Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

EDUKASI PENERAPAN INSEMINASI BUATAN PADA TERNAK BABI DI LINO FARM DESA MAUBESI

View through CrossRef
Protein merupakan makromolekul paling melimpah di dalam sel dan menyumbang lebih dari separuh berat kering pada hampir semua organisme hidup. Senyawa ini tersusun atas asam amino sebagai unit penyusunnya, yang saling terhubung melalui ikatan peptida membentuk rantai polipeptida panjang. Struktur protein yang kompleks menjadikannya komponen esensial dalam tubuh makhluk hidup, berperan tidak hanya sebagai sumber energi tetapi juga sebagai zat pembangun jaringan dan pengatur berbagai proses biologis. Ternak yang berkontribusi besar terhadap penyediaan protein tersebut adalah babi. Salah satu contoh pengembangan peternakan babi dapat ditemukan di Lino Farm di Desa Maubesi yang memiliki potensi besar untuk pengembangan usaha ternak babi. Salah satu teknologi yang terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas ternak adalah inseminasi buatan (IB). Penerapan teknologi IB di Desa Maubesi bertujuan untuk mempercepat laju pertumbuhan ternak babi, meningkatkan efisiensi konversi pakan, menghasilkan keturunan yang lebih unggul, serta memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai manfaat teknologi reproduksi ini dalam menunjang perekonomian lokal. Proses inseminasi buatan pada babi dilakukan dengan cara memasukkan kateter ke dalam saluran reproduksi induk babi betina. Kateter diputar perlahan berlawanan arah jarum jam hingga melewati bagian serviks, kemudian semen segar disemprotkan secara perlahan sampai habis. Setelah proses selesai, kateter dikeluarkan kembali dengan hati-hati searah jarum jam. Pengamatan terhadap hasil IB biasanya dilakukan sekitar 21 hari setelah proses pelaksanaan, untuk memantau tanda-tanda kebuntingan pada induk babi. Berdasarkan hasil pelaksanaan di Lino Farm, penerapan inseminasi buatan terbukti memberikan hasil yang positif, ditandai dengan meningkatnya produktivitas ternak, lahirnya keturunan yang lebih unggul, serta meningkatnya pendapatan masyarakat setempat. Dengan demikian, penerapan teknologi inseminasi buatan dapat dianggap sebagai solusi berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas ternak babi, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di Desa Maubesi.
Title: EDUKASI PENERAPAN INSEMINASI BUATAN PADA TERNAK BABI DI LINO FARM DESA MAUBESI
Description:
Protein merupakan makromolekul paling melimpah di dalam sel dan menyumbang lebih dari separuh berat kering pada hampir semua organisme hidup.
Senyawa ini tersusun atas asam amino sebagai unit penyusunnya, yang saling terhubung melalui ikatan peptida membentuk rantai polipeptida panjang.
Struktur protein yang kompleks menjadikannya komponen esensial dalam tubuh makhluk hidup, berperan tidak hanya sebagai sumber energi tetapi juga sebagai zat pembangun jaringan dan pengatur berbagai proses biologis.
Ternak yang berkontribusi besar terhadap penyediaan protein tersebut adalah babi.
Salah satu contoh pengembangan peternakan babi dapat ditemukan di Lino Farm di Desa Maubesi yang memiliki potensi besar untuk pengembangan usaha ternak babi.
Salah satu teknologi yang terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas ternak adalah inseminasi buatan (IB).
Penerapan teknologi IB di Desa Maubesi bertujuan untuk mempercepat laju pertumbuhan ternak babi, meningkatkan efisiensi konversi pakan, menghasilkan keturunan yang lebih unggul, serta memberikan wawasan kepada masyarakat mengenai manfaat teknologi reproduksi ini dalam menunjang perekonomian lokal.
Proses inseminasi buatan pada babi dilakukan dengan cara memasukkan kateter ke dalam saluran reproduksi induk babi betina.
Kateter diputar perlahan berlawanan arah jarum jam hingga melewati bagian serviks, kemudian semen segar disemprotkan secara perlahan sampai habis.
Setelah proses selesai, kateter dikeluarkan kembali dengan hati-hati searah jarum jam.
Pengamatan terhadap hasil IB biasanya dilakukan sekitar 21 hari setelah proses pelaksanaan, untuk memantau tanda-tanda kebuntingan pada induk babi.
Berdasarkan hasil pelaksanaan di Lino Farm, penerapan inseminasi buatan terbukti memberikan hasil yang positif, ditandai dengan meningkatnya produktivitas ternak, lahirnya keturunan yang lebih unggul, serta meningkatnya pendapatan masyarakat setempat.
Dengan demikian, penerapan teknologi inseminasi buatan dapat dianggap sebagai solusi berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas ternak babi, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di Desa Maubesi.

Related Results

Manajemen Kesehatan Ternak Babi Melalui Pemberdayaan Masyarakat Peternak Babi Skala Rumah Tangga
Manajemen Kesehatan Ternak Babi Melalui Pemberdayaan Masyarakat Peternak Babi Skala Rumah Tangga
Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalisasi pemberdayaan masyarakat peternak babi skala rumah tangga di desa Niukbaun, Kabupaten Kupang.  Kegiatan ini meliputi pelayanan kes...
Sifat organoleptik burger campuran restrukturisasi daging babi ras dan babi hutan
Sifat organoleptik burger campuran restrukturisasi daging babi ras dan babi hutan
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen pada burger campuran restrukturisasi daging babi ras dan babi hutan. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengk...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
STUDI KUALITAS ORGANOLEPTIK KULIT BABI GULING DARI BAHAN BAKU BABI BALI DAN BABI LANDRACE
STUDI KUALITAS ORGANOLEPTIK KULIT BABI GULING DARI BAHAN BAKU BABI BALI DAN BABI LANDRACE
Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas organoleptik kulit babi guling yang berasal daribabi bali dan babi landrace. Kulit babi guling ini adalah salah satu bag...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
INTRODUKSI TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN PADA TERNAK KAMBING DI KECAMATAN BATU KELIANG UTARA LOMBOK TENGAH
INTRODUKSI TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN PADA TERNAK KAMBING DI KECAMATAN BATU KELIANG UTARA LOMBOK TENGAH
Populasi ternak kambing di Kecamatan Batu Keliang Utara Lombok Tengah tercatat hanya sekitar 873 ekor. Masyarakat Batu Kliang Utara menginginkan  pengembangan ternak yang berbasis ...
PENINGKATAN KUALITAS TERNAK BABI DENGAN STANDAR BIOSECURITY DI UPT PEMBIBITAN TERNAK BABI
PENINGKATAN KUALITAS TERNAK BABI DENGAN STANDAR BIOSECURITY DI UPT PEMBIBITAN TERNAK BABI
Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Pembibitan Ternak dan Produksi Pakan Ternak Instalasi Tarus terletak diKabupaten Kupang, Kecamatan Kupang Tengah, Kelurahan Tarus, Provinsi Nusa Tengg...
PROFIL ASAM LEMAK DAGING BABI BALI ASLI DAN BABI LANDRACE
PROFIL ASAM LEMAK DAGING BABI BALI ASLI DAN BABI LANDRACE
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan profil lemak hewani dari dua jenis daging babi daribangsa (breed) yang berbeda yaitu babi bali asli (babi lokal) dan babi la...

Back to Top