Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Tahap Pre-Klinik dalam Menghadapi Ujian Blok di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa
View through CrossRef
Cemas merupakan permasalahan mental yang sering dialami oleh mahasiswa kedokteran yang bisa dimaknai merupakan rasa kekhawatiran serta tidak ada kesanggupan dalam melakukan kewajiban. Kewajiban akademik yang harus dilakukan mahasiswa kedokteran misalnya ujian blok yang dialami jadi pemciu awal rasa cemas dan memberi pengaruh kepada kualitas tidur. Kecemasan secara terus-menerus bisa memberi pengaruh kualitas tidur mahasiswa maka menyebabkan terganggunya keseimbangan psikologis beserta fisiologis. Riset berikut mempunyai tujuan guna melaksanakan analisis relasi tingkatan kecemasan terhadap kualitas tidur bagi mahasiswa tahap pre-klinik dalam menghadapi ujian blok di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa. Metode yang digunakan dalam riset berikut mempergunakan rancangan studi analitik yang berpendekatan cross sectional. Teknik mengambil sampel mempergunakan proportional random sampling. Responden penelitian ini berjumlah 227 sampel mahasiswa kedokteran. Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) digunakan sebagai instrument riset berikut. Teknik menganalisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Rank Spearman. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa dari 227 responden terdapat 146 responden (64,3%) tidak ada kecemasan, 44 responden (19,4%) kecemasan ringan, 19 responden (9,3%) kecemasan sedang, serta 14 responden (6,2%) kecemasan berat. Respondennya yang berkualitas tidur baik sebanyak 67 responden (29,5%) serta kualitas tidur buruk sebanyak 160 responden (70,5%). Hasil menganalisis pengujian rank spearman menandakan nilainya p = 0,006 yang bermakna p<0,05. Kesimpulannya penelitian ini ialah terdapat hubungan signifikan diantara tignkatan kecemasan terhadap kualitas tidur bagi mahasiswa pre-klinik.
Kata Kunci: tingkat kecemasan, kualitas tidur.
Universitas Warmadewa
Title: Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Tahap Pre-Klinik dalam Menghadapi Ujian Blok di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa
Description:
Cemas merupakan permasalahan mental yang sering dialami oleh mahasiswa kedokteran yang bisa dimaknai merupakan rasa kekhawatiran serta tidak ada kesanggupan dalam melakukan kewajiban.
Kewajiban akademik yang harus dilakukan mahasiswa kedokteran misalnya ujian blok yang dialami jadi pemciu awal rasa cemas dan memberi pengaruh kepada kualitas tidur.
Kecemasan secara terus-menerus bisa memberi pengaruh kualitas tidur mahasiswa maka menyebabkan terganggunya keseimbangan psikologis beserta fisiologis.
Riset berikut mempunyai tujuan guna melaksanakan analisis relasi tingkatan kecemasan terhadap kualitas tidur bagi mahasiswa tahap pre-klinik dalam menghadapi ujian blok di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa.
Metode yang digunakan dalam riset berikut mempergunakan rancangan studi analitik yang berpendekatan cross sectional.
Teknik mengambil sampel mempergunakan proportional random sampling.
Responden penelitian ini berjumlah 227 sampel mahasiswa kedokteran.
Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) digunakan sebagai instrument riset berikut.
Teknik menganalisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Rank Spearman.
Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa dari 227 responden terdapat 146 responden (64,3%) tidak ada kecemasan, 44 responden (19,4%) kecemasan ringan, 19 responden (9,3%) kecemasan sedang, serta 14 responden (6,2%) kecemasan berat.
Respondennya yang berkualitas tidur baik sebanyak 67 responden (29,5%) serta kualitas tidur buruk sebanyak 160 responden (70,5%).
Hasil menganalisis pengujian rank spearman menandakan nilainya p = 0,006 yang bermakna p<0,05.
Kesimpulannya penelitian ini ialah terdapat hubungan signifikan diantara tignkatan kecemasan terhadap kualitas tidur bagi mahasiswa pre-klinik.
Kata Kunci: tingkat kecemasan, kualitas tidur.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
ABSTRACT Medical students are a subgroup of the general population who are prone to sleep deprivation, possibly due to high learning intensity, clinical tasks including night shift...
Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Insomnia Menjelang Ujian Sooca Pada Mahasiswa Tingkat I Fk Unisba Tahun 2022
Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Insomnia Menjelang Ujian Sooca Pada Mahasiswa Tingkat I Fk Unisba Tahun 2022
Abstract. Anxiety, an emotional response to uncertainty, often involves feelings of fear and physical symptoms. Insomnia, difficulty sleeping linked to mental health issues. SOOCA ...
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Latar Belakang: Mahasiswa berada pada fase dewasa awal yang ditandai dengan berbagai tuntutan akademik dan penyesuaian sosial. Beban akademik yang tinggi, jadwal perkuliahan yang p...
Pengaruh Ujian SOOCA terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
Pengaruh Ujian SOOCA terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
Kecemasan adalah perasaan tegang dan khawatir akibat reaksi terhadap ketidakmampuan untuk memecahkan masalah atau perasaan tidak aman. Menurut penelitian Mancevska, mahasiswa kedok...
Kualitas tidur dan gejala gangguan saluran pernapasan atas pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019-2020
Kualitas tidur dan gejala gangguan saluran pernapasan atas pada mahasiswa kedokteran Universitas Tarumanagara angkatan 2019-2020
Tidur dapat mempengaruhi sistem imun serta diatur oleh irama sirkadian yang menentukan waktu untuk tidur dan homeostasis tidur yang menentukan durasi tidur. Deprivasi tidur dan ins...
Tingkat Kualitas Tidur Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif (CHF) Dengan Posisi Tidur Semi Fowler, Semi Fowler Miring Kanan, Dan Semi Fowler Miring Kiri di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong
Tingkat Kualitas Tidur Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif (CHF) Dengan Posisi Tidur Semi Fowler, Semi Fowler Miring Kanan, Dan Semi Fowler Miring Kiri di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong
Latar Belakang: Gangguan kualitas tidur seseorang sangat salah satunya dipengaruhi oleh posisi tidur. Posisi tidur yang baik menurut Rosulullah SAW adalah posisi tidur miring kanan...

