Javascript must be enabled to continue!
Karakter Fisik Dan Aktivitas Antibakteri Sabun Padat Ekstrak Kulit Pisang Mas (Musa Acuminata Colla) Terhadap Staphylococcus Aureus
View through CrossRef
Sabun padat merupakan salah satu bentuk sediaan pembersih kulit yang berfungsi mengangkat kotoran, minyak, dan mikroorganisme seperti bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sabun mandi padat yang mengandung ekstrak etanol kulit pisang mas (Musa acuminata) serta mengevaluasi efektivitas antibakterinya terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Kulit pisang mas dipilih karena mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang diketahui memiliki potensi antibakteri. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, menghasilkan rendemen sebesar 34,4%. Sabun padat diformulasikan dalam empat variasi konsentrasi ekstrak: 0%, 8%, 10%, dan 12%. Setiap sediaan diuji mutu fisik meliputi organoleptik, kadar air, tinggi busa, dan pH sesuai dengan standar SNI 06-3532-1994. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram terhadap Staphylococcus aureus. Hasil menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi kriteria mutu sabun padat. Pengujian antibakteri menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak 8%, 10%, dan 12% menghasilkan zona hambat masing-masing sebesar 7,8 mm, 9 mm, dan 16 mm, sedangkan kontrol negatif sebesar 8,2 mm. Data ini menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak kulit pisang mas dalam formulasi sabun padat berkorelasi positif dengan peningkatan aktivitas antibakteri. Konsentrasi 12% memberikan efek antibakteri paling kuat. Dengan demikian, ekstrak etanol kulit pisang mas berpotensi digunakan sebagai bahan aktif alami dalam sediaan sabun padat antibakteri.
Title: Karakter Fisik Dan Aktivitas Antibakteri Sabun Padat Ekstrak Kulit Pisang Mas (Musa Acuminata Colla) Terhadap Staphylococcus Aureus
Description:
Sabun padat merupakan salah satu bentuk sediaan pembersih kulit yang berfungsi mengangkat kotoran, minyak, dan mikroorganisme seperti bakteri.
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sabun mandi padat yang mengandung ekstrak etanol kulit pisang mas (Musa acuminata) serta mengevaluasi efektivitas antibakterinya terhadap bakteri Staphylococcus aureus.
Kulit pisang mas dipilih karena mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang diketahui memiliki potensi antibakteri.
Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, menghasilkan rendemen sebesar 34,4%.
Sabun padat diformulasikan dalam empat variasi konsentrasi ekstrak: 0%, 8%, 10%, dan 12%.
Setiap sediaan diuji mutu fisik meliputi organoleptik, kadar air, tinggi busa, dan pH sesuai dengan standar SNI 06-3532-1994.
Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram terhadap Staphylococcus aureus.
Hasil menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi kriteria mutu sabun padat.
Pengujian antibakteri menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak 8%, 10%, dan 12% menghasilkan zona hambat masing-masing sebesar 7,8 mm, 9 mm, dan 16 mm, sedangkan kontrol negatif sebesar 8,2 mm.
Data ini menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak kulit pisang mas dalam formulasi sabun padat berkorelasi positif dengan peningkatan aktivitas antibakteri.
Konsentrasi 12% memberikan efek antibakteri paling kuat.
Dengan demikian, ekstrak etanol kulit pisang mas berpotensi digunakan sebagai bahan aktif alami dalam sediaan sabun padat antibakteri.
Related Results
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Pemanfaatan Kulit Pisang (Musa paradisiaca) Menjadi Donat Tinggi Kalsium
Tujuan dari penelitian ini adalah: memanfaatkan limbah kulit pisang menjadi salah satu produk pangan tinggi kalsium yaitu berupa donat dan mengetahui formulasi tepung terigu : kuli...
Efektivitas Sintesis Cao Nanopartikel dengan Bawang Putih (Allium Sativum L.) sebagai Antibakteri
Efektivitas Sintesis Cao Nanopartikel dengan Bawang Putih (Allium Sativum L.) sebagai Antibakteri
ABSTRACT Skin infections are a common health problem caused by pathogenic bacteria. Staphylococcus aureus and Staphylococcus epidermidis are two common causes. Staphylococcus aureu...
EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa balbisiana Colla), PISANG AMBON (Musa acuminata Colla), DAN PISANG EMAS (Musa x paradisiaca L)
EKSTRAKSI PEKTIN DARI KULIT PISANG KEPOK (Musa balbisiana Colla), PISANG AMBON (Musa acuminata Colla), DAN PISANG EMAS (Musa x paradisiaca L)
Telah dilakukan penelitian tentang “Ekstraksi Pektin dari Kulit Pisang Kepok (Musa balbisiana Colla), Pisang Ambon (Musa acuminata Colla) Dan Pisang Emas (Musa x paradisiaca L)” ya...
UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK ANGUR LAUT (Caulerpa racemosa) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus PENYEBAB JERAWAT
UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK ANGUR LAUT (Caulerpa racemosa) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus PENYEBAB JERAWAT
ABSTRAK
Ekstrak etanol anggur laut memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus yang merupakan salah satu bakteri penyebab jerawat. Oleh karena itu, untuk me...
Keragaman Jenis Pisang dan Olahannya Pada Masyarakat Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat
Keragaman Jenis Pisang dan Olahannya Pada Masyarakat Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat
Penelitian yang berlokasi di Desa Togoliua Kecamatan Tobelo Barat ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis, cara dan bentuk olahan pisang yang dibudidayakan oleh masyarakat di D...
Tinjauan Antibakteri Staphylococcus Aureus Ekstrak Etanol Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.)
Tinjauan Antibakteri Staphylococcus Aureus Ekstrak Etanol Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.)
Abstract. Staphylococcus aureus is a normal flora in the human body, primarily on the skin and respiratory tract, but it can act as a pathogen when the immune system is compromised...
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SABUN PADAT EKSTRAK BEKATUL BERAS MERAS (Oryza nivara L.)
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SABUN PADAT EKSTRAK BEKATUL BERAS MERAS (Oryza nivara L.)
Bekatul beras merah mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder. Kandungan senyawa fenolik pada bekatul beras merah memiliki aktivitas antioksidan tinggi yang berpotensi dimanfa...
Karakteristik Fisikokimia dan Antibakteri Sabun Padat dengan Penambahan Ekstrak Kulit Kopi Arabika (Coffea arabica L.)
Karakteristik Fisikokimia dan Antibakteri Sabun Padat dengan Penambahan Ekstrak Kulit Kopi Arabika (Coffea arabica L.)
Ekstrak kulit kopi arabika berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan tambahan pembuatan sabun karena adanya kandungan polifenol yang bersifat sebagai antibakteri. Tujuan dari pen...

