Javascript must be enabled to continue!
Efisiensi penggunaan faktor produksi pada usaha ternak babi skala rumah tangga di Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende
View through CrossRef
A survey focused on pig household scale business was carried out in East Ende District with the aim of: 1) knowing the farmers' income in pig household-scale business; 2) knowing the factors that influence the cash income of pig household-scale business and 3) knowing the level of efficiency of the use of production factors in pig household-scale business. Sampling is done applying multiple stages sampling. The first, determining the three villages purposively. The second, determining the 20 sample of farmers in each selected village by applying non-proportional random sampling to obtain 60 representative respondents. Data were analyzed using descriptive method approach and continued with income analysis, correlation - regression analysis and analysis of the efficiency of the use of production factors. The results showed that the total income of pigs was Rp30,924,132/year, of which 59.74% was cash income. Meanwhile, the factors that influence the cash income of farmers are the number of pigs and feed costs (P<0.05) while the capital and costs of cages and equipment have no significant effect (P>0.05). Furthermore, the use of production factors in pig household-scale business in Ende Timur District is technically efficient but not economically efficient. In order to achieve optimum levels of economic efficiency and income, it is necessary to reorganize the business through efforts of increasing the number of pigs raised.
ABSTRAK
Suatu survei tentang usaha ternak babi skala rumah tangga telah dilaksanakan di Kecamatan Ende Timur dengan tujuan untuk: 1) mengetahui besarnya pendapatan peternak pada usaha ternak babi skala rumah tangga; 2) mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada usaha ternak babi skala rumah tangga dan 3) mengetahui tingkat efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi pada usaha ternak babi skala rumahtangga. Pengambilan contoh dilakukan secara bertahap. Tahap pertama adalah penentuan tiga kelurahan/desa contoh secara purposif. Tahap kedua penentuan 20 peternak contoh pada tiap kelurahan/desa terpilih secara acak non proporsional sehingga diperoleh 60 peternak contoh representatif. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan metode deskriptif dan dilanjutkan dengan analisis pendapatan, analisis korelasi– regresi serta analisis efisiensi penggunaan faktor- faktor produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pendapatan usaha ternak babi adalah Rp30.924.132/tahun dimana 59,74% merupakan pendapatan tunai. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan tunai peternak adalah jumlah ternak babi yang dipelihara dan biaya pakan (P<0,05) sementara modal dan biaya kandang dan peralatan berpengaruh tidak nyata terhadap pendapatan tunai rumahtangga (P>0,05). Hasil analisis efisiensi menunjukkan bahwa penggunaan faktor produksi pada usaha ternak babi skala rumah tangga di Kecamatan Ende Timur sudah efisien secara teknis tetapi belum efisien secara ekonomis. Dalam rangka mencapai efisiensi ekonomi maka perlu dilakukan reorganisasi usaha melalui upaya peningkatan jumlah ternak babi yang dipelihara dengan anggapan faktor produksi lain tetap.
Universitas Nusa Cendana
Title: Efisiensi penggunaan faktor produksi pada usaha ternak babi skala rumah tangga di Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende
Description:
A survey focused on pig household scale business was carried out in East Ende District with the aim of: 1) knowing the farmers' income in pig household-scale business; 2) knowing the factors that influence the cash income of pig household-scale business and 3) knowing the level of efficiency of the use of production factors in pig household-scale business.
Sampling is done applying multiple stages sampling.
The first, determining the three villages purposively.
The second, determining the 20 sample of farmers in each selected village by applying non-proportional random sampling to obtain 60 representative respondents.
Data were analyzed using descriptive method approach and continued with income analysis, correlation - regression analysis and analysis of the efficiency of the use of production factors.
The results showed that the total income of pigs was Rp30,924,132/year, of which 59.
74% was cash income.
Meanwhile, the factors that influence the cash income of farmers are the number of pigs and feed costs (P<0.
05) while the capital and costs of cages and equipment have no significant effect (P>0.
05).
Furthermore, the use of production factors in pig household-scale business in Ende Timur District is technically efficient but not economically efficient.
In order to achieve optimum levels of economic efficiency and income, it is necessary to reorganize the business through efforts of increasing the number of pigs raised.
ABSTRAK
Suatu survei tentang usaha ternak babi skala rumah tangga telah dilaksanakan di Kecamatan Ende Timur dengan tujuan untuk: 1) mengetahui besarnya pendapatan peternak pada usaha ternak babi skala rumah tangga; 2) mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh pada usaha ternak babi skala rumah tangga dan 3) mengetahui tingkat efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi pada usaha ternak babi skala rumahtangga.
Pengambilan contoh dilakukan secara bertahap.
Tahap pertama adalah penentuan tiga kelurahan/desa contoh secara purposif.
Tahap kedua penentuan 20 peternak contoh pada tiap kelurahan/desa terpilih secara acak non proporsional sehingga diperoleh 60 peternak contoh representatif.
Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan metode deskriptif dan dilanjutkan dengan analisis pendapatan, analisis korelasi– regresi serta analisis efisiensi penggunaan faktor- faktor produksi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pendapatan usaha ternak babi adalah Rp30.
924.
132/tahun dimana 59,74% merupakan pendapatan tunai.
Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan tunai peternak adalah jumlah ternak babi yang dipelihara dan biaya pakan (P<0,05) sementara modal dan biaya kandang dan peralatan berpengaruh tidak nyata terhadap pendapatan tunai rumahtangga (P>0,05).
Hasil analisis efisiensi menunjukkan bahwa penggunaan faktor produksi pada usaha ternak babi skala rumah tangga di Kecamatan Ende Timur sudah efisien secara teknis tetapi belum efisien secara ekonomis.
Dalam rangka mencapai efisiensi ekonomi maka perlu dilakukan reorganisasi usaha melalui upaya peningkatan jumlah ternak babi yang dipelihara dengan anggapan faktor produksi lain tetap.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
Manajemen Kesehatan Ternak Babi Melalui Pemberdayaan Masyarakat Peternak Babi Skala Rumah Tangga
Manajemen Kesehatan Ternak Babi Melalui Pemberdayaan Masyarakat Peternak Babi Skala Rumah Tangga
Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalisasi pemberdayaan masyarakat peternak babi skala rumah tangga di desa Niukbaun, Kabupaten Kupang. Kegiatan ini meliputi pelayanan kes...
Sifat organoleptik burger campuran restrukturisasi daging babi ras dan babi hutan
Sifat organoleptik burger campuran restrukturisasi daging babi ras dan babi hutan
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen pada burger campuran restrukturisasi daging babi ras dan babi hutan. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengk...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
STUDI KUALITAS ORGANOLEPTIK KULIT BABI GULING DARI BAHAN BAKU BABI BALI DAN BABI LANDRACE
STUDI KUALITAS ORGANOLEPTIK KULIT BABI GULING DARI BAHAN BAKU BABI BALI DAN BABI LANDRACE
Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbandingan kualitas organoleptik kulit babi guling yang berasal daribabi bali dan babi landrace. Kulit babi guling ini adalah salah satu bag...

