Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Keuntungan Usaha Ternak Babi Peternakan Rakyat di Kabupaten Alor

View through CrossRef
Suatu penelitian telah dilaksanakan di Kabupaten Alor selama 1 bulan untuk pengumpulan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan usaha ternak babi di Kabupaten Alor. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey untuk memperoleh data primer dan data sekunder. Data tersebut diperoleh melalui wawancara langsung berdasarkan daftar pertanyaan yang telah disiapkan, observasi serta teknik dokumentasi pada dokumen laporan-laporan instansi terkait atau lembaga dan hasil-hasil penelitian maupun referensi lainnya yang ada hubungannya dengan penelitian ini. Pengambilan contoh dilakukan melalui tiga tahap yakni tahap pertama penentuan dua kecamatan contoh secara purposive, tahap kedua penentuan empat desa contoh dari tiap kecamatan terpilih secara purposive dan tahap ketiga penentuan peternak contoh sebanyak 80 responden secara acak non proporsional. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan yang diperoleh tiap peternak babi di Kabupaten Alor adalah Rp10.289.675/tahun dimana 52% merupakan pendapatan tunai sedangkan 48% lainnya adalah pendapatan non tunai. A study was conducted in Alor Regency data collection. The study aims to determine the income of pig farming in Alor Regency. The research method used is a survey method to obtain primary data and secondary data. The data was obtained through direct interviews based on questionnaire prepared, observations and documentation techniques on the reports of relevant agencies or institutions, research results and other references related to the study. Sampling was carried out in three stages. The first, determining two sample of sub-districts purposively; the second, determining four selected villages from each selected sub-district purposively and the third, determining the sample of breeders as many as 80 respondents by applying non-proportional random sampling. Data were then analyzed applying income analysis. The results show that the average income earned by each pig farmer in Alor Regency is Rp10,289,675/year where 52% is cash income and 48% is non cash income    
Title: Keuntungan Usaha Ternak Babi Peternakan Rakyat di Kabupaten Alor
Description:
Suatu penelitian telah dilaksanakan di Kabupaten Alor selama 1 bulan untuk pengumpulan data.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan usaha ternak babi di Kabupaten Alor.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey untuk memperoleh data primer dan data sekunder.
Data tersebut diperoleh melalui wawancara langsung berdasarkan daftar pertanyaan yang telah disiapkan, observasi serta teknik dokumentasi pada dokumen laporan-laporan instansi terkait atau lembaga dan hasil-hasil penelitian maupun referensi lainnya yang ada hubungannya dengan penelitian ini.
Pengambilan contoh dilakukan melalui tiga tahap yakni tahap pertama penentuan dua kecamatan contoh secara purposive, tahap kedua penentuan empat desa contoh dari tiap kecamatan terpilih secara purposive dan tahap ketiga penentuan peternak contoh sebanyak 80 responden secara acak non proporsional.
Metode analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan yang diperoleh tiap peternak babi di Kabupaten Alor adalah Rp10.
289.
675/tahun dimana 52% merupakan pendapatan tunai sedangkan 48% lainnya adalah pendapatan non tunai.
A study was conducted in Alor Regency data collection.
The study aims to determine the income of pig farming in Alor Regency.
The research method used is a survey method to obtain primary data and secondary data.
The data was obtained through direct interviews based on questionnaire prepared, observations and documentation techniques on the reports of relevant agencies or institutions, research results and other references related to the study.
Sampling was carried out in three stages.
The first, determining two sample of sub-districts purposively; the second, determining four selected villages from each selected sub-district purposively and the third, determining the sample of breeders as many as 80 respondents by applying non-proportional random sampling.
Data were then analyzed applying income analysis.
The results show that the average income earned by each pig farmer in Alor Regency is Rp10,289,675/year where 52% is cash income and 48% is non cash income    .

Related Results

Manajemen Kesehatan Ternak Babi Melalui Pemberdayaan Masyarakat Peternak Babi Skala Rumah Tangga
Manajemen Kesehatan Ternak Babi Melalui Pemberdayaan Masyarakat Peternak Babi Skala Rumah Tangga
Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalisasi pemberdayaan masyarakat peternak babi skala rumah tangga di desa Niukbaun, Kabupaten Kupang.  Kegiatan ini meliputi pelayanan kes...
Efisiensi penggunaan faktor produksi pada usaha ternak babi skala rumah tangga di Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende
Efisiensi penggunaan faktor produksi pada usaha ternak babi skala rumah tangga di Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende
A survey focused on pig household scale business was carried out in East Ende District with the aim of: 1) knowing the farmers' income in pig household-scale business; 2) knowing t...
Sifat organoleptik burger campuran restrukturisasi daging babi ras dan babi hutan
Sifat organoleptik burger campuran restrukturisasi daging babi ras dan babi hutan
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen pada burger campuran restrukturisasi daging babi ras dan babi hutan. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengk...
PROFILE USAHA PETERNAKAN BABI SKALA KECIL DI DESA PUHU KECAMATAN PAYANGAN KABUPATEN GIANYAR
PROFILE USAHA PETERNAKAN BABI SKALA KECIL DI DESA PUHU KECAMATAN PAYANGAN KABUPATEN GIANYAR
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui profile atau keragaan dari usaha peternakan babi skalakecil yang dilakukan oleh peternak di Desa Puhu-Payangan. Metode surva...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
STUDI KUALITAS ORGANOLEPTIK KULIT BABI GULING DARI BAHAN BAKU BABI BALI DAN BABI LANDRACE
STUDI KUALITAS ORGANOLEPTIK KULIT BABI GULING DARI BAHAN BAKU BABI BALI DAN BABI LANDRACE
Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas organoleptik kulit babi guling yang berasal daribabi bali dan babi landrace. Kulit babi guling ini adalah salah satu bag...
EDUKASI PENERAPAN INSEMINASI BUATAN PADA TERNAK BABI DI LINO FARM DESA MAUBESI
EDUKASI PENERAPAN INSEMINASI BUATAN PADA TERNAK BABI DI LINO FARM DESA MAUBESI
Protein merupakan makromolekul paling melimpah di dalam sel dan menyumbang lebih dari separuh berat kering pada hampir semua organisme hidup. Senyawa ini tersusun atas asam amino s...
KEUNIKAN BABI
KEUNIKAN BABI
Tugas akhir ini merupakan  visualisasi berdasarkan imajinasi penulis dalam bentuk lukisan, dengan subject matter keunikan babi. Terdapat sudut pandang yang berbeda ada  yang mengha...

Back to Top