Javascript must be enabled to continue!
PROFILE USAHA PETERNAKAN BABI SKALA KECIL DI DESA PUHU KECAMATAN PAYANGAN KABUPATEN GIANYAR
View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui profile atau keragaan dari usaha peternakan babi skalakecil yang dilakukan oleh peternak di Desa Puhu-Payangan. Metode survai digunakan dalam penelitian ini terhadappeternak babi skala kecil yang ada di desa Puhu-Payangan. Penentuan sampel dilakukan secara “purposive randomsampling” sebanyak 50 orang peternak babi skala usaha kecil. Pendekatan eksploratif serta wawancara denganresponden dilakukan untuk mendeskripsikan profile peternak dan usaha peternakan itu. Data yang diperoleh dianalisisdan disajikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profile peternak pada usaha peternakan babiskala kecil di desa Puhu adalah tergolong berada pada usia produktif (76%), memiliki tingkat pendidikan menengah(44%), berpengalaman (92%), melakukan usaha ini sebagai usaha produktif (80%) dan aktif terlibat dalam kelompokternak (70%). Profile dari usaha peternakan ini adalah termasuk jenis usaha kombinasi penggemukan dan perbibitan,jumlah pemilikan ternak rata-rata 14,04 ekor atau 3,38 satuan ternak per peternak dengan status kepemilikan ternak100% milik sendiri. Usaha peternakan babi sangat diminati dan dapat menunjang ekonomi keluarga peternak. Secaraekonomi usaha ini memberi keuntungan secara rata-rata sebesar Rp. 5.232.700 per 1 kali periode produksi.
Kata kunci: profile, usaha peternakan babi, peternakan skala kecil
Universitas Udayana
Title: PROFILE USAHA PETERNAKAN BABI SKALA KECIL DI DESA PUHU KECAMATAN PAYANGAN KABUPATEN GIANYAR
Description:
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui profile atau keragaan dari usaha peternakan babi skalakecil yang dilakukan oleh peternak di Desa Puhu-Payangan.
Metode survai digunakan dalam penelitian ini terhadappeternak babi skala kecil yang ada di desa Puhu-Payangan.
Penentuan sampel dilakukan secara “purposive randomsampling” sebanyak 50 orang peternak babi skala usaha kecil.
Pendekatan eksploratif serta wawancara denganresponden dilakukan untuk mendeskripsikan profile peternak dan usaha peternakan itu.
Data yang diperoleh dianalisisdan disajikan secara deskriptif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa profile peternak pada usaha peternakan babiskala kecil di desa Puhu adalah tergolong berada pada usia produktif (76%), memiliki tingkat pendidikan menengah(44%), berpengalaman (92%), melakukan usaha ini sebagai usaha produktif (80%) dan aktif terlibat dalam kelompokternak (70%).
Profile dari usaha peternakan ini adalah termasuk jenis usaha kombinasi penggemukan dan perbibitan,jumlah pemilikan ternak rata-rata 14,04 ekor atau 3,38 satuan ternak per peternak dengan status kepemilikan ternak100% milik sendiri.
Usaha peternakan babi sangat diminati dan dapat menunjang ekonomi keluarga peternak.
Secaraekonomi usaha ini memberi keuntungan secara rata-rata sebesar Rp.
5.
232.
700 per 1 kali periode produksi.
Kata kunci: profile, usaha peternakan babi, peternakan skala kecil.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM IMPLEMENTASI KTSP DI SMP NEGERI KABUPATEN GIANYAR
STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM IMPLEMENTASI KTSP DI SMP NEGERI KABUPATEN GIANYAR
This research aims to obtain: (1) the description or description about the effectiveness of the implementation of the educational Character of the context of Gianyar in junior high...
Sifat organoleptik burger campuran restrukturisasi daging babi ras dan babi hutan
Sifat organoleptik burger campuran restrukturisasi daging babi ras dan babi hutan
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen pada burger campuran restrukturisasi daging babi ras dan babi hutan. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengk...
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
<p>Umat Hindu selalu memegang teguh ajaran <em>Tri Hita Karana </em>yaitu tiga sumber</p><p>yang mendatangkan kebahagiaan, yakni hubungan manusia deng...
STUDI KUALITAS ORGANOLEPTIK KULIT BABI GULING DARI BAHAN BAKU BABI BALI DAN BABI LANDRACE
STUDI KUALITAS ORGANOLEPTIK KULIT BABI GULING DARI BAHAN BAKU BABI BALI DAN BABI LANDRACE
Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas organoleptik kulit babi guling yang berasal daribabi bali dan babi landrace. Kulit babi guling ini adalah salah satu bag...
PENGUATAN SEKTOR EKONOMI LOKAL BERBASIS TRI HITA KARANA (MILO SITANA)
PENGUATAN SEKTOR EKONOMI LOKAL BERBASIS TRI HITA KARANA (MILO SITANA)
Desa Puhu memiliki potensi lokal yang melimpah salah satunya Usaha Mikro pengolahan buntilan, jaje uli (sarana upacara) dan peternakan. Pengembangan usaha Mikro yang dilakukan masy...
Manajemen Kesehatan Ternak Babi Melalui Pemberdayaan Masyarakat Peternak Babi Skala Rumah Tangga
Manajemen Kesehatan Ternak Babi Melalui Pemberdayaan Masyarakat Peternak Babi Skala Rumah Tangga
Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalisasi pemberdayaan masyarakat peternak babi skala rumah tangga di desa Niukbaun, Kabupaten Kupang. Kegiatan ini meliputi pelayanan kes...
DAMPAK SOSIAL EKONOMI KEBERADAAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR, DI DESA SENGANAN, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN
DAMPAK SOSIAL EKONOMI KEBERADAAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR, DI DESA SENGANAN, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN
Usaha peternakan ayam ras petelur memiliki dampak positif dan negatif tehadap lingkungan, khususnya masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar usaha peternakan ayam ras petelur. ...

