Javascript must be enabled to continue!
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL 5 LANTAI DKOTA BALIKPAPAN
View through CrossRef
Perencanaan struktur gedung hotel 5 lantai ini menggunakan sistem struktur tahan gempa dengan konsep Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM). Mutu beton yang digunakan adalah fc’ = 35 MPa, mutu baja ulir fy = 390 MPa, mutu baja polos fy = 240 MPa. pelat tangga dan bordes dengan tebal 130 mm menggunakan tulangan D13-450 mm. balok bordes (200x400) dengan tulangan atas 3D16 dan tulangan bawah 2D16 pada tumpuan dan tulangan atas 2D16 dan tulangan bawah 3D16 pada lapangan dan sengkang 2Ø10-150 mm. pelat lantai ukuran 4000 mm x 4000 mm dengan tebal 140 mm menggunakan tulangan arah x Ø12-140 mm dan arah y Ø12-140 mm. pelat lantai ukuran 4000 mm x 8000 mm dengan tebal 140 mm menggunakan tulangan arah x Ø12-125 mm dan arah y Ø12-125 mm. balok induk (350x550) dengan tulangan atas 10D19 dan tulangan bawah 4D19 dan sengkang 2D13-230 mm pada tumpuan dan tulangan atas 3D19 dan tulangan bawah 7D19 dan sengkang 2D13230mm pada lapangan. balok anak (250x400) dengan tulangan atas 5D19 dan tulangan bawah 2D19 dan sengkang 2D13-150 mm pada tumpuan dan tulangan atas 2D19 dan tulangan bawah 3D19 dan sengkang 2D13-160 mm pada lapangan,. kolom (700x700) dengan tulangan utama 16D22 dan sengkang 5D13-100 mm pada tumpuan dan tulangan utama 16D22 dan sengkang 2D13-100 mm pada lapangan. Kata kunci : Perencanaan, struktur beton bertulang, SRPMK.
Title: PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG HOTEL 5 LANTAI DKOTA BALIKPAPAN
Description:
Perencanaan struktur gedung hotel 5 lantai ini menggunakan sistem struktur tahan gempa dengan konsep Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM).
Mutu beton yang digunakan adalah fc’ = 35 MPa, mutu baja ulir fy = 390 MPa, mutu baja polos fy = 240 MPa.
pelat tangga dan bordes dengan tebal 130 mm menggunakan tulangan D13-450 mm.
balok bordes (200x400) dengan tulangan atas 3D16 dan tulangan bawah 2D16 pada tumpuan dan tulangan atas 2D16 dan tulangan bawah 3D16 pada lapangan dan sengkang 2Ø10-150 mm.
pelat lantai ukuran 4000 mm x 4000 mm dengan tebal 140 mm menggunakan tulangan arah x Ø12-140 mm dan arah y Ø12-140 mm.
pelat lantai ukuran 4000 mm x 8000 mm dengan tebal 140 mm menggunakan tulangan arah x Ø12-125 mm dan arah y Ø12-125 mm.
balok induk (350x550) dengan tulangan atas 10D19 dan tulangan bawah 4D19 dan sengkang 2D13-230 mm pada tumpuan dan tulangan atas 3D19 dan tulangan bawah 7D19 dan sengkang 2D13230mm pada lapangan.
balok anak (250x400) dengan tulangan atas 5D19 dan tulangan bawah 2D19 dan sengkang 2D13-150 mm pada tumpuan dan tulangan atas 2D19 dan tulangan bawah 3D19 dan sengkang 2D13-160 mm pada lapangan,.
kolom (700x700) dengan tulangan utama 16D22 dan sengkang 5D13-100 mm pada tumpuan dan tulangan utama 16D22 dan sengkang 2D13-100 mm pada lapangan.
Kata kunci : Perencanaan, struktur beton bertulang, SRPMK.
.
Related Results
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Studi Analisis Beban Dorong untuk Gedung Beton Bertulang
Perencanaan struktur bangunan gedung tahan gempa di negara Indonesia menjadi suatu hal yang sangat penting mengingat sebagian besar wilayah Indonesia terletak dalam wilayah gempa d...
EVALUASI STRUKTUR GEDUNG SDN 07/10 PARAK JUAR KECAMATAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR
EVALUASI STRUKTUR GEDUNG SDN 07/10 PARAK JUAR KECAMATAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR
Gedung SD N 07/10 yang terletak di Parak Juar Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar menjadi sorotan untuk saya yang akan melakukan penelitian yang berkaitan dengan bangunan ged...
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
IDENTIFIKASI DAN KLASIFIKASI ASET INFRASTRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DI UNIVERSITAS PALANGKA RAYA
Aset infrastruktur bangunan gedung di lingkungan kampus berperan penting sebagai sarana penunjang kegiatan akademik maupun non akademik. Universitas Palangka Raya sebagai penyeleng...
PENERAPAN CHSE MENGHADAPI NEW ERA UNTUK MENINGKATKAN INCOME HOTEL JAMBULUWUK JOGYAKARTA
PENERAPAN CHSE MENGHADAPI NEW ERA UNTUK MENINGKATKAN INCOME HOTEL JAMBULUWUK JOGYAKARTA
Abstrak Artikel ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan CHSE dalam menghadapi Adaptasi baru/New Era, Strategi Hotel dalam Meningkatkan income dan penerapan CHSE dalam menghadapi ...
PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT
PERHITUNGAN KAPASITAS LIFT SEBAGAI SARANA TRANSPORTASI VERTIKAL PADA GEDUNG BERTINGKAT
Pada Gedung 454 Politeknik Negeri Banyuwangi dengan tinggi 4 lantai pada gedung A dan C, tinggi 5 lantai pada gedung B masih menggunakan tangga sebagai alat transportasi vertikal u...
MODIFIKASI STRUKTUR GEDUNG KONDOMINIUM HOTEL AMARSVATI LOMBOK DENGAN BALOK PRATEGANG
MODIFIKASI STRUKTUR GEDUNG KONDOMINIUM HOTEL AMARSVATI LOMBOK DENGAN BALOK PRATEGANG
Desain balok beton prategang pada struktur gedung Kondominium Hotel Amarsvati Lombok dimana pada lantai 12 dan 13 terdapat ruang serbaguna, namun pemanfaatan ruang serbaguna terseb...
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG DELAPAN LANTAI RUMAH SAKIT AWAL BROS, BATU AJI – KOTA BATAM
PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG DELAPAN LANTAI RUMAH SAKIT AWAL BROS, BATU AJI – KOTA BATAM
Rumah Sakit Awal Bros merupakan rumah sakit swasta yang terletak di Batu Aji-Kota Batam. Saat ini Pihak Rumah Sakit Awal Bros fokus pada pembangunan gedung 8 lantai di Batu aji-Kot...

