Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Insomnia Menjelang Ujian Sooca Pada Mahasiswa Tingkat I Fk Unisba Tahun 2022

View through CrossRef
Abstract. Anxiety, an emotional response to uncertainty, often involves feelings of fear and physical symptoms. Insomnia, difficulty sleeping linked to mental health issues. SOOCA exam, an oral case analysis for medical students, tends to increase anxiety and sleep problems. This research aims to determine the anxiety levels and incidence of insomnia among FK UNISBA 2022 students and analyze the relationship between them. The study used an analytical observational method with a cross-sectional design. The research subjects were students of the Medical Education study program at FK UNISBA, class of 2022, selected through simple random sampling. Data were collected using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire for anxiety levels and the Insomnia Severity Index (ISI) for measuring insomnia incidence. Data analysis involved univariate and bivariate tests. Out of 35 respondents, 28.7% of students experienced anxiety before the SOOCA exam. Out of 95 respondents, 77.9% experienced insomnia. Statistical analysis showed a significant relationship between anxiety levels and insomnia incidence in FK UNISBA students in the first year of 2022 (p = 0.044 <0.05). This finding illustrates that the SOOCA exam can cause anxiety and insomnia among medical students. The SOOCA exam at FK Unisba triggers anxiety among medical students. This oral exam situation increases anxiety and sleep problems. The experience of a new role and the Problem-Based Learning (PBL) system also contribute to the anxiety of first-year students. Recommendations for future research include expanding the sample, a longitudinal research approach, and exploring additional factors influencing the relationship between anxiety and insomnia in students. It is also suggested to consider implementing student welfare programs focusing on stress management, counseling, and holistic support in the academic environment. Abstrak. Kecemasan, respons emosional terhadap ketidakpastian, seringkali melibatkan perasaan ketakutan dan gejala fisik. Insomnia, kesulitan tidur yang terkait dengan masalah kejiwaan. Ujian SOOCA, ujian lisan menganalisis kasus pada mahasiswa kedokteran, cenderung meningkatkan kecemasan dan masalah tidur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan dan kejadian insomnia Mahasiswa FK UNISBA 2022 serta menganalisis hubungan antara keduanya. Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Pendidikan Kedokteran FK UNISBA angkatan 2022, dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner Hamilton Anxiety rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan Insomnia Severity Index (ISI) untuk mengukur kejadian insomnia. Analisis data melibatkan uji univariat dan bivariat. Dari 35 orang responden, didapatkan 28,7% mahasiswa mengalami kecemasan menjelang ujian SOOCA. Dari 95 orang responden, didapatkan 77,9% mengalami insomnia. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dan kejadian insomnia pada mahasiswa FK UNISBA tingkat I tahun 2022 (p = 0,0440<05). Temuan ini memberikan gambaran bahwa ujian SOOCA dapat menyebabkan kecemasan dan kejadian insomnia pada mahasiswa kedokteran. Ujian SOOCA di FK Unisba, menjadi pemicu kecemasan pada mahasiswa kedokteran. Situasi ujian lisan ini meningkatkan kecemasan dan masalah tidur. Pengalaman peran baru dan sistem PBL juga berkontribusi pada kecemasan mahasiswa tingkat satu. Saran untuk penelitian berikutnya melibatkan perluasan sampel, pendekatan penelitian longitudinal, dan eksplorasi faktor tambahan yang memengaruhi hubungan antara kecemasan dan insomnia pada mahasiswa. Disarankan juga mempertimbangkan implementasi program kesejahteraan mahasiswa dengan fokus pada manajemen stres, konseling, dan dukungan holistik di lingkungan akademik.
Title: Hubungan Antara Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Insomnia Menjelang Ujian Sooca Pada Mahasiswa Tingkat I Fk Unisba Tahun 2022
Description:
Abstract.
Anxiety, an emotional response to uncertainty, often involves feelings of fear and physical symptoms.
Insomnia, difficulty sleeping linked to mental health issues.
SOOCA exam, an oral case analysis for medical students, tends to increase anxiety and sleep problems.
This research aims to determine the anxiety levels and incidence of insomnia among FK UNISBA 2022 students and analyze the relationship between them.
The study used an analytical observational method with a cross-sectional design.
The research subjects were students of the Medical Education study program at FK UNISBA, class of 2022, selected through simple random sampling.
Data were collected using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) questionnaire for anxiety levels and the Insomnia Severity Index (ISI) for measuring insomnia incidence.
Data analysis involved univariate and bivariate tests.
Out of 35 respondents, 28.
7% of students experienced anxiety before the SOOCA exam.
Out of 95 respondents, 77.
9% experienced insomnia.
Statistical analysis showed a significant relationship between anxiety levels and insomnia incidence in FK UNISBA students in the first year of 2022 (p = 0.
044 <0.
05).
This finding illustrates that the SOOCA exam can cause anxiety and insomnia among medical students.
The SOOCA exam at FK Unisba triggers anxiety among medical students.
This oral exam situation increases anxiety and sleep problems.
The experience of a new role and the Problem-Based Learning (PBL) system also contribute to the anxiety of first-year students.
Recommendations for future research include expanding the sample, a longitudinal research approach, and exploring additional factors influencing the relationship between anxiety and insomnia in students.
It is also suggested to consider implementing student welfare programs focusing on stress management, counseling, and holistic support in the academic environment.
Abstrak.
Kecemasan, respons emosional terhadap ketidakpastian, seringkali melibatkan perasaan ketakutan dan gejala fisik.
Insomnia, kesulitan tidur yang terkait dengan masalah kejiwaan.
Ujian SOOCA, ujian lisan menganalisis kasus pada mahasiswa kedokteran, cenderung meningkatkan kecemasan dan masalah tidur.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan dan kejadian insomnia Mahasiswa FK UNISBA 2022 serta menganalisis hubungan antara keduanya.
Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional.
Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Pendidikan Kedokteran FK UNISBA angkatan 2022, dipilih melalui simple random sampling.
Data dikumpulkan dengan kuesioner Hamilton Anxiety rating Scale (HARS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan Insomnia Severity Index (ISI) untuk mengukur kejadian insomnia.
Analisis data melibatkan uji univariat dan bivariat.
Dari 35 orang responden, didapatkan 28,7% mahasiswa mengalami kecemasan menjelang ujian SOOCA.
Dari 95 orang responden, didapatkan 77,9% mengalami insomnia.
Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat kecemasan dan kejadian insomnia pada mahasiswa FK UNISBA tingkat I tahun 2022 (p = 0,0440<05).
Temuan ini memberikan gambaran bahwa ujian SOOCA dapat menyebabkan kecemasan dan kejadian insomnia pada mahasiswa kedokteran.
Ujian SOOCA di FK Unisba, menjadi pemicu kecemasan pada mahasiswa kedokteran.
Situasi ujian lisan ini meningkatkan kecemasan dan masalah tidur.
Pengalaman peran baru dan sistem PBL juga berkontribusi pada kecemasan mahasiswa tingkat satu.
Saran untuk penelitian berikutnya melibatkan perluasan sampel, pendekatan penelitian longitudinal, dan eksplorasi faktor tambahan yang memengaruhi hubungan antara kecemasan dan insomnia pada mahasiswa.
Disarankan juga mempertimbangkan implementasi program kesejahteraan mahasiswa dengan fokus pada manajemen stres, konseling, dan dukungan holistik di lingkungan akademik.

Related Results

Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pengaruh Pandemi COVID-19 Terhadap Nilai Biologi Mahasiswa Semester Satu Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah
Pandemi COVID-19 juga membawa dampak yang cukup besar pada bidang pendidikan. Kebijakan mengharuskan semua kegiatan yang dilakukan di luar rumah, termasuk kegiatan belajar-mengajar...
Pengaruh Ujian SOOCA terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
Pengaruh Ujian SOOCA terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia
Kecemasan adalah perasaan tegang dan khawatir akibat reaksi terhadap ketidakmampuan untuk memecahkan masalah atau perasaan tidak aman. Menurut penelitian Mancevska, mahasiswa kedok...
HUBUNGAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KUALITAS HIDUP
HUBUNGAN KECEMASAN MASYARAKAT PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KUALITAS HIDUP
Latar belakang : jumlah kasus Covid-19 dan/atau jumlah kematian semakin meningkat, hal ini berdampak pada aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, serta kes...
Pembuatan Kartu Ujian Online Sebagai Pengabdian Perguruan Tinggi
Pembuatan Kartu Ujian Online Sebagai Pengabdian Perguruan Tinggi
Kartu ujian online pada Perguruan Tinggi Raharja merupakan suatu sistem informasi yang berada dalam komponen pada SIS+, dengan adanya Kartu ujian online ini dapat memudahkan semua ...
Fungsi Terapi Islami Mengurangi Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir BPI FDK UINSU
Fungsi Terapi Islami Mengurangi Kecemasan pada Mahasiswa Tingkat Akhir BPI FDK UINSU
Kecemasan adalah perasaan yang muncul ketika individu merasa khawatir atau takut terhadap sesuatu. Kecemasan sering dialami oleh semua individu, terlebih pada mahasiswa tingkat akh...
DAMPAK MEROKOK TERHADAP POLA TIDUR
DAMPAK MEROKOK TERHADAP POLA TIDUR
Abstract: Sleep/rest is one of  human needs, sleep disorder such as insomnia can interfere our daily activities. In Indonesia, the prevalence reached 10% of people with insomnia, o...
Hubungan Insomnia dengan Hipertensi
Hubungan Insomnia dengan Hipertensi
Insomnia and hypertension are very common and often coexist. There is evidence to suggest that the increase in the prevalence of hypertension in the past decade may be related to a...

Back to Top