Javascript must be enabled to continue!
Hubungan Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Klien Asma Di Wilayah Kerja Puskesmas Tulangan Kabupaten Sidoarjo
View through CrossRef
ABSTRAK
Serangan asma menjadi salah satu faktor pencetus terjadinya stress. Selain itu juga bisa memperberat serangan asma yang sudah ada. Kecemasan mengakibatkan penurunan fungsi dari Suprachiasmatic Nukleus (SCN) di hypothalamus yang mengakibatkan gangguan pada ritme sirkadia membuat klien asma mengalami kualitas tidur buruk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Klien Asma Di Wilayah Kerja Puskesmas Tulangan Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian desain deskriptif korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh klien asma yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Tulangan Kabupaten Sidoarjo berjumlah 78 klien dengan jumlah sampel 65 klien. Teknik sampling yang digunakan adalah Non Probalility Sampling dengan metode Accidental Sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner kecemasan Zung Self Rating Anxiety Scale dan kuesioner kualitas tidur Pittsburgh Sleep Quality Index. Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan uji hipotesis Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir setengahnya klien asma (40,0%) mengalami kecemasan sedang dan sebagian besar klien asma (55,4%) mengalami kualitas tidur buruk. Ada hubungan antara kecemasan dengan kualitas tidur klien asma. (P value=0,002) dimana ketika klien semakin cemas maka kualitas tidur semakin buruk. Klien asma hendaknya tetap menjaga dan mengelola mood dengan baik, menciptakan suasana tidur yang nyaman, minum obat asma sesuai anjuran dokter, sehingga tidak terjadi kecemasan dan kualitas tidur tidak buruk.
Kata Kunci : Asma, Kecemasan, Kualitas Tidur
ABSTRACT
Asthma attacks are one of the trigger factors for stress. It can also exacerbate existing asthma attacks. Anxiety causes a decrease in the function of the Suprachiasmatic Nucleus (SCN) in the hypothalamus which results in disturbances in circadian rhythms making asthmatic clients experience poor sleep quality. The purpose of this research is to find out Relationship Of Anxiety With Sleep Quality Of Asthma Clients In The Working Area Of Puskesmas Tulangan Kabupaten Sidoarjo. This research uses quantitative research with correlational descriptive design research method using cross sectional approach. The population in this study were all asthmatic clients who did examinations at the Puskesmas Tulangan Kabupaten Sidoarjo totaling 78 clients with a sample of 65 clients. The sampling technique used is Non-Probability Sampling with the Accidental Sampling method. The data collection instrument used the Zung Self Rating Anxiety Scale anxiety questionnaire and the Pittsburgh Sleep Quality Index sleep quality questionnaire. The data obtained were then analyzed using the Chi-Square hypothesis test. The results of this study showed that almost half of asthmatic clients (40.0%) experienced moderate anxiety and most asthmatic clients (55.4%) experienced poor sleep quality. There is a relationship between anxiety and sleep quality of asthmatic clients. (P value = 0.002) where when the client gets more anxious, the sleep quality gets worse. Asthma clients should maintain and manage mood well, create a comfortable sleeping atmosphere, take asthma medication as recommended by the doctor, so that anxiety does not occur and sleep quality is not bad.
Keywords : Asthma, Anxiety, Sleep Quality
Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya
Title: Hubungan Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Klien Asma Di Wilayah Kerja Puskesmas Tulangan Kabupaten Sidoarjo
Description:
ABSTRAK
Serangan asma menjadi salah satu faktor pencetus terjadinya stress.
Selain itu juga bisa memperberat serangan asma yang sudah ada.
Kecemasan mengakibatkan penurunan fungsi dari Suprachiasmatic Nukleus (SCN) di hypothalamus yang mengakibatkan gangguan pada ritme sirkadia membuat klien asma mengalami kualitas tidur buruk.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Klien Asma Di Wilayah Kerja Puskesmas Tulangan Kabupaten Sidoarjo.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode penelitian desain deskriptif korelasional menggunakan pendekatan cross sectional.
Populasi pada penelitian ini adalah seluruh klien asma yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Tulangan Kabupaten Sidoarjo berjumlah 78 klien dengan jumlah sampel 65 klien.
Teknik sampling yang digunakan adalah Non Probalility Sampling dengan metode Accidental Sampling.
Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner kecemasan Zung Self Rating Anxiety Scale dan kuesioner kualitas tidur Pittsburgh Sleep Quality Index.
Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan uji hipotesis Chi-Square.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir setengahnya klien asma (40,0%) mengalami kecemasan sedang dan sebagian besar klien asma (55,4%) mengalami kualitas tidur buruk.
Ada hubungan antara kecemasan dengan kualitas tidur klien asma.
(P value=0,002) dimana ketika klien semakin cemas maka kualitas tidur semakin buruk.
Klien asma hendaknya tetap menjaga dan mengelola mood dengan baik, menciptakan suasana tidur yang nyaman, minum obat asma sesuai anjuran dokter, sehingga tidak terjadi kecemasan dan kualitas tidur tidak buruk.
Kata Kunci : Asma, Kecemasan, Kualitas Tidur
ABSTRACT
Asthma attacks are one of the trigger factors for stress.
It can also exacerbate existing asthma attacks.
Anxiety causes a decrease in the function of the Suprachiasmatic Nucleus (SCN) in the hypothalamus which results in disturbances in circadian rhythms making asthmatic clients experience poor sleep quality.
The purpose of this research is to find out Relationship Of Anxiety With Sleep Quality Of Asthma Clients In The Working Area Of Puskesmas Tulangan Kabupaten Sidoarjo.
This research uses quantitative research with correlational descriptive design research method using cross sectional approach.
The population in this study were all asthmatic clients who did examinations at the Puskesmas Tulangan Kabupaten Sidoarjo totaling 78 clients with a sample of 65 clients.
The sampling technique used is Non-Probability Sampling with the Accidental Sampling method.
The data collection instrument used the Zung Self Rating Anxiety Scale anxiety questionnaire and the Pittsburgh Sleep Quality Index sleep quality questionnaire.
The data obtained were then analyzed using the Chi-Square hypothesis test.
The results of this study showed that almost half of asthmatic clients (40.
0%) experienced moderate anxiety and most asthmatic clients (55.
4%) experienced poor sleep quality.
There is a relationship between anxiety and sleep quality of asthmatic clients.
(P value = 0.
002) where when the client gets more anxious, the sleep quality gets worse.
Asthma clients should maintain and manage mood well, create a comfortable sleeping atmosphere, take asthma medication as recommended by the doctor, so that anxiety does not occur and sleep quality is not bad.
Keywords : Asthma, Anxiety, Sleep Quality.
Related Results
TINJAUAN STRUKTUR GEDUNG B RUMAH SAKIT CIMACAN
TINJAUAN STRUKTUR GEDUNG B RUMAH SAKIT CIMACAN
Rumah Sakit Umum Daerah Cimacan adalah sarana pelayanan kesehatan yang sangat penting bagi masyarakat di sekitar rumah sakit yaitu kecamatan yang berada di wilayah utara Cianjur. ...
PERBANDINGAN POLA RETAK DAN LENDUTAN PADA PELAT BETON MENGGUNAKAN TULANGAN KONVENSIONAL DAN WIREMESH
PERBANDINGAN POLA RETAK DAN LENDUTAN PADA PELAT BETON MENGGUNAKAN TULANGAN KONVENSIONAL DAN WIREMESH
Penelitian dengan judul melakukan Pengujian Eksperimental Perbandingan Pola Retak dan Lendutan pada Pelat Beton Menggunakan Tulangan Konvensional dan Wiremesh ...
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL 5 LANTAI DKOTA BALIKPAPAN
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL 5 LANTAI DKOTA BALIKPAPAN
Perencanaan struktur gedung hotel 5 lantai ini menggunakan sistem struktur tahan gempa dengan konsep Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM). Mutu beton yang digunakan adalah ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI SEREH TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
PENGARUH PEMBERIAN AROMATERAPI SEREH TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI
Latar Belakang : Lansia dengan hipertensi sering mengalami gangguan kualitas tidur akibat perubahan fisiologis, aktivasi sistem saraf simpatik, serta faktor psikologis seperti kece...
Tingkat Kualitas Tidur Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif (CHF) Dengan Posisi Tidur Semi Fowler, Semi Fowler Miring Kanan, Dan Semi Fowler Miring Kiri di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong
Tingkat Kualitas Tidur Pada Pasien Gagal Jantung Kongestif (CHF) Dengan Posisi Tidur Semi Fowler, Semi Fowler Miring Kanan, Dan Semi Fowler Miring Kiri di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong
Latar Belakang: Gangguan kualitas tidur seseorang sangat salah satunya dipengaruhi oleh posisi tidur. Posisi tidur yang baik menurut Rosulullah SAW adalah posisi tidur miring kanan...
DESAIN JEMBATAN JALAN DATUK LAKSAMANA DENGANT-GIRDERMENGGUNAKANSNI 1725-2016
DESAIN JEMBATAN JALAN DATUK LAKSAMANA DENGANT-GIRDERMENGGUNAKANSNI 1725-2016
Jembatan Jalan Datuk Laksamana dengan panjang 20 m dan lebar 3 m, yang menghubungkan antara Desa Bukit Batu dan Desa Sukajadi Kecamatan Bukit Batu merupakan jembatan beton bertulan...

