Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MODIFIKASI STRUKTUR GEDUNG KONDOMINIUM HOTEL AMARSVATI LOMBOK DENGAN BALOK PRATEGANG

View through CrossRef
Desain balok beton prategang pada struktur gedung Kondominium Hotel Amarsvati Lombok dimana pada lantai 12 dan 13 terdapat ruang serbaguna, namun pemanfaatan ruang serbaguna tersebut kurang maksimal karena adanya tiang-tiang kolom yang membatasi ruang serbaguna tersebut. Maka, untuk memaksimalkan ruang serbaguna tersebut perlu adanya perencanaan ulang dengan menggunakan beton prategang, sehingga fungsi ruang serbaguna dapat dimaksimalkan. Perencanaan struktur meliputi pelat, kolom, balok induk dan balok prategang serta pondasi yang dianalisis menggunakan program SAP2000 dan mengacu pada peraturan yang terbaru, yaitu SNI 2847:2013 tentang persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung, SNI-1726-2012 tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung, SNI-1727-2013 tentang beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain, Pedoman Perencanaan Pembebanan untuk Rumah dan Gedung 1987 (PPPURG 1987). Perencanaan balok prategang pada gedung kondominium hotel Amarsvati Lombok ini menggunakan sistem pascatarik yang dicor monolit pada kolom. Dimensi balok prategang dengan bentang 14 m sebesar 350/700 mm yang terdiri dari 1 tendon dengan 19 strand. Gaya prategang awal sebesar 2400 kN. dengan eksentrisitas tumpuan sebesar 100 mm dan eksentrisitas lapangan sebesar 225 mm. Kehilangan gaya prategang yang terjadi akibat pengankuran sebesar 2,74%, gesekan sebesar 6,71%, perpendekan elastis sebesar 0%, rangkak sebesar 9,30%, susut sebesar 0,92%, dan akibat relaksasi baja sebesar 6,62% sehingga jumlah kehilangan prategang sebesar 26,29 %. Pada perencanaan pondasi pile cap dimensi 3 x 3 m dengan 9 tiang pancang diameter 0,6 m sedalam 18 m. Hasil dari modifikasi perencanaan ini dituangkan dalam bentuk gambar dengan menggunakan program bantu AutoCAD.
Title: MODIFIKASI STRUKTUR GEDUNG KONDOMINIUM HOTEL AMARSVATI LOMBOK DENGAN BALOK PRATEGANG
Description:
Desain balok beton prategang pada struktur gedung Kondominium Hotel Amarsvati Lombok dimana pada lantai 12 dan 13 terdapat ruang serbaguna, namun pemanfaatan ruang serbaguna tersebut kurang maksimal karena adanya tiang-tiang kolom yang membatasi ruang serbaguna tersebut.
Maka, untuk memaksimalkan ruang serbaguna tersebut perlu adanya perencanaan ulang dengan menggunakan beton prategang, sehingga fungsi ruang serbaguna dapat dimaksimalkan.
Perencanaan struktur meliputi pelat, kolom, balok induk dan balok prategang serta pondasi yang dianalisis menggunakan program SAP2000 dan mengacu pada peraturan yang terbaru, yaitu SNI 2847:2013 tentang persyaratan beton struktural untuk bangunan gedung, SNI-1726-2012 tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung, SNI-1727-2013 tentang beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain, Pedoman Perencanaan Pembebanan untuk Rumah dan Gedung 1987 (PPPURG 1987).
Perencanaan balok prategang pada gedung kondominium hotel Amarsvati Lombok ini menggunakan sistem pascatarik yang dicor monolit pada kolom.
Dimensi balok prategang dengan bentang 14 m sebesar 350/700 mm yang terdiri dari 1 tendon dengan 19 strand.
Gaya prategang awal sebesar 2400 kN.
dengan eksentrisitas tumpuan sebesar 100 mm dan eksentrisitas lapangan sebesar 225 mm.
Kehilangan gaya prategang yang terjadi akibat pengankuran sebesar 2,74%, gesekan sebesar 6,71%, perpendekan elastis sebesar 0%, rangkak sebesar 9,30%, susut sebesar 0,92%, dan akibat relaksasi baja sebesar 6,62% sehingga jumlah kehilangan prategang sebesar 26,29 %.
Pada perencanaan pondasi pile cap dimensi 3 x 3 m dengan 9 tiang pancang diameter 0,6 m sedalam 18 m.
Hasil dari modifikasi perencanaan ini dituangkan dalam bentuk gambar dengan menggunakan program bantu AutoCAD.

Related Results

NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO  Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
STUDI EKSPERIMENTAL KUAT LENTUR BALOK DENGAN PELEBARAN DIMENSI PADA DAERAH TUMPUAN BALOK BETON BERTULANG DAN PEMODELAN MENGGUNAKAN LUSAS
STUDI EKSPERIMENTAL KUAT LENTUR BALOK DENGAN PELEBARAN DIMENSI PADA DAERAH TUMPUAN BALOK BETON BERTULANG DAN PEMODELAN MENGGUNAKAN LUSAS
Kegagalan pada balok beton bertulang dapat terjadi pada tumpuan atau sambungan kolom dan balok. Perkuatan pada daerah yang memiliki kapasitas kurang dari yang diperlukan menjadi so...
PERILAKU STRUKTUR BALOK BETON BERONGGA BOLA
PERILAKU STRUKTUR BALOK BETON BERONGGA BOLA
Beton merupakan material bangunan yang sangat populer di dunia konstruksi karena mempunyai kekuatan menahan gaya tekan yang tinggi. Namun beton mempunyai kelemahan yaitu kuat tarik...
ANALISIS MOMEN-LENDUTAN PADA BALOK INDUK DENGAN VARIASI PENEMPATAN BALOK ANAK BETON BERTULANG
ANALISIS MOMEN-LENDUTAN PADA BALOK INDUK DENGAN VARIASI PENEMPATAN BALOK ANAK BETON BERTULANG
Abstrak : Elemen struktur yang sangat penting pada bangunan adalah balok. Dalam perencanaan balok beton bertulang didesain untuk kuat menahan gaya sesuai dengan pembebanan. Balok a...
PEMBEBANAN HAK TANGGUNGAN TERHADAP SATUAN KODOMINIUM HOTEL (KONDOTEL)
PEMBEBANAN HAK TANGGUNGAN TERHADAP SATUAN KODOMINIUM HOTEL (KONDOTEL)
Kondotel merupakan apartemen non hunian yang dikelola dengan  managemen hotel lahirnya konsep kondotel sebagai sarana penunjang pariwisata disebabkan kareana keterbatasan lahan-lah...
Perbandingan Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Dengan Variasi Jumlah Tulangan Pada Zona Tekan
Perbandingan Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Dengan Variasi Jumlah Tulangan Pada Zona Tekan
Bangunan sederhana seperti rumah tinggal merupakan bangunan yang memiliki desain struktur relatif lebih kecil dibandingkan dengan bangunan gedung bertingkat lainnya. Pekerjaan balo...
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
PERBANDINGAN KELAYAKAN FINANSIAL GEDUNG GREEN BUILDING DAN NON- GREEN BUILDING MENGGUNAKAN METODE MONTE CARLO
Since 2011, Indonesia has been committed to reducing greenhouse gas emissions, one of which is by implementing green buildings in office buildings. The aim of implementing green bu...
ANALISIS STRUKTUR PORTAL BAJA BERTINGKAT GEDUNG PUSAT KESEHATAN UMMAT MUHAMMADIYAH SUMBAWA BESAR
ANALISIS STRUKTUR PORTAL BAJA BERTINGKAT GEDUNG PUSAT KESEHATAN UMMAT MUHAMMADIYAH SUMBAWA BESAR
Indonesia tengah meningkatkan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah, tidak terkecuali di kota-kota kecil seperti kota Sumbawa Besar.Di kota sumbawa besar saat ini tengah gen...

Back to Top