongan. Pengamatan dilakukan selama lima siklus untuk setiap mesin. Data dikumpulkan menggunakan formulir khusus dan dijaga konsistensi variabel lain seperti bahan baku dan jumlah pekerja. Analisis data meliputi uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov) untuk memastikan distribusi data, dilanjutkan dengan uji t untuk membandingkan jumlah cacat antara kedua mesin. Hasil analisis menunjukkan bahwa modifikasi mesin potong menjadi tipe sumbu X-Y secara signifikan menurunkan jumlah cacat produk, sehingga meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi bata ringan. Analisis dilakukan menggunakan software Minitab untuk memastikan keakuratan hasil. Hasil analisis menunjukkan bahwa modifikasi mesin potong berhasil menurunkan tingkat cacat secara signifikan, memberikan manfaat nyata terhadap efisiensi dan kualitas produksi bata ringan.
Title: Studi Perbandingan Cacat Produk Menggunakan Uji t-Student
Description:
Produk cacat dalam produksi bata ringan dapat menyebabkan dampak negatif tidak hanya pada biaya keuangan, tetapi juga pada efisiensi produksi, reputasi perusahaan, dan aspek bisnis secara keseluruhan.
Produk cacat mengakibatkan pemborosan bahan baku seperti semen, pasir, foam, dan air, serta energi yang telah digunakan dalam proses produksi, seperti pencampuran, pencetakan, dan pengeringan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi tingkat cacat produk dengan memodifikasi mesin potong bata ringan dari tipe sumbu X menjadi tipe sumbu X-Y.
Mesin potong tipe sumbu X hanya mampu memotong pada satu sumbu, sedangkan tipe sumbu X-Y dapat memotong pada dua sumbu secara simultan.
Desain penelitian menggunakan eksperimen komparatif antara dua mesin dengan variabel bebas berupa jenis mesin, dan variabel terikat berupa jumlah cacat produk dalam satu siklus pemotongan.
Pengamatan dilakukan selama lima siklus untuk setiap mesin.
Data dikumpulkan menggunakan formulir khusus dan dijaga konsistensi variabel lain seperti bahan baku dan jumlah pekerja.
Analisis data meliputi uji normalitas (Kolmogorov-Smirnov) untuk memastikan distribusi data, dilanjutkan dengan uji t untuk membandingkan jumlah cacat antara kedua mesin.
Hasil analisis menunjukkan bahwa modifikasi mesin potong menjadi tipe sumbu X-Y secara signifikan menurunkan jumlah cacat produk, sehingga meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi bata ringan.
Analisis dilakukan menggunakan software Minitab untuk memastikan keakuratan hasil.
Hasil analisis menunjukkan bahwa modifikasi mesin potong berhasil menurunkan tingkat cacat secara signifikan, memberikan manfaat nyata terhadap efisiensi dan kualitas produksi bata ringan.

Related Results

KEBUTUHAN PELAYANAN SOSIAL PENYANDANG CACAT
KEBUTUHAN PELAYANAN SOSIAL PENYANDANG CACAT
Penyandang cacat tubuh pada dasarnya memiliki kemampuan dan potensi yang dapatdikembangkan agar dapat mandiri. Untuk dapat mandiri penyandang cacat memerlukan rehabilitasisosial da...
ANALISIS CACAT HASIL JAHITAN PADA PRODUKSI SARUNG TANGAN GOLF MENGGUNAKAN PETA KENDALI P
ANALISIS CACAT HASIL JAHITAN PADA PRODUKSI SARUNG TANGAN GOLF MENGGUNAKAN PETA KENDALI P
Salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan pengendalian kualitas produk adalah peta kendali. Peta kendali adalah metode statistik untuk melihat apakah cacat yang terjad...
Analisis Statistical Quality Control (SQC) Sebagai Pengendalian dan Perbaikan Kualitas Produk Tortilla di UD. Noor Dina Group
Analisis Statistical Quality Control (SQC) Sebagai Pengendalian dan Perbaikan Kualitas Produk Tortilla di UD. Noor Dina Group
UD. Noor Dina Group merupakan home industry mengolah produk tortilla yang beroperasi di desa Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Pr...
Konsep Khiyar ‘Aib dan Relevansinya dengan Garansi
Konsep Khiyar ‘Aib dan Relevansinya dengan Garansi
Salah satu dari syarat sahnya melakukan akad jual beli yaitu adanya saling ridha keduanya (penjual dan pembeli), tidak sah bagi suatu jual beli apabila salah satu dari keduanya ada...
Desain Eksperimen Taguchi terhadap Faktor Lingkungan Kerja untuk Menurunkan Tingkat Produk Cacat
Desain Eksperimen Taguchi terhadap Faktor Lingkungan Kerja untuk Menurunkan Tingkat Produk Cacat
Banyaknya produk cacat pada proses pelintingan rokok secara manual (SKT) di PT X  mencapai 10,18% dalam satu minggu. Tingkat cacat tersebut cukup tinggi sehingga perlu dilakukan us...
Perbaikan Kualitas Produk Paving Block Menggunakan Metode (SQC) dan (FMEA) untuk Meminimasi Cacat Produk di CV. Kurnia Block
Perbaikan Kualitas Produk Paving Block Menggunakan Metode (SQC) dan (FMEA) untuk Meminimasi Cacat Produk di CV. Kurnia Block
Abstract. This research was conducted at CV. Kurnia Block, a company engaged in the production of paving blocks, with the aim of identifying the factors causing product defects and...
KEPASTIAN HUKUM PEMBATALAN SERTIFIKAT HAK MILIK AKIBAT CACAT ADMINISTRATIF
KEPASTIAN HUKUM PEMBATALAN SERTIFIKAT HAK MILIK AKIBAT CACAT ADMINISTRATIF
Undang - Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Pokok Pokok Agraria telah memberikan landasan hukum baik bagi pemerintah dalam tugasnya sebagai pelaksana dari peraturan perundang-undang...
Pengaruh Inject Pressure Dan Clamping Force Terhadap Cacat Flashing Pada Proses Injection Molding Cover Pot
Pengaruh Inject Pressure Dan Clamping Force Terhadap Cacat Flashing Pada Proses Injection Molding Cover Pot
Pesatnya industri kosmetik saat ini menyebabkan semakin bertambahnya permintaan kemasan untuk kosmetik. Cover pot merupakan salah satu kemasan kosmetik yang diproduksi menggunakan ...

Back to Top