Javascript must be enabled to continue!
Desain Eksperimen Taguchi terhadap Faktor Lingkungan Kerja untuk Menurunkan Tingkat Produk Cacat
View through CrossRef
Banyaknya produk cacat pada proses pelintingan rokok secara manual (SKT) di PT X mencapai 10,18% dalam satu minggu. Tingkat cacat tersebut cukup tinggi sehingga perlu dilakukan usaha untuk menurunkan tingkat produk cacat tersebut. Disinyalir tingginya produk cacat disebabkan oleh faktor bahan baku dan lingkungan kerja. Penelitian ini berfokus pada penurunan tingkat produk cacat dari faktor lingkungan kerja. Desain eksperimen Taguchi digunakan untuk memperbaiki lingkungan kerja yang berdampak pada penurunan tingkat produk cacat. Faktor kontrol yang digunakan adalah pencahayaan, jenis musik, dan warna meja kerja. Faktor noise adalah suhu lingkungan kerja dan faktor signal adalah bahan baku yaitu tembakau yang diatur tingkat kelembabannya. Eksperimen mendapatkan faktor dan level optimal yaitu faktor cahaya level 2 (100–200 lux), faktor jenis musik level 1 (dangdut), dan faktor warna meja level 2 (putih). Berdasar eksperimen dengan penetapan level optimal persentase produk cacat berkurang menjadi 5,41%. Penurunan presentase produk cacat yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan kerja adalah sekitar 2,14% sedangkan sisanya merupakan pengaruh dari faktor bahan baku. Perusahaan perlu mempertimbangkan efektifitas biaya apabila ingin menerapkan perubahan lingkungan kerja berdasar hasil eksperimen.
Title: Desain Eksperimen Taguchi terhadap Faktor Lingkungan Kerja untuk Menurunkan Tingkat Produk Cacat
Description:
Banyaknya produk cacat pada proses pelintingan rokok secara manual (SKT) di PT X mencapai 10,18% dalam satu minggu.
Tingkat cacat tersebut cukup tinggi sehingga perlu dilakukan usaha untuk menurunkan tingkat produk cacat tersebut.
Disinyalir tingginya produk cacat disebabkan oleh faktor bahan baku dan lingkungan kerja.
Penelitian ini berfokus pada penurunan tingkat produk cacat dari faktor lingkungan kerja.
Desain eksperimen Taguchi digunakan untuk memperbaiki lingkungan kerja yang berdampak pada penurunan tingkat produk cacat.
Faktor kontrol yang digunakan adalah pencahayaan, jenis musik, dan warna meja kerja.
Faktor noise adalah suhu lingkungan kerja dan faktor signal adalah bahan baku yaitu tembakau yang diatur tingkat kelembabannya.
Eksperimen mendapatkan faktor dan level optimal yaitu faktor cahaya level 2 (100–200 lux), faktor jenis musik level 1 (dangdut), dan faktor warna meja level 2 (putih).
Berdasar eksperimen dengan penetapan level optimal persentase produk cacat berkurang menjadi 5,41%.
Penurunan presentase produk cacat yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan kerja adalah sekitar 2,14% sedangkan sisanya merupakan pengaruh dari faktor bahan baku.
Perusahaan perlu mempertimbangkan efektifitas biaya apabila ingin menerapkan perubahan lingkungan kerja berdasar hasil eksperimen.
Related Results
KEBUTUHAN PELAYANAN SOSIAL PENYANDANG CACAT
KEBUTUHAN PELAYANAN SOSIAL PENYANDANG CACAT
Penyandang cacat tubuh pada dasarnya memiliki kemampuan dan potensi yang dapatdikembangkan agar dapat mandiri. Untuk dapat mandiri penyandang cacat memerlukan rehabilitasisosial da...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
ANALISA CACAT PRODUK GASKET MW 200N-E1 I DENGAN MENENTUKAN FAKTOR UTAMA YANG BERPENGARUH UNTUK OPTIMASI MUTU PRODUK DI PT. SHIN-ETSU POLYMER INDONESIA KARAWANG
ANALISA CACAT PRODUK GASKET MW 200N-E1 I DENGAN MENENTUKAN FAKTOR UTAMA YANG BERPENGARUH UNTUK OPTIMASI MUTU PRODUK DI PT. SHIN-ETSU POLYMER INDONESIA KARAWANG
Untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan maka PT. Shin-Etsu Polymer Indonesia melalui departemen produksi melalui perbaikan-perbaikan dengan mengoptimalkan semua hal yang...
ANALISIS CACAT HASIL JAHITAN PADA PRODUKSI SARUNG TANGAN GOLF MENGGUNAKAN PETA KENDALI P
ANALISIS CACAT HASIL JAHITAN PADA PRODUKSI SARUNG TANGAN GOLF MENGGUNAKAN PETA KENDALI P
Salah satu metode yang dapat digunakan untuk melakukan pengendalian kualitas produk adalah peta kendali. Peta kendali adalah metode statistik untuk melihat apakah cacat yang terjad...
Tindakan Perawatan Dalam Mempertahankan Ergonomik Dan Menegah Hazard Psikososial
Tindakan Perawatan Dalam Mempertahankan Ergonomik Dan Menegah Hazard Psikososial
Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit (K3RS) yaitu segala kegiatan untuk menjamin dan melindungi keselamatan dan kesehatan bagi sumber daya manusia rumah sakit, pasien, pe...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
Analisis Statistical Quality Control (SQC) Sebagai Pengendalian dan Perbaikan Kualitas Produk Tortilla di UD. Noor Dina Group
Analisis Statistical Quality Control (SQC) Sebagai Pengendalian dan Perbaikan Kualitas Produk Tortilla di UD. Noor Dina Group
UD. Noor Dina Group merupakan home industry mengolah produk tortilla yang beroperasi di desa Batu Mulya, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Pr...

