Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SAM RATULANGI
View through CrossRef
Kepuasan kerja merupakan aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia, terutama di sektor pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Sam Ratulangi (RSGM UNSRAT). Berbagai faktor, seperti motivasi, beban kerja, dan lingkungan kerja, diduga memengaruhi tingkat kepuasan kerja pegawai. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara motivasi, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai di RSGM UNSRAT. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain potong lintang, melibatkan 71 pegawai sebagai populasi dan sampel melalui metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup variabel motivasi, beban kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja, yang kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif signifikan antara lingkungan kerja dengan kepuasan kerja (koefisien 0,459) serta beban kerja dengan kepuasan kerja (koefisien 0,382). Motivasi kerja memiliki hubungan langsung yang kecil dengan kepuasan kerja (koefisien 0,038) tetapi menunjukkan efek positif melalui lingkungan kerja (koefisien tidak langsung 0,261). Karakteristik individu memiliki pengaruh negatif terhadap kepuasan kerja (-0,165) dan beban kerja (-0,256), menyoroti pentingnya kesesuaian tugas dengan karakteristik individu. Kesimpulannya, lingkungan kerja dan beban kerja yang terkelola dengan baik berkontribusi signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. RSGM UNSRAT perlu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, mendistribusikan beban kerja secara proporsional, serta meningkatkan program motivasi untuk mendukung kinerja dan kesejahteraan pegawai.
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Title: ANALISIS HUBUNGAN FAKTOR MOTIVASI, BEBAN KERJA, DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNIVERSITAS SAM RATULANGI
Description:
Kepuasan kerja merupakan aspek penting dalam manajemen sumber daya manusia, terutama di sektor pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Sam Ratulangi (RSGM UNSRAT).
Berbagai faktor, seperti motivasi, beban kerja, dan lingkungan kerja, diduga memengaruhi tingkat kepuasan kerja pegawai.
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara motivasi, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai di RSGM UNSRAT.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain potong lintang, melibatkan 71 pegawai sebagai populasi dan sampel melalui metode total sampling.
Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup variabel motivasi, beban kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja, yang kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS).
Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif signifikan antara lingkungan kerja dengan kepuasan kerja (koefisien 0,459) serta beban kerja dengan kepuasan kerja (koefisien 0,382).
Motivasi kerja memiliki hubungan langsung yang kecil dengan kepuasan kerja (koefisien 0,038) tetapi menunjukkan efek positif melalui lingkungan kerja (koefisien tidak langsung 0,261).
Karakteristik individu memiliki pengaruh negatif terhadap kepuasan kerja (-0,165) dan beban kerja (-0,256), menyoroti pentingnya kesesuaian tugas dengan karakteristik individu.
Kesimpulannya, lingkungan kerja dan beban kerja yang terkelola dengan baik berkontribusi signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai.
RSGM UNSRAT perlu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, mendistribusikan beban kerja secara proporsional, serta meningkatkan program motivasi untuk mendukung kinerja dan kesejahteraan pegawai.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN POLA MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
HUBUNGAN POLA MENYIKAT GIGI DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR
ABSTRAK: Menyikat gigi secara baik dan benar merupakan faktor yang penting untuk pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut. Keberhasilan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut juga di...
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Gambaran Kehilangan Gigi pada Mahasiswa Tahap Profesi Dokter Gigi
Abstract: Tooth loss can occur due to various causes including caries and periodontal disease. Dental clerkship students are expected to have a good level of understanding of denta...
PERAN KADER SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR SDN Sukolilo 250 Surabaya
PERAN KADER SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SEKOLAH DASAR SDN Sukolilo 250 Surabaya
Kesehatan gigi dan mulut merupakan suatu hal yang penting, maka usaha perawatan kesehatan gigi dan mulut perlu dibina sejak dini. Target atau sasaran pendidikan kesehatan dan pelay...
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Turnover Intention Perawat
Salah satu masalah yang berpengaruh dengan tenaga kerja dalam suatu organisasi adalah tingkat turnover yang tinggi. Data turnover perawat Rumah Sakit Permata Depok yang diperoleh a...
Gambaran Pengetahuan Kesehatan Gigi Mulut, Perilaku Kesehatan Gigi Mulut, dan Status Gigi Lansia di Panti Wreda Surakarta
Gambaran Pengetahuan Kesehatan Gigi Mulut, Perilaku Kesehatan Gigi Mulut, dan Status Gigi Lansia di Panti Wreda Surakarta
Lansia adalah setiap orang yang berusia 60 tahun atau lebih, yang secara fisik terlihat berbeda dengan kelompok usia lainnya. Pengetahuan merupakan faktor yang membentuk perilaku s...
Hubungan Pengetahuan Tentang Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Perilaku Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut pada Ibu-Ibu PKK
Hubungan Pengetahuan Tentang Kebersihan Gigi dan Mulut dengan Perilaku Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut pada Ibu-Ibu PKK
Pengetahuan merupakan salah satu faktor yang dapat membentuk perilaku seseorang, kurangnya pengetahuan akan membentuk perilaku yang keliru terhadap menjaga kebersihan gigi dan mulu...

